
Seminggu kemudian, Pagi hari Aruna bangun mengambil handuk dan ke kamar mandi. Saat membuka pasta gigi untuk sikat gigi, Aruna merasa mual mencium bau pasta gigi lalu ia muntah-muntah.Adrian mendengar Aruna muntah-muntah langsung bangun menghampiri Aruna.
"Kamu kenapa sayang?",tanya Adrian kwatir.
"Nggak papa.Paling masuk angin biasa",jawab Aruna sambil membersihkan mulutnya.
"Pasti kamu kecapean kerja sampek masuk angin",ucap Adrian.
"Mungkin Mas. Mas aku mau mandi, Mas keluar sana",ucap Aruna.Adrian lalu keluar dari kamar mandi dan Aruna kemudian mandi. Setelah Aruna mandi gantian Adrian yang mandi.
Aruna turun kebawah berniat bantu Mbok Rahmi menyiapkan makanan sambil menunggu Adrian.Tapi saat di dapur mau bantu Mbok Rahmi, Aruna lari kekamar mandi mual dan muntah-muntah lagi karena mencium aroma masakan Mbok Rahmi.
"Non Aruna sakit?",tanya Mbok Rahmi sambil mengetuk pintu kamar mandi Aruna.
"Masuk angin kayaknya Mbok",jawab Aruna sambil membersihkan mulutnya.
"Mbok buatkan air jahe ya non",ucap Mbok Rahmi.
"Boleh Mbok",jawab Aruna sambil membuka pintu.Mbok Rahmi lalu membuatkan Aruna air jahe. Aruna lalu duduk dimeja makan. Tak lama kemudian Adrian turun dan menghampiri Aruna.
"Sayang.Kalau kamu masih kurang enak badan lebih baik kamu dirumah aja enggak usah kekantor",ucap Adrian yang kwatir dengan kondisi Aruna. Mbok Rahmi lalu datang membawa air jahe.
"Ini non air jahenya",ucap Mbok Rahmi sambil menaruh gelas berisi air jahe di meja.
"Makasih Mbok",jawab Aruna. Mbok Rahmi lalu pergi kedapur. Aruna lalu meminum air jahenya.
"Mas.Aku cuma masuk angin,jadi enggakpapa.Aku juga masih kuat buat kerja.",jawab Aruna sambil menaruh gelasnya di meja.
"Ya udah terserah kamu",ucap Adrian.Mbok Rahmi lalu datang membawa makanan. Aruna merasa mual lagi tapi dia bisa menahannya agar tidak muntah. Adrian lalu mengambil piring lalu mengambil nasi dan lauk untuk sarapan.
"Sayang.Kamu makan biar enggak tambah sakit",ucap Adrian.Adrian melihat Aruna tidak makan dan kwatir tambah sakit.
__ADS_1
"Iya Mas",jawab Aruna. Aruna berusaha untuk makan walaupun sedikit. Sehabis makan Aruna dan Adrian kekantor.
***
Di kantor saat Adrian mau menyerahkan berkas yang harus di kerjakan sama Aruna.Aruna tidak seperti biasanya, biasanya dia paling semangat bekerja dan selalu mau mengerjakan yang di suruh Adrian tapi kali ini beda.
"Sayang.Ini ada berkas yang harus kamu revisi!",pinta Adrian sambil memberikan berkas ke Aruna.
"Mas... Kamu bisa revisi sendiri bisa kan. Aku ini lagi capek kerjaan aku masih banyak",ucap Aruna marah. Padahal di mejanya berkasnya cuma sedikit.
"Ya udah sayang.Aku kerjain sendiri aja",jawab Adrian yang kaget melihat Aruna marah padanya.Adrian lalu kembali keruangannya dan kerja. Aruna juga melanjutkan pekerjaannya.
Saat jam makan siang karyawan lain keluar kantor untuk makan siang tapi Aruna malah tertidur di mejanya. Adrian tidak tega membangunkannya karena Aruna lagi tidak enak badan.Adrian berinisiatif membelikan Aruna makan setelah ia makan siang. Sewaktu kembali ke kantor Adrian melihat Aruna terbangun. Adrian lalu menghampiri Aruna.
"Sayang. Aku bawakan kamu nasi uduk kesukaan kamu,kamu makan ya!",pinta Adrian sambil menaruh bungkusan di meja Aruna.
"Wah... makasih Mas.Mas tahu aja kalau lagi pengen makan nasi uduk",jawab Aruna senang. Aruna memang lagi kepengen makan nasi uduk. Aruna lalu membuka bungkusan dan menyantapnya dengan lahap.
"Sebenarnya dia doyan apa laper",gumam Adrian yang bingung dengan tingkah Aruna.Aruna lalu merasa tidak enak pada Adrian, karena tadi sudah marah padanya.
"Iya enggak papa.Kamu habisin makananmu, Aku mau balik kerja!",pinta Adrian sambil tersenyum.Adrian lalu kembali keruangannya. Aruna lalu menghabiskan makanannya.Sesudah itu kembali kerja.
Sorenya pulang kerja Randy mengantarkan Mila pulang,tapi di perjalanan mobilnya mogok.Randy lalu menelpon montir untuk memperbaiki mobilnya. Seland beberapa menit montirnya datang dan memperbaiki mobil randy. Beberapa jam kemudian mobil Randy selesai di perbaiki,karena terlalu malam Randy mengajak Mila makan malam. Apalagi Mila terlihat lapar.
"Kamu lapar?",tanya Randy.Randy mendengar bunyi dari Mila.
"Iya Ran",jawab Mila malu-malu.
"Ya udah.Kita makan dulu baru aku antar kamu pulang",balas Randy.
Randy dan Mila makan di restoran terdekat. Sampai di restoran,Randy lalu memanggil waiter untuk memesan makanan.
__ADS_1
"Kamu mau makan apa?",tanya Randy sambil melihat buku menu.
"Aku makan soto aja sama minum jus jeruk",jawab Mila. Waiter lalu menulis pesanan Mila.
"Saya mau pesan lalapan Ayam sam jus jeruk",ucap Randy sambil menutup buku menu. Waiter lalu menulis pesanan Randy.
"Baik.Tunggu sebentar Pak/Bu",ucap Waiter.Waiter lalu masuk dan tak lama kemudian pesanan Mila dan Randy datang. Mila dan Randy menyantap makanannya sampai habis. Sehabis makan Randy lalu membayar makanannya dan kemudian mengantar Mila pulang.
Di perjalanan Mila takut pulang terlalu malam,sebab Ayahnya bisa marah. Ayah Mila tidak suka kalau Mila pulang terlalu malam karena Mila perempuan.
"Kamu kenapa Mil?",tanya Randy. Randy melihat Mila sangat gelisah.
"Nggak... Aku cuma takut aja Ayah marah kalau Aku pulang malam gini",ucap Mila gelisah.
"Sudah nanti biar aku yang bicara sama Ayah kamu. Aku juga yang salah sudah buat kamu pulang malam",ucap Randy sambil nyetir.
"Memang kamu berani?",tanya Mila.Mila tidak yakin kalau Randy berani bicara sama Ayahnya.
"Nggak berani sih tapi aku akan coba nanti",ucap Randy penuh semangat.Mila agak ragu dengan Randy tapi Mila percaya kalau Randy pasti bisa bicara sama Ayahnya. Beberapa menit kemudian Randy dan Mila sampai depan rumah Mila.
Di depan rumah Mila sudah ada Ayah Mila yang menunggu Mila dengan gelisah,karena cemas pada Mila. Randy dan Mila lalu menghampiri Ayah Mila dan salim padanya.
"Mila...Kamu itu perempuan pulangnya kok malam",ucap Ayah mila dengan nada tinggi.Mila menundukkan kepalanya.
"Maaf Yah... ",ucap Mila.
"Maaf Om...Ini saya yang salah,tadi mobil saya mogok.Makanya Mila pulangnya malam",ucap Randy karena tidak tega melihat Mila di marahi Ayahnya.Ayah Mila lalu mengerti sebab Mila pulang malam.
"Kenapa kamu tidak Kabari Ayah Mila?",tanya Ayah Mila kecewa. Seharusnya Mila mengabari Ayahnya kalau terjadi sesuatu dijalan.
"Maaf Yah... Hp Mila low batt",jawab Mila.
__ADS_1
"Kenapa kamu masih ada disini?",ucap Ayah Mila.Ayah Mila tidak mau orang melihat ada lelaki di rumah Mila malam-malam.
"Iya Om.Aku pulang",jawab Randy. Randy juga pamitan pada Mila,lalu dia pulang. Mila dan Ayahnya lalu masuk ke dalam rumahya.