Istri Tak Di Anggap Tuan Muda

Istri Tak Di Anggap Tuan Muda
Bab 13


__ADS_3

Keempat wanita cantik tersebut akhir nya duduk dengan tengan setelah selesai acara photo-photo mereka,sesekali mereka cekikikan melihat hasil photo mereka yang konyol hingga mereka jadi pusat perhatian pengunjung karna mereka seperti tak sadar jika mereka sedang berada di luar, Kebiasaan jika mereka berada di dalam toko yang heboh sendiri jadi seperti tempat itu milik mereka saja.


"Astaga lihat photo ini kenapa wajah ku terlihat begitu cantik sih"ucap Tika dengan percaya diri nya mendapat sorakan dari ketiga nya.


"Cantik dari mana nya coba lihat baik-baik hidung mu kembang seperti bunga di sana"ucap Susan membuat Olivia dan Lita terbahak.


Hahahaha


Tawa mereka terus terdengar nyaring hingga ada beberapa anak muda yang menghampiri pondok keempat wanita cantik tersebut.


"Nona-nona cantik semua nya terlihat begitu bahagia sehingga selalu tertawa sedari tadi"ucap seorang pria membuat keempat wanita tersebut berhenti tertawa dan menatap pria yang menghampiri mereka.


"Riannn"ucap Olivia mengenali lelaki tersebut salah satu teman kuliah nya dulu.


"Kau masih mengenal ku nona cantik aku kira kau sudah melupakan ku"ucap Rian mencoel hidung mancung Olivia.


"Ck bagaimana aku tidak bisa melupakan teman ku yang selalu menggoda wanita ke sana ke mari seperti mu"ucap Olivia membuat Rian tertawa.


"Kau cemburu cantik"ucap Rian merangkul pundak Olivia dan mengapit nya di ketiak nya.


"Woyyy Rian sialan lepaskan aku ketiak mu sangat bau tahu"ucap Olivia memukul tangan Rian yang masih melingar di pundak nya.


"Bau dari mana wangi begini jangan membuat ku malu di depan nona-nona cantik ini"ucap Rian melepaskan tangan nya.


"Cih ternyata kau tidak berubah sama sekali,lihat yang bening-bening gombalan receh mu keluar"ucap Olivia kesal merapikan rambut nya yang berantakan.


"Haisss kau masih sama seperti dulu"ucap Rian kembali mengacak rambut Olivia dengan gemas.


"Riannn"ucap Olivia kesal dengan kelakukan teman nya yang satu ini.


"Hahaha baik-baik,apa kau tidak mempersilahkan kami duduk dulu nona"ucap Rian pada Olivia.


"Biasa nya juga akan langsung duduk tanpa di persilahkan"cibir Olivia hanga di balas kekehan dari Rian.


"Ini teman-teman mu tidak ingin kau perkenalkan dengan ku Olivia"tanya Rian duduk di sebelah Olivia begitu juga dengan kedua teman Rian yang Olivia sama sekali tak mengenal nya.


"Kenalkan saja diri mu pada mereka nanti juga mereka akan memperkenalkan diri mereka"ucap Olivia ketus.


Sedangkan yang lain hanya menatap kedua nya dengan bengong apalagi ketiga karyawan Olivia yang melihat nya karna selema mereka bekerja dengan Olivia mereka tidak pernah melihat Olivia akrab dengan seorang pria.


"Siapa nama kalian cantik-cantik"tanya Rian menatap satu persatu wanita di depan nya.

__ADS_1


Ketiga nya malah menatap Olivia lebih dulu lalu menatap kikuk lelaki di depan mereka.


"Kenalkan saja nama kalian pada nya tapi hati-hati terhadap nya dia sangat pandai menggoda wanita bisa-bisa kalian akan terlena dengan gombalan nya"ucap Olivia.


"Kau kenapa selalu menjelek kan ku seperti itu sih"ucap Rian.


"Lah bukan kah kenyataan nya memang begitu"tanya Olivia.


"Ck kau ini"dengus Rian.


"Jangan dengar kan dia seperti nya dia cemburu karna aku ingin berkenalan dengan kalian maka nya di menjelek kan ku"ucap Rian mendapat pelototan dari Olivia.


"Kau menyebalkan sekali sih"ucap Olivia kesal.


"Hehehe jangan ngambek sayang nya aku nanti cantik nya hilang loh"ucap Rian mencubit gemas kedua pipi Olivia.


"Sayang sayang kepala mu peang"ucap Olivia menyingkirkan kedua tangan Rian dari pipi nya membuat Rian tertawa mendengar ucapan Olivia.


Rian sudah menganggap Olivia sebagai adik nya sendiri begitu juga dengan Olivia,kedua nya akan selalu berdebat jika bertemu seperti ini walaupun jarang bertemu karna Rian sibuk dengan usaha keluarga nya begitu juga dengan Olivia namun mereka masih saling berkomunikasi satu sama lain.


"Jangan galak-galak nanti kau bisa jadi perawan tua"ucap Rian.


"Kau mendoakan ku seperti itu"ucap Olivia kesal.


"Tumben ada waktu keluar begini biasa nya selalu sibuk dengan bisnis"tanya Olivia pada Rian.


"Bisnis masih bisa di urus nanti sekarang waktu nya mencari calon istri dulu"ucap Rian.


"Kau serius"tanya Olivia.


"Hmm mama dan papa selalu menyuruh ku menikah membuat ku pusing"ucap Rian yang membuat Olivia tertawa.


"Usia mu memang sudah tua sudah waktu nya menikah"ejek Olivia.


"Ck jangan meledek ku seperti itu"ucap Rian.


"Jadi siapa nama wanita-wanita cantik ini"tanya Rian pada Olivia.


"Kenalkan saja diri kalian pada mereka, ini teman mbak kuliah dulu sudah seperti kakam mbak sendiri jadi kalian jangan keget melihat kami seperti itu"ucap Olivia pada ketiga karyawan nya.


"Hehehe iya mbak kami kira tadi gebetan nya mbak"ucap Tika.

__ADS_1


"Mana mau mbak model kayak begini"ucap Olivia cepat.


"Siapa juga yang mau dengan cewek galak seperti mu"ucap Rian memandang Olivia dari atas hingga bawah.


"Kauuu"ucap Olivia menabok kepala Rian dengan tangan nya.


"Aduhh,selain galak kau juga suka main tangan begini"ucap Rian.


"Mau lagi"ucap Olivia.


"Sudah cukup nona cantik"ucap Rian.


"Jadi siapa nama kalian"tanya Rian.


"Saya Tika kak"ucap Tika.


"Saya Susan"ucap Susan.


"Kalau saya Lita kak"ucap Lita di angguki Rian.


"Kalau aku Rian dan ini teman ku Bagas dan Romi"ucap Rian di angguki ketiga nya.


Pesananan mereka pun datang di bawa oleh pelayan dan menyusun nya di atas meja.


"Kalian pesan saja sekalian kak"ucap Olivia pada Rian di angguki Rian segera memesan makanan untuk mereka begitu juga dengan kedua teman nya.


"Kalian sudah lama di sini"tanya Rian.


"Belum juga kak"ucap Tika.


"Kami makan duluan sudah lapar dari tadi"ucap Olivia melahap makanan nya tanpa menunggu jawaban dari ketiga pria tersebut.


"Seperti nya enak"ucap Rian di angguki Olivia karna mulut nya penuh makanan.


Rian mengambil sendok milik Olivia dan mengisi sendok tersebut dengan makanan dan memasuk kan nya ke dalam mulut nya.


"Kau ini suka sekali mengganggu ku makan"ucap Olivia kesal karna Rian mengambil makanan nya.


"Dasar pelit aku hanya mengambil nya sedikit saja"ucap Rian meminum minuman Olivia membuat mata Olivia membulat sempurna.


"Ganti minuman ku"ucap Olivia ketus.

__ADS_1


"Iya iya"ucap Rian memanggil pelayan untuk memesan minuman Olivia lagi karna ia sudah meminum nya setengah.


__ADS_2