
Di Lain Tempat Tepatnya Di Sebuah Hotel Yang Biasa Dia Kunjungi Saat Melakukan One Night Stand Bersama Para Wanita Malam Nya
Dia Gilbert Ray Abraham Seorang Cassanova Kelas Atas,Tak Sembarangan Wanita Bisa Naik Di Atas Ranjangnya Dengan Masih Memakai Baju Yang Dia Pakai Saat Acara Pernikahannya Dengan Gadis Yang Tidak Pernah Dia Lihat Dan Tak Pernah Dia Kenal.
Ray Memang Seorang Cassanova, Dia Selalu Mendapatkan Apa Yang Dia Inginkan, Apalagi Dengan Dirinya
Yang Lama Hidup Bebas Di Luar Negeri, Namun Sang Kakek Sudah Menentukan Wanita Pilihan Keluarga.Dan Itu Kesepakatan Dia Dengan Sang Kakek, Maka Dari Itu Dia Hidup Bebas Karena Setidaknya Dia Sudah Melampiaskan Emosi Dan Kekecewaan Nya Untuk Mempermainkan Perasaan Wanita.
Kejam Memang, Tapi... Itulah Seorang Ray Abraham.
" Ray... " Sapa Mike Saat Masuk Dalam Kamar Hotel Itu
" Ngapain Lo Kemari, Gw Pengen Sendiri Mike " Ucap Ray Memandang Nanar Ke Arah Jendela
" Gw Tau Lo Kecewa Sama Keluarga Lo, Tapi.. Bagaimana Pun Wanita Itu Sudah Jadi Istri Lo.." Ucap Mike Mencoba Memberikan Pengertian Pada Ray.
" Iya.. Wanita Itu Udah Jadi Istri Gw Namun Hanya Diatas Kertas, Walaupun Keluarga Gw Nerima Dia Jadi Menantunya."Ungkap Ray Dengan Wajah Yang Terlihat Menyiratkan Emosi Jiwanya.
.
.
.
.
Sementara Itu Di Kediaman Keluarga Abraham Mereka Sedang Duduk Di Ruang Tengah Sehabis Makan Malam Mereka Bersantai Sejenak.
" Yah.. Gimana Nih,Ray Belum Mau Menerima Reva Jadi Istrinya Jas Takut Kalau Reva Akan Kecewa Dan Dan Ninggalin Ray.." Ucap Jasmine Mama Ray Pada Mertuanya.
" Sebaiknya Biarkan Dulu Dan Nanti Kalau Mulai Tenaga Kita Suruh Ray Jemput Reva Untuk Tinggal Bersamanya."Ucap Kakek Azman Menanggapi Dengan Tenaga
"Aku Rasa Juga Gitu, Biar Reva Pun Lebih Bisa Menerima Kenyataan, Kasihan Gadis Malang Itu"Ucap Papa Malik
"Tapi,Dini Ngerasa Kak Reva Lebih Cantik Dari Amanda Deh, Udah Begitu Sepertinya Dia Bukan Gadis Yang Lemah" ucap Dini Anak Kedua Tuan Malik.
.
.
.
.
Keesokan Hari Nya Reva Sudah Siapa Dengan Seragam Putih Dan Hijab Hitam Kebanggaannya Dan Jas Atau Belezer Dokter.
" Assalamualaikum Semua.."Salam Reva Pada Semua Yang Ada Di Meja Makan.
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam"Balas Semuanya Kompak
" Kamu Mau Mulai Kerja Nak? Tanya Ayah Danu Yang Melihat Reva Dengan Memakai Seragam Dokternya
" Iya yah,Kan Reva Cuman Ijin Dua Hari.."Ucap Reva Dengan Menyendokkan Nasi Ke Piringnya.
" Yah,Bun.. Nanti Siang Aku Sama Mas Remon Harus Balik Lagi Ke Surabaya.."Ucap Widia Tiba-tiba
"Loh.. Kenapa Bukannya Kamu Mau Disini Dulu Sementara? Tanya Bunda Maya Pada Anak Sulungnya.
" Mas Niko Mendadak Dapat Proyek Baru Bun "Jawab Widia
" Iya Bun,Yah...Maaf Kalau Remon Harus Bilang Ini Sama Kalian"Ucap Remon Tak Enak Hati Dengan Mertuanya
" Nggak Papa... Mau Gimana Lagi, Yang Penting Kalian Rukun Dan Baik-Baik Saja.."Ucap Ayah Danu.
" Han .. Kamu Kenapa? Tanya Bunda Maya Penasaran Karena Melihat Amanda Banyak Melamun
" Eh...Ng... Nggak Papa Ko Bun, Amanda Baik-Baik Saja.."Ucap Amanda Dengan Sedikit Gugup
" Han.. Jangan Khawatir Aku Ada Buat Kamu, Dan Kita Semua Sedih Kalau Kamu Sedih.. Jangan Dipikirin.. Nanti Setelah Galang Balik Dari Seminar Aku Akan Bantu Ngomong Sama Dia,Seenak Nya Saja Dia Buat Kamu Begini, Masih Santai Gitu Dia Berkeliaran Di Luar Sana"Ujar Reva Dengan Kesel.
"La... Maafin Aku, Karena Aku Kamu...
" Sssttt...Ini Keputusan Aku Bukan Salah Kamu, Udah Jangan Dipikirin Aku Baik-Baik Saja"Ucap Reva Memeluk Tubuh Amanda
.
.
.
.
Tanpa Terasa Leenikahan Dadakan Reva Dan Ray Sudah Dua Bulan Dan Dengan Masa Itu Sama Sekali Tak Ada Kabar Tentang Ray, Sebenarnya Sebagai Orangtua Danu Sangat Marah Dengan Apa Yang Di Lakukan Oleh Menantunya Namun Selalu Ingat Kata-Kata Reva.
Sementara Amanda Sudah Menikah Dengan Galang,Reva Marah Besar Pada Galang Pada Amanda.
Galang Juga Dapat Bogem Mentah Dari Remon Sang Kakak Ipar Sementara Ayah Danu Berfikir Untuk Tidak Main Fisik,Reva Yang Selalu Mengingatkan Sang Ayah Supaya Lebih Tenang Dan Tetap Mendukung Amanda, Karena Keadaan Amanda Yang Sedang Hamil.
Bunda Maya Sangat Menyayangi Reva Sama Seperti Sayang Nya Ke Anak Kandungnya.
* PT HR Group
Disinilah Dua Orang Lelaki Paruh Baya Yang Sedang Berbincang Soal Anak Dan Menantu Mereka.Atau Pasangan Ray Dan Reva.
" Bagaimana Kabar Mu Dan? Tanya Malik Sama Besan
" Alhamdulillah Baik Lik, Gimana Om Azman Sehat Kan? Tanya Danu
__ADS_1
"Iya Begitulah, Dia Selalu Menyalahkan Diri Sendiri Apalagi Reva Yang Masih Di Rumahmu, Sejak Menikah Ray Tinggal Di Apartemen Nya.. Bertemu Dengannya Sangat Sulit, Tapi..Yah... Papa Selalu Memantau Tingkah Lakunya Yang Masih Sama"Ucap Malik Merasa Bersalah Dan Sedih
" Maaf Malik, Sebenarnya Aku Sudah Cukup Untuk Terus Bersabar, Aku Sangat Kecewa Dengannya Namun Reva Selalu Mengingatkan Aku Untuk Tidak Mencampuri Urusan Rumah Tangga Mereka."Ucap Danu Seraya Memijit Pelipisnya
" Oh Iya.. Katanya Reva Dokter, Dia Kerja Dimana? Tanya Malik
"Di RS Global Lik.. Kenapa?Tanya Danu Balik
" Oke.. nggak Papa Cuman Aku Dengar RS Itu Sangat Maju Dan Juga Bisa Buat Perantara Kita Untuk Memertemukan Ray Dan Reva" Ucap Malik Dengan Senyuman Yang Penuh Arti
"Kamu Yakin Kalau Ray Mau Memegan Kendali RS Itu Kalau Memegan Kendali RS Itu Kalau Seandainya Kamu Membeli Saham Global? Tanya Danu Tampak Ragu.
"Doakan Saja Semoga Mereka Bisa Saling Menerima Pernikahan Ini.."Ucap Malik.
Dan Benar Saja Setelah Kedatangannya Ke Tempat Danu Sahabatnya Malik Melancarkan Aksinya.Papa Malik Memang Mempunyai Perusahaan Sendiri Di Bidang Retail Dan Sekarang Dia Mulai Merambah Ke Bidang Kesehatan.
"Hahhh.. Papa Beli Saham RS Global, Yang Benar Saja? Ray Yang Menerima Berati Itu Dari Mike Tak Habis Pikir Dengan Sang Papa, Padahal Usahanya Pun Kadang Di Backup Ray Saat Sang Papa Kualhan
"Mungkin Om Malik Punya Alasan Untuk Itu"Ucap Mike
"Alasan Apa Coba, Ada-Ada Saja Papa.. Kerjaannya Aja Kadang Kita Backup Sekarang Nambah Kesibukan Lagi." Gerutu Ray Benar-Benar Tak mengerti Pikiran Sang Papa.
.
.
.
"
Kamu Benar-Benar Membeli Saham Global Hospital Malik? Tanya Kakek Azman Pada Sang putra.
" Iya Yah... Apalagi Disana Ada Memantuku" Ucap Papa Malik Dengan Santai.
"Reva..?? Tanya Ketiga Orang Yang Ada Di Ruang Makan
" Iya.. Siapa Lagi, Dia Seorang Dokter Disana.. Dan Karena Itu Akan Aku Pastikan Dia Akan Baik Dalam Perlindungan Kita.. Dan Jangan Sampai Ray Tau Soal Reva Kerja Disana, Takutnya Ray Akan Buat Ulah"Ucap Papa Malik.
Mereka Faham Apa Yang Ditakutkan Malik Apa Yang Akan Terjadi Pada Reva Jika Ray Tahu Tentang Reva Bekerja Di Global Hospital.
Bersambung...
Like
Coment
Vote
Setiap.Episode Nya....
__ADS_1