
Al memindahkan Olivia ke kamar agar tidur nya lebih nyaman,setelah itu ia keluar kembali dan memanggil bik Inah.
"Bik Inah"panggil Al.
"Den butuh sesuatu"tanya bik Inah.
"Bukan bik,itu kenapa Olivia seperti habis menangis"tanya Al penasaran karna melihat mata Olivia yang sembab.
"Itu den tadi ayah nya non Olivia datang ke sini meminta maaf pada non Olivia tapi non Oliv tak memaafkan nya mungkin karna non Oliv membenci nya setelah mereka berdebat non Oliv masuk dan langsung menangis hingga ketiduran"ucap bik Inah.
"Ya sudah bi makasih nanti kami kembali pulang setelah dia bangun"ucap Al di angguki bik Inah, Al pun kembali ke kamar Olivia menemani wanita tersebut.
Hampir dua jam Al duduk di samping Olivia memeriksa email yang masuk dari Arga,akhir nya Olivia bangun juga.
"Sudah bangun"ucap Al melirik Olivia.
"Ehh kenapa kau ada di sini"tanya Olivia.
"Aku datang menjemput mu dan kau malah tidur"ucap Al.
"Maaf kan aku ketiduran,sebentar aku cuci muka dulu"ucap Olivia langsung pergi ke kamar mandi mencuci wajah nya, setelah selesai ia mengambil tas dan menyeret koper nya keluar di ikuti Al dari belakang yang telah memasuk kan ponsel nya ke dalam saku celananya.
"Bik Olivia pulang dulu jika dia masih datang dan menanyakan Olivia jangan katakan Oliv berada di mana ya bik"ucap Olivia.
"Iya non bibik pasti tidak akan memberitahu nya"ucap bik Inah mengerti siapa yang Olivia maksut.
"Oliv ambil satu kunci rumah bi satu nya lagi untuk bibik jika membersihkan rumah ini"ucap Olivia.
"Baik non"ucap bik Inah.
__ADS_1
"Kami balik dulu bik jaga kesehatan bibik"ucap Olivia memeluk bik Inah.
"Assalamualaikum bik"ucap Olivia pamit segera masuk ke dalam mobil Al yang lebih dulu pergi sambil membawa koper milik nya.
Mobil yang mereka tumpangi meninggalkan kediaman nenek Oliv menuju rumah mewah milik keluarga Aldino. Kedua nya sama-sama diam di dalam mobil tersebut hingga akhir nya mereka sampai di rumah.
Olivia segera keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam rumah yang terlihat sepi karna kedua orang tua Al masih berada di luar kota sedangkan Alya tak terlihat sama sekali.
"Alya di mana bik"tanya Olivia pada pelayan yang sedang membersihkan kaca.
"Non Alya baru saja keluar bersam teman-teman nya non"ucap bibik tersebut.
"Makasi bik"ucap Olivia berjalan menuju kamar nya.
"Ck bosan sekali di sini jika pergi ke toko nanggung juga"gumam Olivia.
Sedangkan Al berada di ruang kerja nya setelah meletak kan koper milik Olivia di kamar,ada beberapa pekerjaan yang harus ia selesaikan dulu.
Olivia langsung mencebur kan diri nya ke dalam kolam setelah melepaskan batrop yang ia pakai di dalam kamar nya.
"Ahh segar nya sudah lama tak berenang seperti ini"gumam Olivia berenang ke sana kemari.
Di lantai atas Al yang mendengar suara terjatuh di kolam segera berdiri dari duduk nya untuk melihat nya,mata nya menatap Olivia yang sedang asyik berenang dengan pakaian lumayan seksi membuat nya meneguk saliva nya susah payah,tubuh Olivia yang berisi serta kulit putih nya membuat siapa pun yang melihat akan tergoda.
"Sial kenapa dia memakai baju seperti itu lihat tubuh nya hampir tak memakai apapun,beruntung tidak akan ada lelaki yang masuk ke daerah itu kalau ada sudah pasti akan melihat tubuh nya"gumam Al menatap Olivia yang masih berenang.
Al menyenderkan tubuh nya di dekat jendela yang terhalangi tirai sambil memperhatikan Olivia yang berenang,beruntung kaca tersebut tak terlihat dari luar bisa-bisa ia malu jika ketahuan memperhatikan Olivia berenang.
Hampir satu jam Olivia berenang sudah semakin sore namun seperti nya Olivia masih belum mau keluar dari kolam renang tersebut membuat Al menghela nafas kasar,ia berjalan keluar dari dalam ruangan nya menuju kolam renang.
__ADS_1
"Ini sudah sore segera naik nanti kau bisa sakit jika terlalu lama berenang"ucap Al berdiri di dekat kolam renang tersebut.
"Kau berbalik dulu aku akan keluar"ucap Olivia menceburkan diri nya kembali dan hanya kepala nya yang terlihat.
"Kenapa juga harus berbalik aku sudah melihat tubuh mu lagian aku ini suami mu jadi wajar saja jika melihat mu seperti itu"ucap Al duduk di kursi santai yang terdapat di dekat kolam.
"Hey kalau bicara di saring dulu kenapa sih"ucap Olivia malu sendiri mendengar ucapan lelaki di depan nya meski pun apa yang ia katakan adalah benar.
"Yang ku katakan kebenaran nya,cepat naik mau sampai kapan kau di sana ini sudah sore"ucap Al membuat Olivia kesal.
"Iya iya"ucap Olivia berjalan ke pinggir kolam,ia naik ke atas hingga tubuh nya benar-benar terlihat,masa bodoh dia melihat tubuh ku bukan kah dia suami ku seperti yang katakan tadi untuk apa ku malu,jika pergi ke pantai juga kami pakai bekini tapi tak seterbuka ini jadi hal yang wajar jika aku memakai pakaian seperti ini di kolam renang lagian tidak ada satu pun pria di sini kecuali dia,pikir Olivia.
"Sekali lagi jangan pakai pakian begini kau terlihat tidak memakai pakain"ucap Al menatap Olivia yang mendekati nya karna handuk Olivia tepat di samping Al.
"Di sini kan tidak pria jadi bebas saja memakai pakaian seperti apa pun"ucap Olivia mengambil handuk nya dan melilitkan nya ke tubuh nya.
"Aku juga pria nona Olivia dan kau tahu aku pria normal"ucap Al membuat Olivia terdiam menelan ludah nya kasar.
"Aku tidak akan memakai nya lagi"ucap Olivia cepat.
"Kenapa kau terlihat takut setelah aku mengatakan itu"tanya Al.
"Siapa yang takut"ucap Olivia mengelak padahal memang benar.
"Benarkah kau tidak takut"tanya Al berdiri dari duduk nya mendekati Olivia.
"Mau apa kau jangan mendekati ku"ucap Olivia berjalan mundur hingga ia berada tepat di tepi kolam selangkah saja ia bergerak ia akan tercebur kembali.
"Bukan kah tadi kau mengatakan tidak takut"ucap Al sudah berada di depan Olivia,ia menatap wajah cantik Olivia yang putih mulus tanpa ada cacat sedikit pun.
__ADS_1
"Jangan menapku seperti itu"cicit Olivia karna Aldino menatap nya begitu lekat membuat nyali nya menciut saja.