
Pagi hari nya Olivia lebih dulu membuka mata nya merasa sakit seluruh tubuh nya,ia segera beranjak dari tempat tidur namun kaki nya terasa gemetar hingga membuat nya meringis dan kembali duduk.
"Apa yang terjadi semalam,kenapa semua nya bisa terjadi"gumam Olivia menatap tubuh nya yang sudah polos membuat nya mengeratkan selimut yang ia ambil dari tubuh Al masih tertidur pulas.
"All"ucap Olivia menggoyangkan lengan Al karna ia ingin ke kamar mandi sekalian membersihkan tubuh nya namun seperti nya ia akan sulit untuk melangkah.
"Emm"gumam Al menatap Olivia.
"Bangun cepat tolong bantu ke kamar mandi aku gak bisa jalan"ucap Olivia ketus membuat Al terkekeh pelan.
"Sebentar"ucap Al bangkit dari ranjang mengambil bokser nya dan memakai nya lalu ia berjalan ke kamar mandi untuk menyiapkan air hangat agar Olivia bisa berendam dulu di sana.
Selesai Al keluar dari dalam dan menghampiri Olivia yang masih duduk di atas ranjang dengan selimut yang menutupi tubuh nya. Ia menyingkirkan selimut tersebut membuat Olivia kaget dengan apa yang di lakukan oleh Al.
__ADS_1
"Al apa yang kau lakukan"ucap Olivia panik ingin mengambil selimut itu kembali menutup tubuh nya.
"Kau malu"goda Al menaik turun kan alis nya membuat Olivia melongo karna yang ia tahu Al selalu bersikap datar dan dingin kini bisa menggoda nya.
Tanpa aba-aba Al langsung mengangkat tubuh Olivia yang diam saja menatap nya membuat Olivia kaget dan reflek memeluk Al agar tak jatuh.
"Kau kalau ingin menggendong ku bilang dulu kek kau membuat ku terkejut tahu"ucap Olivia ketus.
"Salah sendiri kenapa kau malah diam saja dan melamun"ucap Al membawa Olivia masuk ke dalam kamar mandi dan menurunkan nya di dalam batup yang telah ia isi dengan air hangat tadi.
"Berterimakasih itu harus benar"ucap Al ikut masuk ke dalam batup.
"Hey apa yang ingin kau lakukan"ucap Olivia panik melihat Al masuk ke dalam.
__ADS_1
"Memang nya apa yang ingin aku lakukan"tanya Al.
"Al jangan melakukan nya lagi tubuh ku sangat lelah dan lihat apa yang kau buat di tubuh ku aku seperti ikan saja banyak sisik nya"omel Olivia menatap tubuh nya yang banyak sekali tanda merah.
Al sendiri terkekeh mendengar omelan istri nya tersebut yang seperti nya akan menjadi asupan bergizi untuk nya di pagi hari,sebenar nya ia merasa bersalah juga melihat Olivia yang susah berjalan namun karna begitu semangat semalam ia melupakan bagaimana perasaan Olivia.
"Seperti nya ada yang memasuk kan sesuatu keminuman kita semalam"ucap Olivia baru sadar dengan apa yang ia alami semalam.
"Hmm kau benar namun seperti nya aku harus berterima kasih pada orang tersebut"ucap Al santai membuat kening Olivia mengerut bingung.
"Apa maksut mu kau tau orang tersebut telah merugikan ku"ucap Olivia.
"Merugikan mu bagaimana"tanya Al.
__ADS_1
"Sudah lah lupakan saja setidak nya aku melakukan nya juga dengan suami ku"ucap Olivia setelah ia berpikir ulang karna itu juga merupakan kewajiban nya menjadi istri dari Al namun yang ia takut kan setelah Al mendapatkan apa yang selama ini ia jaga Al akan meninggalkan nya karna baik Al maupun diri nya tak ada satu pun yang mengungkapkan bagaimana perasaan mereka, Olivia juga tak tahu bagaimana perasaan Al pada nya begitu juga diri nya yang tak tahu bagaimana perasaan nya pada Al karna untuk sekarang hubungan mereka baik-baik saja meski belum ada satupun dari mereka yang terbuka.