Istri Rahasia Sang Cassanova

Istri Rahasia Sang Cassanova
# Bawa Amanda Pulang.


__ADS_3

Reva Dengan Setia Menemani Amanda Dan Juga Membuat Brownis Kesukaan Amanda, Untuk Jaga-jaga Kalau Dia Nanti Lapar.


Saat Sedang Asik Menikmati Brownis Yan Baru Matang Ternyata Galang Pulang.


" Assalamualaikum.."Salam Galang Melangkah Masuk Kerumah.


" Wa'alaikumussalam"Jawab Reva Juga Amanda


"Reva..Kamu Masih Disini? Tanya Galang Merasa Kaget Dengan Keberadaan Reva Yang Masih Di Rumahnya.


" Kenapa kak, Kaget..? Kan Tadi Kakak Yang Nyuruh Aku Kesini Ketemu Amanda , Maksudnya Apa Coba? Mendingan Kakak Jujur Kalau Kakak Enggak Sanggup Buat Amanda Bahagia Atau Setidaknya Dapat Apa Yang Harusnya Dia Dapatkan Dari Kakak,Biar Dia Pulang Kerumah Ayah Dari Pada Disini Disiksa Batinnya." Ucapan Reva sontak Membuat Galang Kelimpungan


" Maksud Kamu Apa Reva?Aku...


"Galang.. Ada Apa Ini? Kenapa Ribut-ribut , Suara Kalian Terdengar


Sampe Depan Rumah."Ucap Seorang Wanita Yang Ternyata Reva Ketahui Mana Dari Galang.


" Jadi Begini Keluarga Terhormat, Yang Perlu Tante Tau Pernikahan Mereka Bukan Karena Amanda Menggoda Anak Tante Tapi , Anak Tante Yang Brengs*k Ini Sudah Memaksa Kakak Saya..Dan Perlu Kak Galang Tau Reva Sangat Kecewa Sama Kakak Malah Membuat Saudara Ku Jatuh Ke kubangan Lumpur Yang Kakak Ciptakan"Ungkap Reva Dengan Lantang


Sedangkan Amanda Hanya Bisa Menangis, Karena Dari Awal Dia Menikah Dengan Galang, Sikap Galang Sangat Dingin Dan Juga Selalu Mementingkan Sang Ibu, Semua Keuangan Galang Sang Ibulah Yang Mengatur.


" Kamu Jangan Sembarangan Yaa.. Anak Saya Sudah Bertanggung Jawab Atas Anak Yang Amanda Kandung"Ucap Ibu Galang Tak Mau Kalah.


" Sekarang Kalian Sebagai Orang Tua Bayangkan Jika Anak Kalian Ada Di Posisi Kakak Saya, Apa Yang Akan Kalian Lakukan? Dan Tante Adalah Seorang Ibu, Apa Pantas Jika Anda Membiarkan Menantu Anda Yang Mengandung Cucu Anda Kelaparan, Dimana Hati Nurani Tante.. Kalau Kalian Enggak Bisa Bersikap Baik Pada Kakak Saya Lebih Baik Saya Akan Bawa Pulang Kami Masih Sanggup Untuk Merawat Anak Yang Ada Di Dalam Kandungan Kakak Saya."Ungkap Lila Dengan Tak Merasa Gentar.


" Kamu Itu Enggak Tau Apa-apa Saya Sudah Memberikan Stok Bahan Makanan Di Kulkas, Terus Ada Bibi Yang Masakin Dia.., Dimana Salahnya? Tanya Mama Galang.


" Sekarang Saya Mau Tanya, Nafkah Lahir Batin Kakak Saya Di Berikan Enggak? Enggak Kan, Uang Galang Juga Tante Yang Atur, Terus Apa Gunanya Kakak Saya Di Sini, Dia Bukan Patung Kak.. Dia Istri...!! Ucap Reva Memandang Nyalang Pada Galang.


" Aku Tau Aku Re, Tapi.. Jangan Pernah Kamu Bawa Amanda Pulang Itu Akan...


" Apa, Kakak Takut Sama Ayah.. Kalau Kakak Enggak Berbuat Semestinya Biar Amanda Tetap Di Rumah Ayah, Kakak Bisa Kesana Sendiri Terus Pikirkan Untuk Rumah Tangga Kalian, Jangan Seenak Nya Saja.. Dia Itu Butuh Kasih Sayang Apalagi Dia Sedang Hamil, Kakak Tau Kan Resikonya... Anda Dokter Yang Hebat, Jadi Jangan Cuma Teori Yang Anda Hafal Tapi Praktek Kerja Nyata Lah Yang Paling Benar." Ucap Reva Dan Tetap Kekeh Dengan Pendiriannya.


Dan Mengajak Amanda Keluar Dari Rumah Galang, Jika Ingin Mengambil Amanda Kembali, Syaratnya Galang Harus Bisa Mengambil Sikap Untuk Ibunya Dan Pergi Dari Rumah Itu


Hani Hanya Bisa Menangis Tak Bisa Melawan Keputusan Reva Sedang Galang Tak Bisa Menahan Amanda Karena Reva Membawanya Dan Sang Ibu Yang Menghalangi Galang Mencegah Reva Membawa Amanda.

__ADS_1


.


.


.


.



Rumah Keluarga Hartawan


Satu Jam Mereka Sampai Di Rumah Kediaman Keluarga Hartawan, Amanda Tetap Ikut Apa Kata Reva Karena Dia Sudah Lelah Dengan Kehidupan Di Rumah Galang.


" Assalamualaikum..Ayah... Bunda..!!" Seru Reva Memanggil Kedua Orang Tuanya


" Wa'alaikumussalam,Kamu Kenapa Reva...?? Amanda, Kamu..? Ada Apa Ini Reva?Ayaaahhh... Amanda Yah...!!" Bunda Maya Kaget Melihat Amanda Ada Di Rumah Dan Seperti Dalam Kacau.


" Ada Apa Sih Bun Teriak-teriak? Tanya Danu Melangkah Menuju Sang Istri.


" Ini.. Amanda Yah.."Ucap Bunda Maya.


" Aku Ambil Minum Dulu Kali Yah.. Kasian Amanda Dari Tadi Nangis"Ucap Reva Melangkah Menuju Dapur Mengambil Dua Botol Air Mineral Dan Menyerahkan Ke Amanda.


" Sekarang Ceritakan Apa Yang Terjadi Sama Amanda,Re? Tanya Ayah Danu Tak Sabaran.


" Begini Yah..Bun............" Akhirnya Reva Menceritakan Semuanya Yang Terjadi Pada Amanda, Mendengar Penuturan Reva Bunda Maya Langsung Memeluk Anaknya Dengan Erat Dan Menumpahkan Air Matanya.


Mereka Tak Habis Pikir Tentang Pemikiran Orang Tua Galang, Dan Juga Galang Yang Terlalu Tunduk Dengan Orang Tuanya Terutama Ibu, Enggak Salah Berbakti,Nurut Sama Orang Tua, Tapi.. Kenapa Harus Menelantarkan Istri Dan Anak yang Ada Di Kandungan Sang Istri.


" Ya.. Allah Nak.. Sementara Kamu Disini , Biar Suamimu Sekarang Berpikir, Dan Doakan Semoga Berpikir, Dan Doakan Semoga Dia Berubah Jadi Lebih Baik"Ucap Bunda Maya


Namun Ayah Danu Terlihat Tak Terima Dengan Perilaku Sang Besan Juga Menantunya, Amanda Belum Juga Dua Bulan Tinggal Di Rumah Mertuanya Sudah Terlihat Kurus. Itu Menambah Miris Nasib Nya.


.


.

__ADS_1


.


Keesokan Harinya Saat Reva Jalan Untuk Melakukan Visit Dengan Salah Satu Suster Tiba- tiba Galang Menghadang Reva Dan Menariknya Kasar.


" Lepas...!! Apa Apaan Kamu..!! Bentak Reva Pada Galang Yang Menurutnya Kelewatan


" Reva..Aku Ingin Amanda Kembali Ke Rumah Ku"Ucap Galang To The Point


" Yah.. Sudah, Datang Kerumah.. Ketemu Ayah Dan Bicaralah.. Buktikan Jika Kamu Itu Berani Bertanggung Jawab Bukan Pecun*ang..!!"Ucap Reva Dan Berajak Pergi Meninggalakan Galang Yang Masih Mamandang Kepergian Reva.


Galang Tak Menyangka Akan Seperti Ini Jadinya, Karena Kecewanya Pada Reva Yang Sedari Dulu Galang Menghadang Reva Lah Yang Menjadi Istrinya Namun Reva Tak Pernah Mau Berpecaran Dan Dia Mengenal Amanda Dari Reva, Karena Sering Ketemu Amanda Dan Karena Sering Ketemu Amanda Dan Mengutarakan Keluhannya Tentang Reva Membawa Mereka Ke Malam Di Mana Mala Petaka Itu Terjadi, Sedangkan Mereka Sama - Sama Tau Jika Amanda Yang Sebentar Lagi Menikah Dengan Ray.


Saat Bersamaan Amanda Yang Kurang Berkenan Dengan Pernikahannya Dengan Ray,Menumpahkan Keluh Kesahnya Pada Galang, Apalagi Amanda Tak Ingin Mempunyai Suami Yang Kejam Dan Cassanova Seperti Ray.


.


.


.


Hari Ini Di Mana Pemilik Global Hospital Tempat Di Mana Reva Bekerja Akan Mengadakan Kunjungan. Untuk Memperkenalkan Dirinya Pada Seluruh Pekerja Di Global Hospital.


Semua Persiapan Dibuat Terlihat Sempurna, Para Dokter Dan Tenaga Menis Sudah Bersiap Menyambut Kedatangan Sang Pemilik RS Global.


" Gimana Yah, Tampangnya Seorang Pemilik RS Ini?" Ucap Dewi Di Berdiri Di Samping Reva.


" Semoga Saja Beliau Seorang Yang Baik Dan Jangan Kejam Kayak Manengement Yang Lama" Ucap Vina Seraya Berbisik


" Sudah Jangan Berisik Yang Ada Nanti Kita Dapat Masalah" Ucap Reva.


Terlihat Sebuah Mobil Mewah Berhenti Di Depan Lobby RS Dan Nampak Rombongan Pria Ber Jas Hitam Dan Berbadan Tegap Keluar Dan Membuka Pintu Mobil Yang Tempat Berhenti Di Pintu Lobby RS.


rombongan tersebut disambut baik oleh direktur pelaksanaan RS tersebut dan mempersilakan kamu anggungnya masuk ke dalam area RS. terasa sekali aura kewibawaan dan juga aurat tegasnya, orang-orang tersebut menyuguhkan Ke mana arah sang presdir melangkah. dan tak jauh dari Reva berdiri beliau sedang meninju ruangan apotek RS.


Reva menatap pria paruh baya yang berjalan mendekat ke arahnya dengan aura berbeda, terlihat senyum terbit di sana, walaupun sudah tak lagi muda namun gurutan-gurutan sisa ketampanannya masih terlihat.


" Papa..." gumam Reva melihat Sang Presdir menatap Reva dengan lembut dan senyum merekah.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2