Istri Terbaik Untuk Adrian

Istri Terbaik Untuk Adrian
Bab 36


__ADS_3

Besoknya Aruna dan Adrian kembali kekota mendadak karena Adrian mendapatkan kabar kalau Pak Hamzah sakit.Randy juga tidak bisa mengurus kantor sendirian.Apalagi ada meeting penting yang mengharuskan Adrian untuk segera kekantor.


Sampai dikota Adrian langsung menuju kantornya. Aruna juga ikut bersamanya kekantor.


"Sayang... Kamu tunggu di sini sebentar aku ada urusan penting",ucap Adrian sambil mengambil beberapa berkas yang ada di mejanya.


"Iya Mas",ucap Aruna sambil duduk disofa.Adrian lalu meninggalkan Aruna diruangannya untuk meyelesaikan urusannya.


Sembari menunggu Aruna menyalakan Tv yang ada di ruangan Adrian. Tapi lama-lama Aruna merasa lapar iapun keluar dari ruangan Adrian mau menuju kantin. Tanpa sengaja Aruna bertemu Mila.


"Aruna kamu mau kemana?",tanya Mila yang kebetulan Mila habis dari kamar mandi.


"Aku mau kekantin,",ucap Aruna.


Aruna juga meminta Mila menemaninya kekantin.


"Gimana ya?",ucap Mila bingung karena bukan waktunya untuk istirahat.


"Cuma sebentar kok",ucap Aruna membujuk Mila untuk menemaninya.Mila lalu menemani Aruna kekantin.


Sampai dikantin Aruna lalu memesan makanan dua porsi.


"Kamu makan banyak banget",ucap Mila karena heran melihat Aruna memesan dua porsi makanan.


"Mil aku pesan dua porsi itu satu buat aku dan yang satunya buat kamu. Masa aku makan kamu enggak",ucap Aruna menjelaskan.


"Makasih Aruna.Jadi enggak enak aku sama kamu",ucap Mila.


"Iya sama-sama",ucap Aruna sambil senyum.


Sembari menunggu makanan datang,Aruna penasaran tentang hubungan Randy dan Mila.


"Mil...Kamu sama Randy gimana?",tanya Aruna.


"Randy lagi berusaha keras untuk memenuhi permintaan Ayah",ucap Mila.


"Memang Ayah kamu kasih persyaratan?",tanya Aruna.


"Iya... Randy harus bisa taekwondo",ucap Mila.


"Semoga dia berhasil ya!",ucap Aruna. Makanan mereka tiba-tiba datang,Aruna dan Mila lalu melahap makanannya.


Sementara itu Adrian yang kembali keruangannya kaget Aruna tidak ada di ruangannya.


"Aruna kemana?",gumam Adrian.


"Kenapa kak?",tanya Randy yang melihat Adrian kebingungan.

__ADS_1


"Aruna tadi aku suruh tunggu disini tapi sekarang enggak ada",ucap Adrian.


"Ke kamar mandi mungkin",ucap Randy. Adrian lalu menelepon Aruna tapi saat ditelepon ponsel Aruna ternyata tertinggal disofa. Adrian jadi panik takut terjadi sesuatu pada Aruna.


Adrian lalu mencari Aruna di sekitar kantor tapi Aruna belum ketemu.Randy juga membantu Adrian mencari Aruna tapi enggak ketemu.


"Sebentar aku coba telfon Mila,Mungkin Aruna ada sama Mila",ucap Randy. Randy lalu menelpon Mila dan Mila membenarkan kalau Aruna ada bersamanya.


"Kak.Aruna ada sama Mila di kantin ternyata",ucap Randy. Adrian langsung lega dengarnya. Adrian kemudian turun kebawah menuju kantin.


Sampai dikantin Adrian melihat Aruna sedang makan bersama Mila.


"Ya ampun sayang. Aku cari kamu dari tadi ternyata kamu makan disini",ucap Adrian.


"Maaf Mas. Habisnya aku lapar nunggu kamu lama",ucap Aruna.


"Ya sudah enggakpapa.Tapi lain kali ponsel kamu jangan sampai ditinggal lagi biar aku bisa hubungi kamu!pinta Adrian sambil memberikan ponsel ke Aruna.


"Astaga.Kenapa aku bisa lupa?",ucap Aruna.


"Mila... Sebaiknya kamu kembali kerja sekarang!",perintah Adrian.Mila lalu kembali kerja. Aruna juga ikut Adrian kembali keruangan Adrian.


Diruangan Adrian, Aruna duduk di sofa.


"Mas... Kita pulang sekarang yuk!",pinta Aruna.


Aruna diruangan Adrian kemudian merasa ngantuk dan tertidur disofa. Sedangkan Adrian diruangan lain mengadakan rapat bersama kliennya.


Beberapa jam kemudian rapat Adrian selesai dan Adrian kembali keruangannya. Diruangannya Adrian melihat Aruna tidur menyelimuti Aruna dengan selimut yang memang dia sediakan.Karena biasanya dulu Adrian suka tidur di kantor kalau lagi lembur.


Adrian lalu melanjutkan kerjanya selagi Aruna tertidur.


Sorenya Aruna terbangun karena merasa lapar dan haus.


"Mas... Masih lama?",tanya Aruna.


"Enggak kok. Kenapa sayang?",tanya Adrian sambil ngetik dilaptopnya.


"Aku lapar Mas",ucap Aruna sambil memegangi perutnya.


"Ya udah.Kita cari makan lalu pulang",ucap Adrian sambil membereskan mejanya. Adrian lalu menggandeng tangan Aruna menuju mobil dan membukakan pintu lalu jalan.


"Kamu mau makan apa sayang?",tanya Adrian sambil nyetir.


"Aku mau makan ikan goreng",ucap Aruna. Adrian lalu menuju restoran seafood.


Direstoran seafood Adrian memesan dua porsi ikan goreng dan nasinya serta dua air mineral. Setelah datang Aruna dan Adrian melahap habis makanannya.Sesudah itu mereka menyempatkan menjenguk Pak Hamzah dirumah sakit.

__ADS_1


***


Sampai dirumah sakit Adrian dan Aruna salim pada Pak Hamzah.


"Paman sakit apa?",tanya Adrian.


"Biasa Adrian penyakit orangtua diabetes",ucap Pak Hamzah.


"Pasti Paman suka sekali dengan yang manis-manis",ucap Adrian. Pak Hamzah tersenyum karena memang dia suka makanan manis.


"Paman sebaiknya menjaga pola makan Paman mulai sekarang",ucap Aruna.


"Memang Randy enggak pernah perhatikan Paman?",tanya Adrian.Adrian tahu kalau Randy memang suka mementingkan diri sendiri tapi Randy sangat sayang pada Ayahnya.


"Anak itu selalu sibuk sama urusan kantor dan pacarnya",ucap Pak Hamzah


"Biar nanti aku bilangin Randy buat jagain Paman",ucap Adrian.


"Terimakasih Adrian",ucap Pak Hamzah. Karena keasikan ngobrol sampai lupa waktu.Adrian melihat jam tangannya sudah malam.


"Maaf Paman. Aku harus pulang soalnya sudah malam",ucap Adrian.


"Iya enggakpapa.Paman mengucapkan banyak terimakasih karena kalian mau jenguk paman",ucap Pak Hamzah. Adrian dan Aruna lalu salim pada Pak Hamzah dan kemudian pulang.


Sampai dirumah Adrian menurunkan barangnya menuju kamar.Aruna mengikutinya dari belakang. Setelah membereskan barangnya,Adrian lalu membuatkan Aruna air hangat untuk mandi. Adrian tidak mau kalau Aruna sampai sakit.


"Sayang... Air hangatnya sudah jadi kamu mandi dulu sana!",pinta Adrian. Aruna lalu mengambil handuk tapi ia tidak segera kekamar mandi.


"Mas...Mandi bareng yuk!",pinta Aruna.Aruna tidak mau kalau Adrian sampai kemalaman mandinya.


"Beneran... ",ucap Adrian tidak percaya karena biasanya dia yang mengajaknya.


"Iya... ",ucap Aruna.Adrian lalu mandi bersama Aruna.


Sementara itu Randy dirumahnya menelepon Ayah untuk menanyakan tentang kondisinya.


"Ayah... Sekarang bagaimana keadaannya?",tanya Randy.


"Ayah sudah jauh lebih baik",ucap Pak Hamzah.


"Syukurlah. Maaf kalau Randy tidak kesana hari ini tapi besok pasti kesana",ucap Randy.


"Iya enggakpapa. Ayah disini juga ada temannya kok",ucap Pak Hamzah. Pak Hamzah berada dikamar yang khusus untuk dua orang jadi ada temannya.


"Ya udah Randy tutup telponnya Ayah istirahat",ucap Randy. Randy lalu menutup telfonnya.


sibuk membaca buku tentang taekwondo. Randy sangat serius mempelajari taekwondo.

__ADS_1


__ADS_2