
Besoknya Adrian bangun pagi sekali mau mengajak Aruna olahraga.
"Sayang bangun...!",pinta Adrian sambil menepuk tangan Aruna dengan pelan.
"Ini masih terlalu pagi Mas",ucap Aruna sambil menguap karena masih ngantuk.Aruna menarik selimutnya hingga menutupi wajahnya.
"Aku mau ajak kamu lari pagi.Ayo bangun!",pinta Adrian sambil menarik selimut Aruna.
"Iya ya Mas",ucap Aruna mengiyakan. Aruna dan Adrian lalu mengganti pakaiannya dengan pakain olahraga.
Aruna dan Adrian olahraga berlari keliling kompleks.Setengah jam kemudian Aruna merasa lelah dan ia meminta Adrian untuk berhenti berlari.Mereka berhenti di sebuah taman yang ada di tengah kompleks.
"Mas.Aku capek",ucap Aruna sambil memegang lututnya.
"Ya udah kita istirahat disitu aja!",pinta Adrian sambil menunjuk kearah bangku kosong di taman.
"Mas.Aku haus",ucap Aruna sambil memegang lehernya.Kebetulan ada orang jualan minuman lewat, Adrian lalu membeli dua botol air.
"Ini Minum!",pinta Adrian sambil memberikan sebotol air ke Aruna. Adrian lalu juga minum.
"Sayang. Kamu mau pulang?",tanya Adrian sambil menutup tutup botol.
"Iya Mas.Udah enggak sanggup lagi lari",ucap Aruna yang masih capek. Mereka lalu pulang kerumah, sampai di rumah Adrian dan Aruna rebahan sebentar.Sesudah itu mereka bersiap-siap ke kantor.
Sementara itu Randy pagi-pagi ke rumah Mila buat minta maaf sama Ayah Mila.Randy merasa belum lega hatinya kalau belum dapat maaf dari Ayah Mila. Sekalian mau mengajak Mila bareng ke Kantor.
"Kamu lagi.Mau apa kamu kesini?",tanya Ayah mila ketus.
"Ini saya bawakan semur jengkol buat om",ucap Randy sambil memberikan bungkusan.
"Maksud kamu apa kasih saya semur jengkol? Mau minta maaf?",tanya Ayah Mila ketus.
Randy menundukkan kepalanya takut pada Ayah Mila yang galak. Randy mengira bahwa Ayah Mila tidak aka memaafkannya.Ayah Mila melihat Randy ketakutan,jadi tidak tega.Ayah Mila berpikir kalau Randy tulus minta maaf.
"Ya sudah.Saya maaf kan",ucap Ayah Mila sambil mengambil bungkusan Randy.
"Beneran Om?",tanya Randy sambil menaikkan wajahynya. Ayah mila mengiyakannya dan tiba-tiba Mila keluar.
"Randy.Kamu kenapa pagi-pagi kesini?",tanya Mila.
"Aku... ",Randy belum selesai bicara dipotong sama Ayah Mila.
"Kamu mau ke kantor?",tanya Ayah Mila. Mila heran Ayahnya masih aja ketus sama Randy.
"Iya Yah",jawab Mila.
__ADS_1
"Udah sana!",pinta Ayah Mila. Mila lalu salim pada Ayahnya.
"Mila berangkat bareng aku aja biar cepat!",pinta Randy. Ayah Mila kaget Randy masih saja mau dekati anaknya.
"Kamu mau ngajak Mila kekantor?",tanya Ayah mila ketus.
"Saya juga mau kekantor jadi sekalian bareng biar Mila enggak naik angkutan umum",ucap Randy yang takut tatapan Ayah Mila.
"Ya sudah sana!",ucap Ayah Mila datar.
"Semur jengkolnya enak kayaknya",gumam Ayah Mila.Ayah Mila lalu masuk kedalam rumahnya karena sudah tidak sabar memakan semur jengkolnya,sedangkan Randy dan Mila berangkat ke kantor.
***
Sampai kantor Aruna dan Adrian heran melihat Randy dan Mila datang bersama. Mereka juga terlihat semakin dekat.
"Kalian berdua pacaran?",tanya Adrian sambil nunggu lift terbuka.
"Nggak... Orang jadian aja belum",jawab Randy datar.
"Siapa juga yang mau pacaran sama cowok jutek kayak dia",batin Mila sambil buang muka dari Randy.
"Kenapa kalian datang kekantor bersama?",tanya Adrian.Randy lalu menceritakan alasan dia datang kekantor bersama Mila.
"Sudah tahu kan?", tanya Mila datar.Lift lalu terbuka dan mereka naik lift menuju lantai 4.
"Iya.Saya cuma bercanda",ucap Adrian sambil keluar dari lift.
Randy,Mila,Aruna dan Adrian masuk kedalam ruang meeting. Mereka mengadakan meeting penting tentang perusahaan bersama karyawan yang lain.
Selesai meeting Randy dan Mila kembali ke ruangannya. Adrian dan Aruna juga kembali keruangannya bekerja.
Sorenya sepulang kerja,di perjalanan pulang Adrian mengajak Aruna untuk check up kerumah sakit.
"Hari ini aku ada check up rutin jadi kita ke rumah sakit dulu,Kamu sekalian ikut check up sayang",ucap Adrian sambil menyetir.
"Iya Mas",ucap Aruna mengiyakan.
Sampai rumah sakit Adrian langsung mendaftarkan checkup untuk dirinya dan Aruna.
"Saya mau checkup sus",ucap Adrian.Adrian biasa checkup 2bulan sekali dan hari ini sudah waktunya dia untuk checkup.
"Atas nama siapa Mas?",tanya suster sambil menngambil kertas untuk mengisi data.
"Adrian sama istri saya Aruna",jawab Adrian. Suster lalu mencatat namanya dan memberikan nomor antriannya. Adrian dan Aruna di suruh menunggu di depan ruangan pengambilan darah.
__ADS_1
"Mas.Ini mau di periksa apa sih?",tanya Aruna.
"Sudah ikutin aja arahannya!",perintah Adrian. Tak lama kemudian nama Adrian di panggil. Adrian masuk lebih dulu keruangan tersebut untuk diambil darahnya. Setelah itu gantian Aruna yang diambil darahnya.
Setelah diambil darahnya Aruna dan Adrian disuruh tunggu sebentar untuk mendapatkan hasil labnya. Karena lama menunggu Aruna jadi lapar.
"Kamu lapar?",tanya Adrian yang melihat Aruna memegang perutnya.
"Iya Mas, aku lapar",ucap Aruna yang sudah tidak bisa menahan mapar lagi.
"Ayo kita cari makan dulu nanti kita kembali lagi kesini!",pinta Adrian. Adrian lalu mengangdeng tangan Aruna menuju mobil.Adrian lalu membukakan pintu untuk Aruna setelah itu ia masuk dan menyalakan mobilnya. Adrian membawa Aruna ke restoran terdekat.
Restoran terdekat retoran padang jadi mereka makan nasi padang. Saat makan Adrian malah keingat lagi waktu dia disuapi Aruna, sekarang dia malah ingin lagi di suapi Aruna.
"Sayang...Suapin aku dong!",pinta Adrian manja.
"Kamu manja banget, malu diliat orang disini itu rame Mas",ucap Aruna malu.
"Ya udah aku makan sendiri",ucap Adrian mengalah terhadap Aruna.
Selesai makan Adrian dan Aruna kembali ke rumah sakit untuk melihat hasil checkup.
Sampai rumah sakit hasil checkup sudah keluar.Adrian dan Aruna menemui dokter untuk mengetahui hasilnya.
"Bagaimana dok hasil check up saya dan istri saya?",tanya Adrian
"Menurut hasil lab Bapak memiliki gula darah yang sedikit tinggi jadi usahakan Bapak untuk mengurangi makanan yang manis-manis.Untuk yang lain normal-normal saja. Kalau istri Bapak tidak ada yang perlu dikwatirkan karena hasil lab istri Bapak sangata bagus",ujar dokter panjang lebar.
"Terimakasih dok",ucap Adrian.
"Iya sama-sama",ucap dokter. Adrian dan Aruna lalu keluar dari ruangan dokter.
"Mas...Harus kurangi makanan manis mulai sekarang biar sehat!",pinta Aruna.
"Iya sayang",ucap Adrian sambil mencolek hidung Aruna.Adrian lalu pergi kekasir membayar checkupnya kemudian pulang.
Sampai dirumah mereka mandi.Adrian mengajak Aruna mandi bersama lagi.
"Ayo kita mandi bersama lagi!",pinta Adrian. Adrian dan Aruna lalu masuk kekamar mandi kemudian melepas pakaiannya. Adrian dan Aruna saling mengosokkan badan lalu Adrian nakal melakukan hal itu pada Aruna.Setelah melakukannya Adrian dan Aruna membersihkan dirinya dari sabun.
Saat Adrian dan Aruna keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk. Adrian yang belum puas melakukannya meminta Aruna untuk melanjutkannya lagi.
"Ayo kita lanjutkan satu ronde lagi!",pinta Adrian sambil memeluk Adrian.
"Oke...",ucap Aruna. Adrian dan Aruna melanjutkannya lagi di ranjang. Adrian semakin buas dan bernafsu pada Aruna. Aruna sampai kelelahan melayani Adrian.Mereka melakukannya sampai tertidur.
__ADS_1
Sementara itu Randy telpon Mila,Randy membicarakan hal tidak penting pada Mila. Ini dilakukan agar dia bisa mendengar suara Mila sebelum tidur.