Istri Tak Di Anggap Tuan Muda

Istri Tak Di Anggap Tuan Muda
Bab 14


__ADS_3

Di lantai atas sepasang mata yang terus memperhatikan salah satu di antara mereka yang masih asyik bercanda di pondok tersebut mengepalkan tangan nya kuat,mata nya menajam serta aura nya yang dingin membuat orang di sekitar nya meneguk kudah mereka kasar.


"Kita kembali"ucap Al dingin segera beranjak dari duduk nya berjalan meninggalkan cafe tersebut lebih dulu menuju mobil nya.


"Dia kenapa"tanya Dinda pada Arga.


"Mana aku tahu"ucap Arga berjalan meninggalkan tempat tersebut setelah membayar makanan mereka.


Kedua orang tersebut berlari mengejar Al yang sudah berada di dalam mobil lebih dulu ,tanpa berkata Arga segera melajukan mobil tersebut meninggalkan cafe menuju perusahaan kembali.


Sepanjang jalan Arga maupun Dinda tak ada yang berani berbicara karna suasana di dalam mobil tersebut terasa mengerikan dan menyeramkan,apalagi di lihat dari wajah Al yang seperti tak bersahabat yang mereka sendiri tak tahu apa penyebab nya.


Sampai di perusahaan Al keluar dari dalam mobil dan masuk ke dalam dengan langkah lebar menuju ke ruangan nya.


"Jangan biarkan siapa pun menganggu ku"ucap Al sebelum masuk ke dalam pada Arga.


"Baik tuan"ucap Arga patuh.


Al duduk di kursi kebesaran nya melepaskan jas nya dan melemparkan kan nya ke sofa,ia melonggarkan dasi nya yang entah kenapa terasa mencekik nya.


"Sial"umpat Al masih memikirkan tentang Olivia yang terlihat akrab dengan lelaki lain di sana.


"Kau jangan seperti orang bodoh Aldino,biarkan dia melakukan apapun dan dekat dengan siapa pun kau tak memiliki urusan dengan wanita itu meski ia istri mu,anggap saja dia tidak ada"guman Al menggeleng kan Kepala nya pelan.


Menjelang sore Al pulang ke rumah menggunakan mobil nya sendiri,tak lama ia sampai di rumah segera masuk ke dalam kamar nya dan melihat Olivia telah duduk santai di sofa seketika wajah nya berubah menjadi dingin dan kesal.


"Sudah pulang"tanya Olivia.


"Kau lihat bagaimana"ucap Al ketus.


"Aku hanya bertanya saja"ucap Olivia.


"Kau kemana seharian ini"tanya Al membuat kening Olivia mengerut bingung dengan pertanyaan tersebut.


"Hanya jalan-jalan saja"ucap Olivia.


Al pun masuk ke dalam kamar mandi membersihkan tubuh nya,Olivia sendiri segere menyiapkan pakaian untuk Al selesai Olivia kembali duduk di sofa memainkan ponsel nya.


Saat asyik memainkan ponsel nya ada panggilan yang masuk dengan cepat Olivia meninggalkan kamar tersebut pergi ke taman belakang agar tak ada orang yang mendengar pembicaraan nya.


"Hallo"ucap Olivia.


"Hallo nona ada informasi penting"ucap Clara di seberang sana.


"Katakan saja"ucap Olivia.

__ADS_1


"Dua minggu lagi acara perusahaan nona bagaimana menurut nona"ucap Clara.


"Lakukan saja seperti biasa nya aku akan datang ke acara itu"ucap Olivia.


"Kita akan melakukan nya di mana nona"tanya Clara.


"Lakukan di hotel saja buat acara nya menjadi meriah karna aku akan memberikan kejutan untuk mereka"ucap Olivia.


"Baik nona"ucap Clara.


Olivia mematikan sambungan telpon tersebut menatap lurus ke depan,entah apa yang di pikirkan nya hanya ia yang tahu.


Ia pun beranjak dari taman untuk kembali ke kamar namun langkah nya terhenti saat melihat Alya yang tertawa cekikikan di ruang tamu menatap ponsel nya,sesekali ia mengetik pesan di sana membuat Olivia tiba-tiba penasaran.


"Kau sedang apa sendirian di sini Alya cekikikan segala"ucap Olivia langsung duduk di samping Alya.


"Kakak ipar mengejutkan ku saja"ucap Alya.


"Salah sendiri kau asyik dengan ponsel mu sambil cekikikan,kau sedang membalas pesan pacar mu"tebak Olivia.


"Yee kakak ipar mah sok tahu begitu"ucap Alya.


"Benarkah"ucap Olivia.


"Teman apa pacar"goda Olivia.


"Teman kak, Alya tidak di izinkan pacaran dulu kak"ucap Alya.


"Bagus lah,sekolah dulu yang benar baru pacaran"ucap Olivia.


"Kakak ipar memang dulu umur berapa punya pacar"tanya Alya.


"Kakak tidak mempunyai pacar dan tidak pernah pacaran"ucap Olivia jujur karna memang ia tidak pernah pacaran.


"Mana mungkin kakak tidak mempunyai pacar kakak cantik begini"ucap Alya tak percaya.


"Benar kakak tidak punya pacar,kakak menghabiskan waktu kakak untuk hal berguna sayang waktu nya jika di gunakan tidak berguna seperti pacaran"ucap Olivia.


"Jadi kakak tidak pernah jatuh cinta"tanya Alya penasaran.


"Hanya sekedar mengagumi saja"ucap Olivia.


"Apakah dia tampan kak"tanya Alya kebetulan ia melihat Al mendekati mereka jadi ia ingin mengerjai kakak nya dan melihat bagaimana reaksi sang kakak.


"Sangat tampan,dia juga lelaki yang baik dan penyayang"ucap Olivia.

__ADS_1


"Lalu sekarang dia di mana kak"tanya Alya.


"Dia ada di luar kota"ucap Olivia.


"Ohhh jadi kakak tidak pernah bertemu dengan nya lagi dong"ucap Alya.


"Kami memang tidak pernah bertemu lagi sejak lulus kuliah tapi kami masih saling berhubungan baik"ucap Olivia di angguki Alya.


"Saat kuliah dulu pasti banyak yang menyukai kakak ipar"tanya Alya.


"Begitu lah"ucap Olivia.


"Mama dan papa kemana"tanya Olivia tak melihat mertua nya.


"Mereka ada di luar kota kak tadi siang berangkat"ucap Alya.


Ponsel Olivia kembali berdering membuat nya menatap ponsel milik nya,ia segera mengangkat nya dengan perasaan cemas karna yang menghubungi nya bik Inah.


"Hallo bik"ucap Olivia.


"Nak Oliv ke rumah sakit sekarang nenek masuk rumah sakit lagi"ucap bik Inah membuat jantung Olivia berdegup kencang.


"Rumah sakit mana bik"tanya Olivia cemas.


"Rumah sakit xxx"ucap bik Inah.


"Oliv akan segera ke sana"ucap Olivia bangkit dari duduk nya.


"Kenapa kak"tanya Alya.


"Nenek kakak masuk rumah sakit kakak pergi dulu"ucap Olivia berlari menuju kamar untuk mengambil tas nya dan kunci mobil yang tadi ia bawa ke kamar.


Alya yang mendengar nya segera berlari ke ruang kerja Aldino saat Al mendengar ucapan Olivia tadi ia berbalik menuju ruang kerja nya.


"Kak Al"ucap Alya membuka pintu ruang kerja Al dengan keras serta nafas ngos-ngosan.


"Kau kenapa"tanya Al datar.


"Itu kak nenek nya kak Oliv masuk rumah sakit dia sedang bersiap di kamar pergi ke sana"ucap Alya.


Al segera bangkit dari duduk nya berjalan cepat menuju kamar nya dan Olivia,ia melihat Olivia yang panik dan cemas sedang mengambil tas nya dan kunci mobil.


"Aku akan mengantar mu ke rumah sakit"ucap Al datar.


"Iya"ucap Olivia segera berjalan keluar kamar bersama Al,kedua nya segera menuju mobil dan masuk ke dalam,Al segera mengemudikan mobil nya menuju rumah sakit di mana nenek Olivia di rawat.

__ADS_1


__ADS_2