Istri Tak Di Anggap Tuan Muda

Istri Tak Di Anggap Tuan Muda
Bab 9


__ADS_3

Pagi hari pun tiba Olivia bangun lebih dulu segera melakukan kewajiban nya sebagai umat muslim,setelah selesai shalat subuh ia pun segera menyiapkan baju kantor untuk Al dan meletak kan nya di atas tempat tidur baru lah ia keluar kamar menuju lantai bawah lebih tepat nya ke dapur untuk membantu pelayan memasak di sana tidak enak rasa nya jika ia tidak membantu di sana.


"Selamat pagi nona"ucap pelayan menyapa Olivia.


"Pagi juga bik"ucap Olivia tersenyum tipis.


"Apa nona membutuhkan sesuatu"tanya pelayan tersebut.


"Gak kok bik Oliv hanya ingin membantu memasak saja"ucap Olivia.


"Tidak perlu nona kami bisa melakukan nya"ucap pelayan itu bisa-bisa mereka yang akan kena amukan sang nyonya besar jika membiarkan istri tuan muda mereka ikut memasak.


"Tenang saja bik mama tidak akan memarahi kalian,lagian saya bosan tidak tahu melakukan apa jadi lebih membantu kalian memasak saja"ucap Olivia.


"Aduh non nanti kalau tuan muda tahu bagaimana"tanya pelayan itu.


"Dia tidak akan marah bi"ucap Olivia.


Ia pun ikut memasak dengan para pelayan, Olivia memang suka membantu bik Inah saat di rumah nenek nya,ia juga sebenarnya orang ramah dan hambel pada orang lain namun ia juga akan bersifat sombong dan angkuh pada siapa yang berani mengganggu nya.


Sementara di kamar atas Al baru bangun dari tidur nya segera menuju kamar mandi membersihkan tubuh nya,selesai mandi ia keluar dari dalam tak sengaja menatap ke arah ranjang sudah ada pakaian di sana membuat kening nya mengerut bingung.


"Siapa yang meletak kan nya di sana"gumam nya hingga ia menatap sekeliling membuat nya menghela nafas pelan baru ingat jika bukan diri nya lagi yang berada di dalam kamar melain kan dengan gadis kecil yang entah pergi ke mana sepagi itu.


Tak ingin ambil pusing ia segera memakai baju yang telah di siapkan oleh Olivia, Setelah selesai ia keluar dari kamar menuju lantai bawah untuk sarapan bersama yang lain.


"Mana Oliv Al"tanya Mama Al menatap Aldino yang turun hanya sendiri.


"Gak tau ma"ucap Al yang memang tidak tahu dari bangun tidur ia tak melihat keberadaan Olivia.


"Kau ini bagaimana sih Al istri sendiri kamu tidak tahu dimana dia"ucap mama Al kesal.


"Oliv di sini ma"ucap Olivia berjalan dari arah dapur.


"Kamu kenapa datang dari dapur Oliv"tanya mama Al.


"Oliv tadi hanya membantu memasak ma"ucap Olivia duduk di samping Al.


"Kan sudah ada bibi yang memasak di sana"ucap mama Al.


"Tadi Oliv tidak tahu mau melakukan apa ma jadi Oliv bantu-bantu bibi di dapur saja"ucap Olivia.

__ADS_1


"Pagi semua"ucap Alya baru datang dengan pakaian sekolah lengkap.


"Pagi"ucap mereka serentak kecuali Al.


"Ayo makan nanti terlambat sekolah"ucap papa Al memulai makan begitu pun dengan yang lain nya.


Selesai memakan sarapan nya mereka satu persatu segera meninggalkan rumah untuk memulai aktivitas masing-masing,begitu juga dengan Olivia yang mengantar kepergian Al sampai di depan pintu.


"Tunggu sebentar"ucap Olivia membuat langkah Al berhenti.


"Hmm"dehem Al membuat Olivia menatap lelaki di depan nya dengan jengah.


"Aku akan bekerja di toko ku tidak masalah bukan"ucap Olivia.


"Lakukan saja apa yang ingin kau lakukan tidak usah mengatakan nya pada ku"ucap Al ketus segera meninggalkan Olivia masuk ke dalam mobil nya.


"Cih kenapa juga aku harus menikah dengan lelaki seperti itu sih"gumam Olivia masuk ke dalam rumah menuju kamar nya dan Al,ia segera mengganti baju dengan pakaian biasa dan melangkah keluar rumah.


"Bi kalau nanti mama menanyakan Oliv katakan saja pergi ke toko"ucap Olivia karna mama Al sudah pergi bersama teman nya.


"Iya non"ucap bibi tersebut.


Sampai di toko Olivia membayar ojek onlina yang telah mengantar nya dan masuk ke dalam toko tersebut.


"Pagi semua"sapa Olivia meletak kan tas nya di atas meja.


"Pagi juga mbak"ucap ketiga nya.


"Besok hari minggu bagaimana kalau kita jalan-jalan nanti mbak yang akan bayar semua nya"ucap Olivia karna ia merasa membutuhkan sedikit hiburan.


"Wahh benaran mbak"ucap Tika.


"Ya kalian juga pasti butuh hiburan bukan"ucap Olivia.


"Mbak Olivia memang yang terbaik"ucap ketiga membuat Olivia geleng kepala.


"Kalian sudah pada sarapan belum"tanya Olivia.


"Sudah mbak"ucap ketiga nya.


"Kita lanjutkan pekerjaan kita saja"ucap Olivia di angguki ketiga nya segera kembali melakukan pekerjaan mereka.

__ADS_1


Sore hari nya Olivia pulang lebih dulu dari karyawan nya karna ia sekarang sudah menikah jadi tidak bebas seperti dulu lagi,sebagai wanita yang status nya sudah menjadi istri ia tahu apa yang harus ia lakukan.


Ia membuka pintu kamar mendapati Al sudah duduk di atas ranjang dengan laptop di pangkuan nya membuat kening nya mengerut bingung kenapa lelaki di depan nya cepat sekali pulang.


"Kau sudah pulang"tanya Olivia basa basi.


"Kau lihat bagaimana"ucap Al ketus.


"Ohh"ucap Olivia masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya tidak lupa ia membawa baju ganti ke dalam.


Tak lama ia keluar dengan wajah lebih segar segera duduk di sofa memainkan ponsel nya membalas chat dari teman kuliah nya dulu hingga bunyi dering ponsel nya membuat senyum Olivia melebar melihat siapa yang menelpon nya.


"Hallo"ucap Olivia.


"Masih di toko"tanya seseorang dari seberang sana.


"Baru balik ini sudah di rumah"ucap Olivia.


"Tumben cepat balik biasa nya pergi pulang sore"ejek suara tersebut.


"Kau sedang mengejek ku tuan"ucap Olivia membuat seseorang di seberang sana tertawa pelan.


"Jika kau merasa begitu bukan kah bagus"ucap suara dari seberang sana membuat Olivia mengendus.


"Kapan kau kembali"tanya Olivia.


"Wahhh apa kau sangat merindukan ku nona hingga bertanya kapan pulang"ucap suara dari seberang sana.


"Anda percaya diri sekali tuan"ejek Olivia.


"Kalau begitu aku tidak usah pulang saja jika kau tidak merindukan ku"ucap suara tersebut.


"Ya ya aku merindukan mu bahkan sangat merindukan mu puas"ucap Olivia di jawab gelak tawa dari seberang sana.


"Aku terharu mendengar nya"ucap seseorang tersebut.


"Jadi kapan kau akan pulang"tanya Olivia.


"Belum tahu jika aku pulang pasti aku akan memberi tahu mu,nanti aku telpon lagi aku ada urusan sebentar"ucap orang tersebut.


"Iya"ucap Olivia mematikan sambungan telpon tersebut dan menatap ponsel nya yang sudah mati.

__ADS_1


__ADS_2