Istri Tak Di Anggap Tuan Muda

Istri Tak Di Anggap Tuan Muda
Bab 25


__ADS_3

Al sendiri kembali melajukan mobil nya ke perusahaan dengan wajah bahagia serta senyum tak luntur di bibir nya,entah kenapa ia merasa begitu bahagia jika dekat Olivia apalagi saat melihat wajah malu dan memerah Olivia yang terlihat begitu menggemaskan.


Saat tiba di perusahaan Al keluar dari dalam mobil nya kembali dengan wajah datar andalan nya masuk ke dalam perusahaan,setiba nya di lantai atas di mana ruangan nya berada ia melihat Arga yang berdiri di depan ruangan nya.


"Kenapa kau berdiri di sana"tanya Al membuat Arga terkejut.


"Maaf bos tapi ada sedikit masalah"ucap Arga menarik tangan Al menjauh dari pintu ruangan Al.


"Masalah apa sih"tanya Al heran pada asisten sekaligus sahabat nya tersebut.


"Di dalam ada Diana aku gak tahu kapan dia ada di sana saat aku datang resepsionis mengatakan nya pada ku jika dia ada di ruangan mu"ucap Arga membuat wajah Al terlihat tak senang.


"Ck menyusahkan saja"ucap Al datar.


"Sebaik nya kau urus saja dia dulu kalau gak aku yakin dia gak akan keluar dari ruangan mu"ucap Arga sudah tahu bagaimana wanita tersebut.


"Sekali lagi jangan biarkan dia masuk ke ruangan ku atau ke perusahaan ini katakan pada satpam atau mereka yang di bawah agar jangam membiarkan nya masuk"ucap Al langsung melangkah masuk ke dalam ruangan nya.


"Al kau sudah datang"ucap wanita berpakaian cukup seksi berdiri dari duduk nya.


"Keluar dari ruangan ku sekarang"ucap Al dingin.


"Aku sudah menunggu mu lama Al masa kau mengusir ku"ucap Wanita itu mendekati Al.


"Keluar"ucap Al dingin menjauh dari wanita tersebut.


"Kau kenapa sih Al selalu bersikap seperti itu pada ku,padahal kau tahu jika aku mencintai mu dari dulu tidak bisa kah kau mencintai ku sedikit saja"ucap Wanita tersebut.


"Sudah berapa kali aku katakan pada mu Diana jika aku tidak akan pernah bisa mencintai mu kau hanya sebatas teman untuk ku tidak lebih"ucap Al pusing sendiri dengan wanita di depan nya.

__ADS_1


"Tapi aku mencintai mu Al"ucap Diana.


"Lebih baik kau mencintai orang lain yang bisa mencintai mu,aku tidak bisa mencintai mu sampai kapan pun jadi berhenti membuang waktu mu untuk mengejar ku yang sampai kapan pun tidak pernah bisa mencintai mu"ucap Al dingin.


"Tidak Al kau akan mencintai ku hanya saja kau belum membuka hati mu untuk ku"ucap Diana.


"Sudah aku katakan aku tidak akan pernah mencintai mu dan satu lagi aku sudah mencintai wanita lain jadi sebaik nya jangan ganggu aku lagi"ucap Al membuat Diana terdiam kaku dan tangan nya mengepal kuat mendengar jika Al telah mencintai wanita lain.


"Kau hanya milik ku tak akan aku biarkan siapa pun memiliki mu"ucap Diana meninggalkan ruangan Al dengan perasaan marah.


Al sama sekali tak peduli dengan Diana ia duduk di kursi kerja nya dan mulai memeriksa berkas-berkas yang sudah di letak kan Arga di atas meja nya,namun mata nya tak sengaja melihat ada undangan karna penasaran ia pun mengambil nya dan memeriksa undangan tersebut.


"Undangan dari perusahaan VIA'Corp minggu depan"gumam Al menatap undangan tersebut.


Ia pun kembali meletakkan nya di atas meja,ia mendapat undangan karna memang bekerja sama dengan perusahaan nya juga setiap kali acara ulang tahun perusahaan tersebut perusahaan nya memang selalu menerima undangan,walaupun perusahaan tersebut baru lima tahun berdiri namun perusahaan itu semakin berkembang tiap tahun nya hingga sekarang perusahaan tersebut merupakan salah satu perusahaan besar setelah perusahaan milik keluarga Al.


Di lain tempat lebih tepat nya di toko milik Olivia dia sedang sibuk memeriksa pengeluaran dan pendapatan toko serta barang-barang yang masuk.


"Tolong bawakan ke sini Tik"ucap Olivia di angguki Tika segera memberikan ponsel Olivia.


"Terimakasih"ucap Olivia menerima ponsel nya dan segera mengangkat telpon dari Clara.


"Hallo"ucap Olivia.


"Nona bisa kah kita bertemu sekarang ada hal penting yang harus di bahas"ucap Clara dari seberang sana.


"Baiklah kita bertemu di tempat biasa"ucap Olivia.


"Iya nona"ucap Clara.

__ADS_1


Olivia mematikan sambungan telpon nya dan memasuk kan ponsel nya ke dalam tas milik nya.


"Mbak keluar sebentar kalau gak datang lagi kalian jangan lupa tutup toko yah"ucap Olivia.


"Iya mbak"ucap ketiga nya.


Olivia pun segera keluar dari dalam toko milik nya dan memesan taksi yang akan membawa nya ke restoran yang biasa ia temui bersama Clara jika ada hal penting untuk mereka bahas.


Saat taksi tersebut sudah datang Olivia masuk ke dalam dan taksi itu pun meninggalkan toko milik Olivia.


"Ke restoran xxx nona"tanya supir taksi tersebut.


"Benar pak"ucap Olivia di angguki supir taksi tersebut.


Lima belas menit Olivia tiba di restoran masuk ke dalam namun langkah nya terhenti saat ada seseorang yang memanggil nya.


"Olivia"ucap orang tersebut membuat Olivia berbalik dan menatap wanita paruh baya dan gadis seusia nya tersebut.


"Ya"ucap Olivia.


"Dia siapa ma"ucap wanita di samping wanita paruh baya itu melihat Olivia.


"Dia saudara tiri mu anak papa mu dengan mendiang istri nya"ucap wanita tersebut membuat wajah Olivia datar.


"Kenapa anda memanggil saya"ucap Olivia.


"Hanya memastikan saja ternyata benar ternyata itu kau,saya kira kau akan menjadi gembel setelah tak pernah lagi di lihat oleh ayah mu"ucap wanita tersebut.


"Kau kira aku tidak bisa hidup tanpa uang nya,saya bukan anda yang tidak hidup dengan harta yang anda sebut ayah itu"ucap Olivia sinis.

__ADS_1


"Cih sombong sekali kau tapi aku senang jika papa tak pernah melihat mu jadi harta milik papa akan menjadi milik ku karna sekarang aku adalah putri nya"ucap wanita muda itu dengan sombong membuat Olivia tertawa sinis.


"Ambil saja harta nya yang tidak seberapa itu dan tunggu saja aku akan membuat kalian menyesal telah membanggakan harta kalian itu,dan anda tadi mengatakan saya menjadi gembel bukan sebentar lagi anda yang akan menjadi gembel"ucap Olivia segera melanjutkan langkah kaki nya menuju tempat yang biasa ia datangi bersama Clara tanpa peduli dengan kedua wanita tersebut,namun kata-kata kedua nya memang buat hati nya sakit tanpa bisa ia tahan air mata jatuh juga.


__ADS_2