Istri Tak Di Anggap Tuan Muda

Istri Tak Di Anggap Tuan Muda
Bab 46


__ADS_3

Setelah kedua nya tiba di depan restoran di sana sudah ada mobil Al yang menunggu mereka,kedua nya masuk ke dalam mobil tersebut.


"Ke jalan xxx"ucap Al datar.


"Baik tuan"ucap sopir tersebut segera melajukan mobil membawa tuan dan nyonya ke alamat yang telah di katakan oleh Al.


Mobil mewah tersebut memasuki perumahan mewah membuat Olivia terkejut saat melihat rumah-rumah mewah berjejer rapi di sana,ia tak menyangka Al akan membeli rumah di perumahan itu karna yang akan menempati rumah mewah itu cuma mereka berdua.


Orang kaya tidak usah ragu lagi hanya membeli rumah begini saya cuma mengeluarkan uang seratus ribuan saja dari dompet mereka,batin Olivia.


Mobil mereka pun tiba di rumah paling mewah di perumahan tersebut dengan pagar menjulang tinggi,bahkan rumah yang Al beli lebih besar dari rumah kedua orang tua nya.


"Apa ini rumah nya"tanya Olivia menatap kagum rumah mewah di depan nya atau lebih tepat nya sebuah istana saking besar dan luas nya.


"Hmm,kau kurang suka jika kau tidak suka aku akan menyuruh Arga mencari rumah lebih besar dari ini lagi"ucap Al.


"Eh bukan aku suka bahkan sangat suka"ucap Olivia cepat,gila dia bilang rumah ini kurang besar ini malahan sangat besar bagaimana aku membersihkan rumah sebesar ini sendirian yang ada tiga hari baru akan selesai di bersihkan,pikir Olivia.


"Ayo masuk kita akan melihat di dalam nya"ucap Al menggandeng tangan Olivia masuk ke dalam rumah mewah tersebut.


"Apa rumah ini tak terlalu besar jika hanya kita berdua saja yang menempati nya"tanya Olivia.


"Tentu saja tidak rumah ini sudah aku desain ulang juga di dalam nya,aku sengaja merenovasi nya kembali karna rumah ini akan menjadi rumah yang akan kita tinggali bersama anak-anak kita nanti nya"ucap Al membuka pintu rumah tersebut.


Olivia tersenyum tipis mendengar ucapan Al yang mengatakan akan menjadi rumah mereka dan anak-anak mereka nanti nya yang berarti Al sudah mempersiapkan rumah ini sedari awal untuk mereka tempati.

__ADS_1


"Jika menurut mu ada barang yang ingin di tambah kan lagi katakan saja nanti aku akan menyuruh Arga untuk membeli nya"ucap Al.


"Apa para pelayan juga akan tinggal di sini nanti nya"tanya Olivia menatap sekeliling rumah tersebut.


"Mereka tinggal di belakang aku menyiapkan tempat tinggal mereka di sana agar tak mengganggu privasi kita"ucap Al di angguki Olivia.


"Kau lihat-lihat saja dulu aku ke kamar mandi sebentar"ucap Al.


"Baiklah"ucap Olivia berjalan menuju dapur lebih dulu karna sebagai seorang istri ia sendiri yang akan memasak untuk suami nya,menurut buku yang ia baca jika ingin membuat suami mencintai istri maka mulailah dengan perut nya lebih dulu,ia sudah bertekad untuk membuat Al mencintai nya karna bagaimana pun ia sudah membina rumah tangga dengan Al selama hampir tiga bulan jika tak ada cinta di antara mereka maka sudah di pastikan rumah tangga mereka bisa saja akan retak atau bisa berakhir di meja hijau.


"Astaga semua nya sudah lengkap bahkan alat-alat nya modren semua,berapa banyak uang yang ia habiskan untuk dapur ini"gumam Olivia berdecak kagum melihat dapur yang akan menjadi salah satu daerah kekuasaan nya yang begitu luas dan lengkap.


Setelah melihat dapur Olivia keluar dari sana dan berjalan lurus,ia membuka pintu dan melihat ada taman dan kolam renang juga,ia kembali masuk ke dalam menuju lantai dua di mana ada beberapa pintu di sana.


"Ini pasti kamar utama nya"guman Olivia membuka pintu besar tersebut.


Mata Olivia terbelalak kaget menatap kamar yang luas dan bersih terdapat ranjang ukuran besar di sana di lengkapi dengan sofa,meja bahkan di sana ada meja rias cukup besar dan alat-alat makeup juga membuat nya geleng kepala.


Olivia menyusuri kamar tersebut dan membuka salah satu pintu terdapat walk in closet dan kamar mandi besar di sana,ia membuka pintu satu nya lagi terdapat dapur mini.


"Dia gila atau bagaimana sih masa ia menaruh dapur juga di sini"gumam Olivia geleng kepala melihat nya.


Ia pun kembali keluar dari ruangan tersebut,mata nya menatap satu pintu lagi membuat nya penasaran ia pun membuka pintu tersebut yang ternyata sebuah kamar kosong cukup luas.


"Kau sudah melihat isi kamar kita"tanya Al baru saja membuka pintu.

__ADS_1


"Iya"ucap Olivia.


"Apa masih ada yang kurang"tanya Al.


"Semua nya sudah lengkap bahkan ada dapur juga di dalam kamar,kenapa tidak sekalian saja ada kau menaruh kolam renang juga di sini"ucap Olivia membuat Al terkekeh mendengar nya.


"Itu hanya untuk berjaga-jaga saja jika kau membutuh kan sesuatu saat malam tidak perlu turun kebawah lagi susah ada di sini"ucap Al membuat Olivia terdiam,benar juga sih apa yang ia katakan,pikir Olivia.


"Ini kamar kosong dan kenapa kau membuat pintu penghubung nya dengan kamar kita"tanya Olivia penasaran.


"Aku sengaja membuat nya itu untuk kamar anak-anak nanti sebelum mereka pindah ke kamar milik mereka sendiri agar kita lebih mudah memantau nya"ucap Al santai,memang ia sudah mempersiapkan semua nya mulai dari hal kecil sekalipun.


"Berapa kamar di atas sini"tanya Olivia.


"Tidak banyak hanya lima kamar saja,ini untuk keluarga kita saja di lantai bawah untuk tamu yang mungkin menginap di sini,aku sengaja membuat nya di bawah agar mereka tak akan berkeliaran di lantai ini"ucap Al di angguki Olivia karna ia tahu juga jika Al sangat menjaga privasi nya.


"Lalu di atas ruangan apa"tanya Olivia di lantai tiga karna rumah mereka memang berlantai tiga.


"Itu ruangan untuk olahraga,bioskop kecil juga,tempat karaoke dan beberapa lain nya"ucap Al.


"Kau pasti mengeluarkan banyak uang untuk rumah ini"ucap Olivia.


"Masalah uang tak masalah keluar berapa pun yang penting bagi ku nyaman untuk di tinggali"ucap Al santai.


"Ck ck orang kaya mah bebas mau mengeluarkan uang sebanyak apapun tanpa berpikir panjang"gumam Olivia membuat Al terkekeh pelan mendengar nya.

__ADS_1


"Kau juga kaya bukan perusahaan mu sebesar itu"ucap Al.


"Kita berbeda tuan meski pun besar tapi aku tak memiliki banyak uang jadi aku hanya pengusaha miskin saja"ucap Olivia membuat Al menyentil kening Olivia,ia tak habis pikir dengan wanita di depan nya yang sayang nya adalah istri nya sendiri.


__ADS_2