Istri Terbaik Untuk Adrian

Istri Terbaik Untuk Adrian
Bab 13


__ADS_3

Sampai di rumah Liona, Adrian tidak mau berlama-lama di sana. Adrian takut jadi omongan orang, apalagi Liona tinggal sendirian. Adrian langsung pulang ke rumahnya.


Sampai dirumah Adrian langsung menuju kamarnya di atas mengambil handuk dan mandi. Sementara itu Aruna lagi masak nasigoreng untuk makan malam.


Sehabis mandi Adrian merasa lapar karena tadi di kafe makan sedikit, Ia turun kebawah menuju meja makan. Di meja makan sudah tersedia nasi goreng dengan telur. Adrian langsung mengambil piring dan menyantapnya.


"Kenapa Mbok Rahmi masakannya mirip sekali dengan masakan Bu Aina?",batin Adrian.Mbok Rahmi tiba-tiba datang membawa teko dan gelas.


"Mbok.Belajar masak dari bu Aina ya?",tanya Adrian sambil mengunyah makanan.


"Nggak Tuan",jawab Mbok Rahmi sambil menaruh teko dan gelas.


"Kenapa masakan Mbok mirip dengan masakan bu Aina?",tanya Adrian sambil menyuap makanan.


"Oh.. ini yang masak Aruna tuan",jawab Mbok Rahmi. Adrian lalu tersedak makanan,Mbok Rahmi memberinya air dan Adrian minum.


"Pantas saja rasa masakannya seperti masakan bu Aina",batin Adrian.Aruna lalu datang untuk makan malam.Adrian cepat-cepat menghabiskan makanannya karena tidak mau makan bersama Aruna.


"Mas.Aku mau tanya tadi kamu dari mana?",tanya Aruna.Aruna penasaran karena Adrian pergi tanpa pamit padanya.


"Kamu tidak perlu tahu",ucap Adrian ketus sambil berdiri.Aruna menundukkan kepalanya sambil tersenyum kecil dengan perasaan kecewa karena Adrian tidak mau jujur padanya.Adrian lalu menuju kamarnya diatas.


Aruna lalu menyantap makan malamnya bersama Mbok Rahmi.Sesudah itu Aruna membantu Mbok Rahmi membereskan meja makan. Setelah beberea Aruna menuju kamarnya dan mandi karena Aruna merasa gerah.


Adrian di kamarnya masih belum tidur, Adrian tengah membaca buku.Saat membaca tiba-tiba Adrian kebelet buang air, Adrian menuju kamar mandi di dalam kamarnya ternyata kran airnya rusak.Adrian lalu ke kamar mandi yang ada diluar kamarnya.


Kamar mandi di luar kamar Adrian tidak jauh dari kamar Aruna. Sesudah dari kamar mandi,Adrian kembali ke kamarnya dengan melewati kamar Aruna.Adrian melihat pintu kamar Aruna sedikit terbuka,Adrian mendekatinya dan melihat ke dalamnya. Betapa kagetnya Adrian melihat Aruna telanjang bulat hanya mengenakan celana dalam.


"Astaga... apa yang dia lakukan?Kenapa dia tidak menutup pintu kamarnya?Bagaimana kalau ada orang lain di rumah ini?,Ehmm.. Tapi di pikir-pikir dia menggoda juga",batin Adrian.


"Enggak...!Enggak...!Enggak...! aku tidak boleh tertarik padanya.",batin Adrian lagi sambil menaruh kedua tangannya di kepala dan menggelengkannya dan menuju kamarnya. Aruna merasa ada yang mengintipnya cepat-cepat mengenakan pakaiannya dan menutup pintu.

__ADS_1


Dikamar Adrian mengantuk dan ingin tidur.Adrian mencoba lagi tidur sendiri tapi Adrian tidak bisa tidur sendiri.Padahal Adrian besok harus ke kantor,Adrian pergi ke kamar Aruna dan kebetulan Aruna tidak mengunci kamarnya.


Adrian langsung masuk ke dalam kamar Aruna dan tidur di sebelahnya.Adrian membalikkan badannya tanpa sengaja Adrian melihat belahan dada Aruna.Aruna memang memakai pakaian terbuka karena dia berpikir hanya tidur sendiri.Adrian lalu membalikkan badannya lagi kearah berlawanan karena dia tidak ingin tergoda. Adrian berusaha menahannya hawa nafsunya terhadap Aruna sebab dia akan meninggalkan Aruna dan menikahi Liona.


Aruna malah membalikkan badannya dan memeluknya Adrian dengan erat dari belakang. Adrian lalu merasakan 2 bola Aruna yang kenyal dari pungungnya.Adrian memejamkan matanya dan tidur karena tidak mau berpikiran aneh-aneh


***


Pagi harinya Aruna bangun dan merasa ada yang aneh dengan gulingnya.Aruna kaget bahwa yang dia peluk Adrian bukan guling. Aruna lalu menutupi dirinya dengan selimut dan tarikan selimut itu membuat Adrian terbangun.Adrian lalu duduk dan melihat Aruna menatapnya dengan tajam.


"Kenapa kau menatapku seperti itu?",tanya Adrian datar.Aruna menundukkan kepalanya dan semakin menarik selimutnya.


"Tenang saja aku tidak menyentuhmu,justru aku harus protes padamu karena kamu memelukku semalaman",ucap Adrian ketus sambil berdiri dan keluar dari kamar Aruna menuju kamarnya.


Adrian keluar dari kamarnya,Aruna cepat-cepat mengganti pakaiannya dan turun kebawah untuk masak. Di dapur Mbok Rahmi sudah menyiapkan bahan makanan yang di pesan Aruna semalam.Aruna tinggal langsung memasaknya,Aruna memasak capjay dan ayam goreng. Selesai masak Aruna kembali ke kamarnya dan mandi.


Adrian sudah siap dengan baju kantornya turun kebawah untuk sarapan. Adrian menyantap sarapanya,sesudah itu pergi ke kantornya tanpa pamit pada Aruna.


***


Dikantor Pak Hamzah memperkenalkan Adrian pada seluruh karyawannya.


"Semuanya yang ada di sini perkenalkan ini Pak Adrian Ray Surendra.Mulai sekarang dia akan memimpin perusahaan ini",ucap Pak Hamzah memperkenalkan Adrian pada staffnya.


"Selamat datang dan selamat bekerja Pak Adrian",jawab salah satu karyawan mewaklili seluruh karyawan.


"Terimakasih dan mohon kerjasamanya",balas Adrian sambil tersenyum.


Pak Hamzah lalu mengantar Adrian ke ruangannya.Pak Hamzah memberikan sedikit pengarahan pada Adrian.Saat Pak Hamzah keluar ruangan,Adrian mulai mengerjakan pekerjaanya.


Pada jam makan siang,Adrian mau keluar kantor menemui Liona tapi dipanggil Pak Hamzah.

__ADS_1


"Adrian.Kamu mau kemana?",tanya pak Hamzah heran Adrian tiba-tiba mau keluar kantor.


"Mau ketemu Liona",jawab Adrian keceplosan sambil menepuk bibirnya pelan.


"Aduh.Gawat bisa diomeli sama paman",batin Adrian sambil membalikkan badannya.


"Mau ketemu Liona,Adrian kamu tidak boleh menemuinya lagi dia itu bukan wanita baik-baik. Lagipula kamu itu sudah memiliki istri jadi kamu harus menjaga perasaan istri kamu",ujar Pak Hamzah marah pada Adrian mau selingkuh dari Aruna.


Adrian tidak terima Pak Hamzah mengatakan Liona bukan wanita baik-baik. Adrian tahunya kalau Liona wanita baik bahkan Liona tulus mencintainya.


"Paman.Liona itu wanita baik-baik bahkan aku akan menikahinya",balas Adrian dengan lantang.


"Menikah... Adrian kamu buka matamu dan lihat baik-baik Liona itu perempuan baik atau bukan.Paman tidak mau kamu menyesal nantinya memilih menikah dengan Liona",ujar Pak Hamzah dengan geram dengar keputusan Adrian.


"Aku tidak akan menyesal Paman",jawab Adrian ketus.Adrian lalu meninggalkan Pak Hamzah. Pak Hamzah mengelus dadanya melihat sikap Adrian.


Adrian keluar dari kantornya menuju salon tempat Liona nyalon.Sampai di depan salon karena Adrian terburu-buru takut Liona marah padanya,tanpa sengaja dia menabrak seorang pria.Barang pria itu jatuh berserakan, Adrian lalu membantunya membereskan barangnya dan meminta maaf.Namun ada yang membuat dia terkejut di salah satu barang pria itu terselip foto Liona.


"Mas.Kenal dengan wanita ini?",tanya pria itu. Pria itu merasa Adrian mengenal wanita yang ada didalam foto itu.


"Maaf.Bapak ada hubungan apa dengan wanita di foto ini?",tanya Adrian kepo.


"Saya adik iparnya.Wanita di foto ini istri kakak saya dan saat ini saya sedang mencarinya karena dia telah tega meracuni kakak saya dan membawa semua hartanya. Saya ingin dia bertanggung jawab atas perbuatannya",ujar pria itu panjang lebar. Adrian shock mendengar perkataan pria itu dan tidak percaya kalau Liona sejahat itu.


"Apa Bapak memiliki buktinya?",tanya Adrian.Adrian ingin melihat bukti kejahatan Liona.


"Ada tapi buktinya sudah saya serahkan ke polisi",jawab pria itu. Adrian kecewa dengan Liona,padahal Adrian telah memberikan Liona kesempatan kedua tapi Liona ternyata wanita berhati busuk.


"Kenapa bisa begini? aku telah memilih wanita yang salah.Aku telah menyia-nyiakan wanita yang tulus mencintaiku. Aku harus minta maaf pada Aruna.",Batin Adrian.


"Maaf Pak. Kalau Bapak tahu keberadaan wanita itu,tolong beritahu saya karena wanita itu sangat pintar bersembunyi sehingga sulit ditemukan!",pinta pria itu.

__ADS_1


__ADS_2