Istri Tak Di Anggap Tuan Muda

Istri Tak Di Anggap Tuan Muda
Bab 10


__ADS_3

Sementara Al yang sedari tadi mendengar percakapan Olivia menghentikan pekerjaan nya dan menatap wanita di depan nya yang masih melihat ponsel nya,dari suara nya ia tahu jika yang berbicara dengan Olivia adalah seorang pria.


"Kau mempunyai kekasih"tanya Al tiba-tiba membuat Olivia mendongak menatap lelaki tersebut dengan kesal.


"Bukan urusan mu"ucap Olivia galak segera meninggalkan kamar Al menuju taman belakang.


"Wanita gila,lagian untuk apa juga aku bertanya seperti itu"gumam Al pada diri nya sendiri.


Olivia menatap bunga-bunga yang sedang mekar dengan indah di taman tersebut membuat nya teringat sang nenek di rumah.


"Aku jadi merindukan nenek,bagaimana kondisi nya sekarang semoga baik-baik saja aku akan ke sana besok setelah berlibur bersama mereka"gumam Olivia.


"Kak Oliv"ucap Alya datang menghampiri Olivia.


"Kenapa Alya"tanya Olivia.


"Kak kita keluar yuk bosan di rumah terus mama dan papa akan pulang terlambat katanya ada pertemuan dengan rekan bisnis mereka"ucap Alya.


"Ayo kakak ganti baju dulu sebentar"ucap Olivia bergegas pergi ke kamar nya untuk mengganti baju.


Ia mengambil baju dan membawa nya ke kamar mandi untuk di ganti,selesai memoles wajah nya sedikit dan mengikat rambut nya tak lupa memakai sepatu dan membawa tas kecil yang hanya muat ponsel saja.


"Mau kemana"tanya Al menatap Olivia yang sudah rapi.


"Keluar"ucap Olivia singkat berlalu begitu saja dari kamar.


Di ruang tamu Alya sudah menunggu kedatangan Olivia,kedua nya pun keluar dari dalam rumah dan masuk ke dalam mobil Alya.


"Kita ke mana"tanya Olivia.


"Ada cafe yang sedang hits kak kita ke sana lebih dulu baru nanti kita nonton bagaimana"tanya Alya.


"Boleh juga kak sudah lama tidak keluar seperti ini"ucap Olivia.


"Apa kak Al bersikap dingin pada kakak"tanya Alya.


"Begitu lah"ucap Olivia.


"Kak Al memang begitu kak,tapi asli nya baik kok"ucap Alya.


"Baik apa nya kakak bicara baik-baik pada nya dia malah balas ketus begitu"ucap Olivia membuat Alya terkekeh.

__ADS_1


"Sudah lah tidak usah bicarakan kakak mu itu mood kakak jadi jelek karna nya"sambung Olivia.


Sampai nya mereka di cafe yang Alya bicarakan kedua nya turun dari mobil dan masuk ke dalam, Alya memesan makanan dan minuman untuk mereka berdua.


"Kak photo in aku dong"ucap Alya memberikan ponsel nya pada Olivia dan di terima Olivia.


cekrek


cekrek


"Ini sudah banyak Al"ucap Olivia memberikan ponsel Alyan kembali.


"Gantian kak biar Alya photo kakak"ucap Alya.


"Ehh gak usah Al kak kurang suka photo-photo begitu"ucap Olivia.


"Sesekali kak buat kenang-kenangan saja"ucap Alya.


Olivia mengangguk segera berdiri dan sedikit bergaya langsung di photo oleh Alya.


cekrek


cekrek


"Hahaha kak Oliv ada-ada saja"ucap Alya melihat photo-photo mereka satu persatu.


"Ayo makan Al"ajak Olivia.


"Iya kak"ucap Alya.


Alya mengirim photo Olivia yang terlihat begitu cantik untuk Aldino lebih dulu,setelah mengirim nya ia meletak kan ponsel nya di atas meja dan memakan makanan yang telah tersaji di depan nya.


Sementara di rumah Aldino yang masih sibuk dengan laptop nya menghentikan tangan nya dan mengambil ponsel nya yang seperti nya ada pesan masuk,ia membuka pesan dari Alya yaitu photo Olivia yang tersenyum manis menghadap kamera.


"Cantik"gumam Al menatap photo Olivia.


"Ck kau ini kenapa sih Aldino"gumam Al kembali menutup ponsel nya dan melanjutkan pekerjaan nya.


Sampai jam sepuluh malam baru lah Olivia masuk ke dalam kamar karna ia dan Alya baru sampai, dari cafe mereka nonton lebih dulu baru lah pulang.


Olivia langsung menjatuhkan tubuh nya di sofa tanpa mengganti baju nya karna merasa lelah.

__ADS_1


"Kau ganti baju mu dulu baru tidur"ucap Al membuat mata Olivia terbuka kembali.


"Hmm"dehem Olivia dengan malas mengganti baju nya dengan baju tidur,selesai ia pun kembali merebahkan tubuh nya di atas sofa.


"Wanita aneh"gumam Al menatap Olivia.


"Kau mengatai ku"ucap Olivia mendengar gumamam Al samar-samar.


"Kau terlalu percaya diri"ucap Al membuat Olivia mendecih dan menatap Al sinis.


"Dasar Es"ucap Olivia menutup tubuh nya dengan selimut.


"Aku mendengar nya nona Olivia"ucap Al dingin.


"Bagus lah jika kau dengar"ucap Olivia dengan santai.


Al yang mendengar ucapan Olivia mendekati wanita tersebut dan berdiri tepat di depan Olivia dengan kencang ia menarik selimut yang menutupi tubuh Olivia membuat Olivia memekik kaget.


"Yakk apa yang kau lakukan"ucap Olivia.


"Memberimu sedikit pelajaran"ucap Al menyeringai.


"Hus hus menjauh dari ku"ucap Olivia sedikit bergidik ngeri melihat seringai lelaki di depan nya.


"Kau takut nona"ucap Al membungkuk kan tubuh nya menatap wajah cantik wanita di depan nya.


"Siapa juga yang takut dengan mu"ucap Olivia ketus.


"Benarkah"ucap Al mendekatkan wajah nya ke wajah Olivia.


"Mau apa kau"tanya Olivia dengan mata melotot.


Aldino tak menjawab malah ia terpukau dengan wajah cantik Olivia yang terlihat lebih cantik dari dekat,entah setan apa yang merasuki nya hingga tanpa aba-aba ia mencium kening Olivia membuat wanita tersebut terdiam kaku dengan mata melotot.


Sementara Al sadar apa yang telah baru ia lakukan menjauh dari Olivia dan mengambil laptop nya,ia keluar dari dalam kamar menuju ruang kerja nya sambil merutuki kebodohan nya sendiri.


"Dia mencium ku"gumam Olivia sadar dari keterkejutan nya menyentuh kening nya yang baru saja di cium oleh Al.


"Lupakan saja mungkin dia hilaf"gumam Olivia memejam kan mata nya untuk tidur,lagian terserah dia bukan status mereka juga suami istri jadi sah-sah saja hanya saja ia kaget karna baru pertama kali ada yang mencium nya.


Di ruang kerja nya Al masih memikirkan apa yang ia perbuat hingga membuat nya sama sekali tak fokus dengan pekejaan nya lagi,padahal sudah tengah malam tubuh nya juga sudah terasa lelah namun ia enggan untuk kembali ke kamar takut nya Olivia akan marah pada nya jika ia kembali ke sana.

__ADS_1


"Kau juga sih kenapa juga mencium wanita itu Al kenapa kau jadi seperti ini sih"gumam Al kesal sendiri dengan apa yang ia lakukan tadi,ia merasa jika diri nya tadi bukan lah diri nya karna dari dulu ia enggan bersentuhan dengan wanita sekarang malah ia mencium wanita yang sudah menjadi istri nya tersebut.


__ADS_2