Istri Terbaik Untuk Adrian

Istri Terbaik Untuk Adrian
Bab 19


__ADS_3

Besoknya sehabis kerja Adrian dan Aruna langsung pergi ke desa Aruna.Sampai di desa mereka mampir dulu ke KUA karena mereka mau mengambil buku nikah.


Di KUA Adrian dan Aruna antri menunggu panggilan.Selang satu jam nama mereka dipanggil,mereka masuk di suruh menandatangani buku nikah.Habis itu buku nikahnya bisa mereka ambil.


Habis dari KUA,Adrian dan Aruna mampir kerumah orangtua Aruna.


"***...",ucap Aruna. Bu Aina lalu menjawab salamnya dan membuka pintu.


"Eh.. Adrian...Aruna. Kenapa tidak telefon kalau mau kesini?",tanya Bu Aina.Aruna dan Adrian lalu salim.


"Biar enggak merepotkan Bunda.Sebenarnya kita dari KUA ambil buku nikah jadi sekalian mampir",jawab Aruna sambil masuk kedalam rumah mengikuti Bu. Aina


"Bunda senang kalau pernikahan kalian sudah resmi secara hukum",balas Bu Aina sambil mempersilakan duduk Aruna dan Adrian.


"Iya Bunda",jawab Aruna.


"Kalian mau minum bunda ambilkan?mau teh? kopi atau air putih?",Bu Aina menawarkan minum pada Adrian dan Aruna.


"Minum air putih aja Bunda",jawab Adrian.Bu Aina ke dapur dan ikuti oleh Aruna.Aruna membantu Bu Aina mengambil air minum.Mereka lalu kembali dengan membawa air minum.


"Bunda. Ayah belum pulang?",tanya Adrian. Adrian tidak sabar ingin membicarakan tentang pesta pernikahan.


"Paling sebentar lagi pulang",jawab Bu.Aina.Sepuluh menit kemudian Pak Hilman datang,karena sudah malam Bu.Aina mengajak Adrian dan Aruna makan malam bersama.


Setelah makan malam Adrian dan Aruna langsung mengutarakan rencana mereka membuat pesta pernikahan pada orangtua Aruna.


"Kalau memang itu mau kalian Bunda setuju aja",ucap Bu Aina.Bu.Aina hanya ingin yang terbaik buat Aruna.


"Ayah juga sependapat dengan Bunda",ucap Pak Hilman sambil menyeruput kopi.


"Sudah aku bilang orangtua kamu pasti setuju",ucap Adrian sambil menatap Aruna.Aruna tersenyum kecil pada orangtuanya.


Malam semakin larut,Bu.Aina menyuruh Adrian dan Aruna menginap karena terlalu bahaya nyetir malam-malam.


"Gimana Mas?",tanya Aruna.Adrian mengiyakan untuk menginap karena kebetulan besok hari minggu dan kantor libur. Untungnya juga Aruna masih meninggalkan sedikit pakaian di lemarinya.Adrian juga selalu membawa pakaian di bagasi mobilnya,jadi mereka bisa mandi.


Adrian dan Aruna lalu menuju kamar Aruna yang dulu mereka tempati. Di kamar Adrian dan Aruna langsung mandi bergantian. Sehabis mandi Adrian menginginkan Aruna melayaninya.


"Mas.Jangan sekarang ya!",pinta Aruna sambil menyelimuti dirinya dan membalikkan badanya dari hadapan Adrian.

__ADS_1


"Kenapa sayang?",tanya Adrian yang sangat ingin melakukannya lagi.Pikiran Adrian sudah dipenuhi dengan hasrat dan nafsu.


"Aku takut hamil sebelum pesta pernikahan kita. Aku malu kalau memakai baju pengantin dengan perut membuncit",jawab Aruna.


"Kamu ada benarnya juga sayang",balas Adrian.Adrian lalu tidur sambil memeluk Aruna.


***


Pagi harinya Aruna bangun dan ikut Bu Aina belanja ke pasar. Pulang dari belanja mereka langsung memasak.Aruna dan Bu Aina masak semur daging dan mie goreng.Aroma masakannya sampai tercium dari kamar Aruna dan membuat Adrian terbangun.Adrian lalu menuju meja makan untuk sarapan.


"Mas.Mandi dulu baru sarapan!",pinta Aruna sambil menata meja makan.


"Iya deh",jawab Adrian sambil menaruh kembali centong nasinya.Adrian berdiri mau jalan kekamar mandi,tapi ia berbalik karena ingin mengajak Aruna mandi bersama.


"Ada apa Mas kok nggak jalan?",tanya Aruna.


"Kita mandi bersama lagi yuk!",ajak Adrian sambil tersenyum nakal.


"Nggak mau",jawab Aruna sambil menaruh gelas. Adrian lalu menarik tangan Aruna ke kamar.


"Mas mandi sendiri aja!",pinta Aruna menolak mandi bersama Adrian.Adrian tidak mengubrisnya tapi langsung membawa Aruna kekamar mandi.Aruna berusaha keluar dari kamar mandi tapi Adrian menahannya.


Aruna melepaskan pakaiannya,Adrian juga melepaskan pakaiannya.Rumah Aruna tidak ada Bath Up jadi mereka hanya bisa mandi biasa pakai gayung.


Adrian lalu menggosok badan Aruna tapi Adrian malah nafsu pada Aruna.Adrian menyandarkan Aruna ketembok,mencekal tangannya dan melahap bibir Aruna.Adrian juga memasukkan miliknya ke milik Aruna.Membuat Aruna merasa tidak nyaman.


"Mas.Hentikan...Mas!",pinta Aruna memohon Adrian menghentikannya.Aruna tidak mau hamil duluan sebelum pesta pernikahannya.


"Sebentar saja!",pinta Adrian sambil beraksi.Adrian tidak melepaskan Aruna tapi semakin ganas.


"Mas.Aku mohon berhenti!",pinta Aruna sambil melepaskan tangannya dari cengkeraman Adrian.


"Baiklah.Aku minta maaf,aku tidak bisa menahannya tadi",ucap Adrian sambil melepaskan Aruna.Adrian dan Aruna lalu membersihkan diri dan mengenakan pakaian. Setelah itu keluar menuju meja makan untuk sarapan.


Didapur Pak Hilman dan Bu Aina baru saja selesai makan. Mereka tadi sudah menunggu Adrian dan Aruna tapi karena lapar jadi makan duluan.


"Kalian mandi lama sekali?",tanya Bu Aina bingung.Bu.Aina juga melihat ada keanehan dengan penampilan Aruna yang kusut.


"Itu Bunda tadi di kamar mandi ada kecoa",jawab Aruna ngeles.Bu Aina tersenyum kecil karena tahu Aruna pasti berbohong padanya. Bu Aina berpikir pasti mereka telah melakukannya.

__ADS_1


"Yah sebentar lagi kita akan momong cucu",ucap Bu Aina nyindir Aruna dan Adrian.Adrian dan Aruna kaget dengan perkataan Bu Aina.Mereka jadi gugup dan saling menatap.


"Kalau memang begitu pesta pernikahan kalian harus di percepat",ucap Pak Hilman sambil minum kopi.Pak Hilman tidak mau kalau Aruna hamil duluan sebelum pesta pernikahannya.


"Iya",jawab Adrian.


"Sudah kalian makan dulu nanti ke buru dingin!",pinta Bu Aina sambil membereskan piringnya dan piring Pak Hilman.


"Iya Bunda",jawab Aruna.Aruna dan Adrian lalu menyantap sarapannya.


Sehabis sarapan mereka pamit pulang ke kota.Saat Aruna dan Adrian pergi tiba-tiba ada tetangga Bu Aina menghampiri Bu Aina.


"Bu.Itu tadi Adrian suami Aruna yang gila?",tanya Bu mimin tetangga Bu Aina.Bu.Mimin heran melihat Adrian yang sudah seperti orang normal.


"Iya Bu",jawab Bu Aina sambil tersenyum kecil.


"Wahh... Sekarang tampilan beda jadi lebih ganteng dan keren",Balas Bu Mimin.


"Makasih Bu.Saya masuk dulu",jawab Bu Aina sambil masuk ke dalam rumahnya.


***


Siangnya di rumah Adrian,Adrian memikirkan rencana pesta pernikahannya. Di mulai dari foto prewedding.


"Aruna kamu mau foto prewedding seperti apa?",tanya Adrian sambil menunjukkan beberapa contoh preweeding yang dia dapatkan dari internet.


"Mas.Memangnya kita perlu foto prewedding?",tanya Aruna sambil menyalakan TV


"Ya perlu lah. Sebagai kenangan tentang pernikahan kita",ujat Adrian.Adrian ingin memiliki foto pernikahannya dengan Aruna.


"Kalau begitu terserah Mas saja",balas Aruna.Aruna tidak bisa memilih karena semua foto yang ditunjukkan Adrian bagus.Adrian lalu memilih foto di studio untuk mempersingkat waktu. Kebetulan teman Adrian ada yang seorang fotografer.


Adrian lalu menghubungi temannya dan memintanya memotret preweddingnya. Teman Adrian mau dan Adrian janjian di hari yang tidak terlalu sibuk.Sesudah bicara dengan temannya, Adrian menutup telfonnya.Adrian lalu merasa lapar.


"Aruna kamu lapar nggak?",tanya Adrian sambil memainkan ponselnya.


"Lumayan... ",ucap Aruna sambil mengutak-atik remote TV mencari acara TV.


"Kalau makan sate ayam?",tanya Adrian sambil melihat menu makan di ojekfood.

__ADS_1


"Mau Mas",jawab Aruna.Adrian lalu memesan sate ayam di ojekfood. Beberapa menit kemudian pesanannya datang. Aruna lalu memindahkan satenya ke piring mereka juga membaginya ke Mbok Rahmi.Sehabis makan Aruna membantu Mbok Rahmi bersih -bersih rumah,sedangkan Adrian mengerjakan tugas kantornya karena masih banyak yang belum selesai.Apalagi besok ada beberapa yang harus di serahkan ke Klien.


__ADS_2