
Sebelum kedua mama Al meninggalkan pesta ia menyuruh pelayan mengantar kan minuman untuk Al dan Olivia yang telah ia masuk kan obat perangsang di minuman kedua nya.
Jika aku tak melakukan ini yang ada mereka tak akan pernah memberi ku cucu,lagian aku tak mau kehilangan memantu baik seperti Olivia semoga dengan ini mereka akan dapat saling mencintai,batin mama Al menatap pelayan yang mengantarkan minuman tersebut ke arah kedua nya.
"Permisi tuan dan nona ini minuman nya"ucap pelayan tersebut sopan memberikan nya pada Olivia dan Al.
"Terimakasih"ucap Olivia tersenyum tipis menerima minum tersebut.
Olivia memang merasa haus sedari tadi tak minum karna sibuk berbicara dengan para tamu nya langsung meminum nya tanpa curiga sedikit pun.
"Kau kehausan"tanya Al menatap gelas di tangan Olivia telah kosong.
"Hmm sedari tadi aku memang ingin mengambil minum tapi tak sempat"ucap Olivia di angguki Al yang juga mulai meminum nya hingga tersisa setengah.
"Kapan acara nya akan selesai"tanya Al pada Olivia.
__ADS_1
"Mungkin sebentar lagi"ucap Olivia.
"Kau juga tak pernah datang ke acara seperti ini"tanya Al penasaran.
"Pernah sih tapi tak sampai selesai aku hanya akan menjadi tamu saja atau kerabat Clara"ucap Olivia.
"Nona dan tuan pulang saja lebih dulu pesta ini hanya tinggal para karyawan saja yang masih ingin melanjutkan pesta nya"ucap Clara datang menghampiri kedua nya.
"Semua tamu sudah kembali"tanya Olivia berdiri dari duduk nya.
"Kalau begitu kami duluan saja"ucap Olivia karna tubuh nya tiba-tiba merasa panas.
Sama hal nya dengan Al yang juga merasa tubuh nya memanas,ia bahkan melonggarkan dasi nya yang seperti mencekik nya dan melepaskan jas nya.
Sial,seperti nya minuman tadi di beri obar pesangsang,batin Al yang gairah nya mulai bangkit.
__ADS_1
"Kita pulang sekarang"ucap Al menarik tangan Olivia pergi dari sana keluar dari tempat pesta tersebut.
"Al panas"ucap Viola pelan sambil mengipasi wajah nya dengan tangan nya.
Al yang melihat Olivia juga merasakan hal yang sama membuat nya semakin pusing,ia memesan kamar untuk mereka berdua lalu menarik tangan Olivia menuju kamar yang telah ia pesan.
"Sebentar lagi kita sampai"ucap Al menghentikan tangan Olivia yang akan melepas baju nya karna saat ini mereka sedang berada di dalam lift.
"Kenapa panas begini"ucap Viola semakin tak karuan ia menatap Al yang berdiri di depan nya lalu memeluk nya dengan erat membuat tubuh Al seketika menegang.
"Al"panggil Olivia dengan suara yang mulai tak beraturan semakin membuat Al kelimpungan.
ting
Lift tersebut terbuka lebar dengan cepat Al menggendong Olivia dan membawa nya masuk ke dalam kamar mereka,tanpa basa basi lagi Al segera mencium bibir Olivia dengan lembut ia tak ingin bermain kasar karna tahu Olivia juga baru pertama kali berhubungan seperti ini.
__ADS_1
Kedua orang tersebut menghabiskan malam pertama mereka di dalam hotel melepaskan hasrat merka yang tiba-tiba keluar begitu saja, beberapa jam kemdian Al menghentikan aksi nya menatap Olivia yang sudah tertidur di samping nya karna kelelahan saat ia gempur tadi,senyum tipis terbit di bibir nya mengingat apa yang baru saja mereka lakukan,ia membawa Olivia ke pelukan nya ikut tidur dengan damai.