Istri Tak Di Anggap Tuan Muda

Istri Tak Di Anggap Tuan Muda
Bab 51


__ADS_3

Di saat Olivia masih bergerak di atas tubuh Al membuat Al menghela nafas berat karna sedari tadi Olivia tak bisa diam di atas tubuh nya membuat sesuatu di dalam tubuh nya tiba-tiba bangun maklum saja dia juga lelaki normal apalagi yang sekarang bersama nya adalah istri nya sendiri.


"Aku sudah katakan sedari tadi jangan bergerak sekarang kau harus bertanggung jawab"ucap Al menatap Olivia dengan tatapan sulit di artikan membuat Olivia merinding melihat nya.


"Kau mau apa"ucap Olivia pelan.


Al tak menjawab ucapan Olivia,ia menarik tengkuk leher Olivia dan mencium bibir Olivia dengan ganas membuat Olivia terkejut di buat nya,hingga akhir nya terjadi lagi pergulatan panas di dalam kamar tersebut,beberapa jam kemudian Al menyudahi permainan nya setelah mendapat pelepasan nya.


"Sekarang kau sudah mengerti apa yang aku katakan nyonya Al"ucap Al menatap Olivia yang masih mengatur nafas nya terengah-engah.


"Iya aku mengerti semoga kedepan nya aku tak akan mengulangi nya lagi"ucap Olivia ketus membuat Al terkekeh mendengar nya.


"Kau jadi ingin ke panti ini sudah jam dua belas"ucap Al melirik jam di dinding.


"Ck tentu saja,tapi kau malah membuat ku lelah begini"ucap Olivia ketus.


"Aku akan bertanggung jawab dengan apa yang aku lakukan"ucap Al bangun dari tidur nya dan mengangkat tubuh Olivia menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka, Olivia sendiri hanya diam saja dengan apa yang di lakukan oleh tubuh nya terasa lelah hingga ia membiarkan nya saja lagi pula Al sudah beberapa kali melihat nya tanpa mengenakan apapun jadi untuk apa malu,pikir nya.


Al membatu Olivia membersihkan diri hingga selesai dan menduduk kan Olivia di closet setelah memakaikan handuk di tubuh Olivia,kini ia sendiri yang membersihkan tubuh nya juga,Selesai Al kembali menggendong Olivia keluar dari kamar mandi dan menduduk kan Olivia di ranjang yang sekarang berantakan.


"Pakai saja dulu baju yang itu aku belum menyiapkan baju untuk mu di sini nanti aku akan suruh Arga menyiapkan baju mu di sini"ucap Al memakai baju nya yang baru dari lemari.


"Kau pikir jika aku datang ke sini ingin melakukan itu hingga kau harus menyiapkan baju untuk ku di sini"ucap Olivia ketus sambil memakai baju nya kembali dengan kasar karna ia masih kesal pada Al yang kembali menggempur nya hingga membuat tubuh nya lemah dan lelah.


"Hanya persediaan saja mana tahu perlu seperti sekarang"ucap Al santai sambil memperhatikan Olivia yang memakai baju dari kaca,ia tersenyum bangga menatap tubuh Olivia yang penuh dengan karya nya namun ia juga merasa kasihan karna Olivia terlihat begitu kelelahan.


"Sini aku bantu"ucap Al membatu Olivia mengenakan baju nya kembali,setelah terpasang Al merapikan rambut Olivia lalu menggendong Olivia keluar dari ruangan pribadi nya dan menduduk kan Olivia di sofa.

__ADS_1


"Aku menandatangi berkas-berkas ini sebentar sebelum kita pergi"ucap Al di angguki Olivia.


Olivia memilih memejam kan mata nya sebentar sambil menunggu Al menyelesaikan berkas tersebut,lima belas menit kemudian Al selesai dengan berkas di meja nya menatap Olivia yang tertidur.


"Kau pasti kelelahan hingg tidur begini,tapi itu juga bukan salah ku aku sudah mengatakan nya pada mu dari awal bukan kau saja yang tak mendengarkan nya,lagi pula siapa suruh kau polos begini tapi aku beruntung juga sih kau polos begitu"gumam Al terkekeh setelah mengatakan nya.


Ia menggendong Olivia keluar dari ruangan nya dan membawa Olivia dengan pelan agar tidak bangun,hingga mereka tiba di dalam mobil yang akan membawa mereka ke panti asuhan seperti keinginan Olivia tadi,beruntung ia menyuruh Arga memesan makana kotak berjumlah banyak untuk di bawa kesana.


"Ke panti asuhan VIA pak"ucap Al dingin.


"Baik tuan"ucap supir tersebut segera melajukan mobil menuju panti asuhan yang di katakan oleh Al.


"Tidur mu lelap sekali tuan putri"gumam Al mengelus kepala Olivia yang berada di dada bidang nya karna ia menduduk kan Olivia di pangkuan nya.


Tiga puluh menit mereka tiba di panti asuhan yang cukup besar dan luas, Al menatap kagum wanita di pangkuan nya yang begitu baik.


"Di mana"ucap Olivia pelan sambil membuka mata nya.


"Lihat saja sendiri"ucap Al masih menatap Olivia yang membuka mata nya.


Olivia menatap sekeliling nya,mata nya terbuka lebar melihat mereka sudah ada di depan panti.


"Kenapa tak membangun kan ku aku belum membeli apapun untuk di bawa"ucap Olivia sedikit panik.


"Aku sudah menyiapkan nya,ayo keluar kaki ku sudah pegal"ucap Al baru lah Olivia sadar jika ia duduk di pangkuan Al.


"Maaf,maaf nanti aku akan memijit kaki mu setelah tiba di rumah"ucap Olivia dengan cepat turun dari dalam mobil.

__ADS_1


"Ck itu harus,, dan kau harus membayar nya mahal atas apa yang aku lakukan"ucap Al.


"Cih kau perhitungan sekali sih pada istri mu sendiri"ucap Olivia ketus.


"Setidak nya aku telah melakukan semua yang harus nya kau lakukan bukan"ucap Al kini berdiri di samping Olivia.


"Ini juga salah mu kenapa juga kau malah mengerjai ku siang hari begitu kau sudah tau aku akan ke sini,jika saja kau tak mengerjai ku aku pasti tidak akan lupa mempersiap kan nya"gerutu Olivia.


"Kau mau atau tidak,jika tidak aku akan membawa nya pulang"ucap Al.


"Iya iya nanti aku bayar"ucap Olivia ketus masuk ke dalam panti di ikuti Al dari belakang nya.


Senyum nya mengembang sempurna melihat anak-anak panti bermain dengan riang di halaman yang sengaja Olivia buat luas agar mereka leluasa bermain.


"Siang anak-anak"ucap Olivia membuat mereka menoleh.


"Bunda Oliv"teriak mereka berlarian menghampiri Olivia membuat Olivia terkekeh,ia berjongkok merentangkan kedua tangan nya hingga anak-anak itu memeluk Olivia erat begitu juga dengan Olivia yang memeluk mereka.


"Kalian bermain apa hingga tak sadar bunda datang"ucap Olivia.


"Kami bermain tebak-tebak an bunda"ucap salah satu dari mereka.


"Hemm hemm"dehem Al yang merasa di abaikan oleh Olivia.


"Ehh kenalkan semua ini suami bunda"ucap Olivia pada mereka membuat mereka melepaskan pelukan mereka pada Olivia dan menatap Al yang berwajah datar membuat mereka sedikit takut melihat nya.


"Kondisikan wajah anda tuan muda,kau membuat mereka takut dengan wajah datar mu itu"ucap Olivia ketus,ia tak habis pikir dengan Al yang setia memasang wajah datar nya tak bisa kah ia sedikit berekspresi di hadapan anak-anak pikir Olivia.

__ADS_1


__ADS_2