Istri Terbaik Untuk Adrian

Istri Terbaik Untuk Adrian
Bab 30


__ADS_3

Besoknya di kantor saat kekamar mandi,Mila melihat Aruna muntah-muntah.Aruna muntah-muntah sampai perutnya sakit,wajah Aruna juga terlihat sangat pucat.


"Aruna.Wajah kamu pucat banget, Seharusnya kamu itu enggak usah kerja dulu kalau masih sakit",ucap Mila sambil membantu Aruna kembali ke mejanya.


"Tadi waktu kesini aku enggakpapa kok. Tiba-tiba aja aku mual lagi",jawab Aruna.


"Sebentar ya aku buatin air jahe biar rasa mual kamu berkurang.",ucap Mila.Mila lalu ke pantry membuat air jahe untuk Aruna. Beberapa menit kemudian Mila kembali dengan membawa segelas air jahe hangat.


"Ini kamu minum dulu air jahenya!",pinta Mila sambil memberikan gelas ke Aruna. Aruna lalu meminumnya sedikit demi sedikit.


"Makasih Mil.Aku udah sedikit enakan",ucap Aruna sambil menaruh gelas dimeja.


"Iya sama-sama.Kalau begitu aku mau kembali kerja lagi",ucap Mila. Mila lalu kembali keruangannya untuk bekerja.


Diruangan Randy, Randy kesal Mila lama sekali ke kamar mandinya padahal dia sangat membutuhkan berkas yang mila kerjakan.


"Kamu kenapa lama sekali kekamar mandi?",tanya Randy kesal sambil membaca berkas.


"Maaf Ran. Tadi aku habis bantuin Aruna dulu. Aruna muntah-muntah dikamar mandi",ucap Mila sambil duduk.


"Aruna masih sakit?Kenapa dia masuk kerja kalau sakit?",gumam Randy.Randy lalu meminta berkas yang dia butuhkan pada Mila.


Sementara itu Adrian diruangannya mendapat telfon dari Bu Aina.


Adrian:Ada apa Bunda telfon Adrian?


Bu Aina:Adrian kok beberapa hari ini Aruna enggak nelpon Bunda?


Adrian:Maaf Bunda.Mungkin karena Aruna sibuk kerja apalagi sekarang dia lagi sakit.


Bu Aina:Sakit apa Adrian?


Adrian:Sudah beberapa hari ini Aruna mual dan muntah-muntah terus yang bikin Adrian bingung dia bertingkah aneh.


Bu Aina:Bertingkah aneh gimana?


Adrian:Suka marah-marah,kadang tiba-tiba nangis terus dia jadi sering tidur dikantor.

__ADS_1


Bu Aina:Adrian memangya Aruna hamil?


Adrian:Hamil??


"Masa Aruna hamil, Kalau dia beneran hamil berarti aku bakal jadi Ayah",batin Adrian. Adrian lalu membayangkan kalau dia dipanggila Ayah sama anaknya.


Bu Aina:Soalnya ciri-cirinya kayak orang hamil.Untuk memastikannya lebih baik kamu bawa dia kerumah sakit.


Adrian:Iya Bunda. Nanti Adrian ajak Aruna periksa.


Bu Aina:Ya sudah Bunda tunggu kabarnya ya.


Adrian:Iya Bunda,Adrian nanti kabari Bunda.


Adrian lalu menutup telfonnya dan keluar dari ruangannya. Tanpa sengaja dia mendegar salah satu karyawan berbicara tentang Aruna.


"Aruna seperti orang hamil dikit-dikit buang air",ucap karyawan 1.


"Benar,Memang seperti tanda-tanda lagi hamil muda kalau liat tingkahnya",ucap karyawan 2.


Adrian jadi semakin tidak sabar untuk membawa Aruna check kerumah sakit. Tak lama kemudian Aruna muncul dari kamar mandi.


"Aku kan sudah bilang enggak... ",ucap Aruna belum selesai bicara.


"Kamu enggak boleh nolak pokoknya habis kantor kamu harus periksa kerumah sakit!",pinta Adrian meminta Aruna untuk mau periksa ke rumah sakit.


"Iya deh",ucap Aruna mengiyakan Adrian.


Siang sehabis makan siang Adrian dan Aruna ada meeting penting. Di ruang meeting Aruna tampak gelisah karena mual.Adrian lalu mempercepat meetingnya agar Aruna bisa istirahat. Selesai meeting saat semua karyawan keluar dari ruang meeting tiba-tiba Aruna merasakan sakit perut yang luar biasa.


"Mas.Perut aku sakit banget, kepala aku juga pusing",ucap Aruna sambil memegangi perutnya.


"Ya ampun sayang badan kamu juga panas. Kita kerumah sakit sekarang!",pinta Adrian sambil membopong Aruna. Adrian kawatir kalau memang Aruna hamil takutnya terjadi sesuatu pada kandungannya. Saat keluar dari ruangan meeting,Aruna tiba-tiba Aruna pingsan.Adrian semakin panik,Adrian langsung mengendong Aruna dan membawanya kerumah sakit. Mila dan Randy juga khawatir dengan Aruna.


Di rumah sakit Aruna masuk UGD,Aruna diperiksa dokter.Adrian di luar ruang UGD sangat kawatir pada Aruna.Tak lama kemudian dokter keluar dari UGD.


"Bagaimana dok keadaan istri saya?",tanya Adrian.

__ADS_1


"Istri bapak baik-baik saja. Untung segera dibawa kerumah sakit jadi kandungannya masih bisa di pertahankan karena istri bapak mengalami pendarahan ringan. Kalau bisa istri bapak jangan sampai kelelahan, stress, ataupun moodnya jadi tidak bagus. Itu bisa membahayakan kandungannya,apalagi kandungan istri bapak masih muda usia sekitar 4 minggu.Lebih baik untuk saat ini istri bapak harus dirawat dulu disini sampai pulih kembali",ujar dokter panjang lebar.


"Jadi Aruna benar-benar hamil, Aku jadi mengerti penyebab ke anehannya akhir-akhir ini.Seharusnya aku bisa membuatnya untuk mau dibawa kerumah sakit. Kejadiannya pasti tidak akan seperti ini",gumam Adrian.


"Maaf Pak, istri bapak sudah bisa di lihat di ruangannya",ucap dokter.Dokter lalu meninggalkan Adrian, Adrian juga menuju ruangan Aruna.


Diruangan Aruna,Adrian senang melihat Aruna sudah membaik. Adrian juga senang atas kehamilan Aruna.


"Mas.Kenapa kamu kelihatan senang?",tanya Aruna.


"Kamu itu lagi hamil",jawab Adrian dengan senang.


"Aku Hamil??",jawab Aruna dengan senang. Aruna lalu mengusap perutnya yang datar.


"Iya... ",jawab Adrian.


"Mas.Aku minta maaf ya sudah marah-marah sama kamu tadi",ucap Aruna sambil cemberut. Sebenarnya tadi waktu makan siang Aruna pengen makan soto daging tapi tempatnya jauh dari kantor. Adrian tidak bisa menuruti permintaan Aruna karena setelah makan siang akan ada meeting penting.Aruna lalu marah pada Adrian sehingga membuat Adrian kesal padanya.


"Seharusnya aku yang minta maaf karena aku tidak mau memenuhi permintaan kamu sayang",jawab Adrian.Adrian lalu mencium bibir Aruna.


"Mas.Aku mau pulang!",pinta Aruna.


"Kamu nggak boleh pulang dulu sayang, kamu harus di rawat dulu disini sampai kamu benar-benar sehat",jawab Adrian.


"Iya Mas",ucap Aruna.


"Tadi kamu bilang pengen soto daging gimana kalau aku beliin sekarang?",tanya Adrian.


"Beneran Mas",jawab Aruna dengan wajah yang senang.


"Iya dong.Aku enggak mau kalau bayi kita ngileran",ucap Adrian sambil mengelus perut Aruna. Aruna lalu mengecup pipi Adrian karena Adrian mau membelikannya soto. Adrian lalu pergi mencari soto yang diinginkan Aruna.


Beberapa jam kemudian Adrian kembali membawa sotonya. Aruna tidak sabar memakannya sehingga membuatnya menelan ludah. Adrian meminjam mangkuk di dapur rumah sakit dan memindahkan sotonya ke mangkuk.


"Nih sotonya kamu makan ya sayang!",ucap Adrian sambil menaruh mangkuk soto dimeja dorong.


"Mas.Aku mau kamu suapin boleh ya!",pinta Aruna sambil merangkul tangan Adrian. Adrian lalu menyuapi Aruna.

__ADS_1


"Mas.Sotonya enak banget,coba kamu makan, sini aku suapin",ucap Aruna lalu menyuapin Adrian. Aruna dan Adrian lalu saling suap suapan.


__ADS_2