
Pagi hari setelah sarapan sekitar jam 10 Adrian mengajak Aruna kesuatu tempat. Mereka menempuh perjalanan yang lumayan jauh.
Setelah lima jam perjalanan Adrian berhenti sebentar untuk makan, minum dan istirahat. Sesudah itu mereka melanjutkan perjalanan.
"Mas... Masih jauh dari tadi enggak sampek-sampek?",tanya Aruna.
"Lumayan sayang... Mungkin sekitar 2 jam lagi sampek",ucap Adrian sambil nyetir.
"Ya....Masih lama",ucap Aruna.
"Sayang... Kamu tidur aja kalau capek nanti kalau sampek aku bangunin!",pinta Adrian sambil mengusap kepala Aruna.
Aruna lalu tidur karena lelah, Adrian yang melihat Aruna tidak nyaman menghentikan mobilnya. Adrian lalu menurunkan senderan kursi Aruna dan mengambil bantal. Bantal ditaruh dibawah kepala Aruna supaya Aruna nyaman. Kemudian Adrian melanjutkan lagi perjalanannya.
Dua jam kemudian Adrian dan Aruna sampai disebuah dermaga. Adrian tidak tega membangunkan Aruna jadi mengangkatnya.
"Sekarang Aruna lebih berat dari biasanya",batin Adrian sambil mengangkat Aruna.
Adrian masuk kekapal pesiar miliknya dan menuju kamar yang dia pesan. Kemudian Adrian membaringkan Aruna diranjang.
Sembari menunggu Aruna bangun,Adrian menyiapkan kejutan untuk Aruna dan mandi. Tak lama kemudian Aruna bangun dan dia merasa asing dengan tempatnya.
"Aku ada dimana?",gumam Aruna bingung sambil beranjak dari tempat tidur.
Adrian juga tidak ada disana.Aruna lalu melihat ada gaun yang sangat cantik ditepi ranjangnya.Ada tulisan di sebelahnya "Pakailah Aku!".
Aruna lalu mandi dan memakai gaun itu, Adrian di ruangan lain sedang melihat Aruna dari cctv. Mengetahui Aruna sudah mengenakan gaunnya,Adrian melanjutkan rencana selanjutnya.
Sesudah selesai berdandan tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya, Aruna langsung membukanya. Ternyata ada waiter yang datang dan memberinya sebuah surat. Isi suratnya "Sayang...Temui aku di restoran",.
Aruna lalu menuju restoran yang ada dikapal pesiar. Aruna memandangi seluruh isi kapal dengan takjub.Sampai direstoran ada seorang waiter yang menunjukkan jalan ke meja yang sudah dihiasi dengan indah.
Begitu sampai di meja itu Aruna kaget tiba-tiba Adrian muncul mengenakan jas hitam dan dasi kupu-kupu tampak gagah dan tampan.Aruna juga mendengar alunan musik yang sangat romantis.
"Sayang...Kamu tahu enggak bunga apa yang romantis?",tanya Adrian.
"Enggak tahu",ucap Aruna.
"Bunga Mawar untuk orang yang kucintai",ucap Adrian sambil berlutut dan memberikan setangkai bunga mawar. Aruna merona pipinya dan tersenyum. Aruna lalu mengambil bunga mawar itu dan Adrian lalu berdiri.
__ADS_1
"Wangi Mas... Tapi ini maksud apa,aku kan enggak lagi ulangtahun? Terus ini dimana seperti dikapal?",tanya Aruna sambil mencium bunga mawarnya dan bingung dengan yang dia lihat
"Kamu ada dikapal pesiarku dan aku mau makan malam romantis dengan kamu sayang",ucap Adrian sambil memegang tangan Adrian.
"Apa enggak berlebihan Mas?",tanya Aruna yang merasa Adrian berlebihan.
"Enggak kok.Sini kamu duduk disini!",pinta Adrian sambil
membukakan kursi untuk Aruna. Adrian juga duduk di depan Aruna. Adrian lalu menepuk tangannya tiga kali dan waiter datang membawa makanan.
Makanan pertama yang datang salad buah,Kedua Sup rumput laut, ketiga awalnya Adrian mau pesan steak tapi takut masih ada yang mentah jadi pesan nasi uduk.
"Mas... Makanannya banyak dari tadi datang terus",ucap Aruna.Karena Aruna mulai kenyang.
"Kamu sekarang kan bertiga jadi harus makan banyak supaya bayi kita sehat",ucap Adrian sambil memegang tangan Aruna.
"Iya sih... Aku sekarang hamil kembar jadi harus banyak makan",ucap Aruna sambil mengusap perutnya.
Kemudian datang lagi yang keempat kue brownies. Kemudian yang terakhir datang jus jeruk.
Aruna lalu merasa kenyang tapi Adrian tiba-tiba menepuk tangannya lagi sebanyak tiga kali. Lalu ada waiter datang membawa piring yang tertutup.
"Mas...Aku kenyang",ucap Aruna sambil mengusap perutnya.
"Mas... Ini pasti mahal harganya",ucap Aruna sambil melihat kalung tersebut.
"Kamu suka sayang?",tanya Adrian sambil tersenyum.
"Iya.Tapi ini terlalu berlebihan Mas",ucap Aruna.
"Itu hadiah buat kamu sebagai tanda cinta aku kekamu",ucap Adrian.Adrian lalu memakaikan kalung itu keleher Aruna.Aruna sangat cantik mengenakan kalung itu.
"Makasih Mas...",ucap Aruna senang.
"Kamu cantik",ucap Adrian sambil tersenyum.
Adrian juga menyuruh Aruna melihat kearah langit dan memeluk Aruna dari belakang sambil mengusap perut buncit Aruna. Langit malam yang penuh dengan bintang dan terlihat ada tulisan "Aruna Aku Cinta Kamu",.Aruna lalu membalikkan badannya.
"Mas Aku juga cinta kamu",ucap Aruna sambil mengecup bibir Adrian. Adrian lalu membalas kecupannya.Setelah puas Adrian melepaskan Aruna.
__ADS_1
"Mas...Sebenarnya kapal ini berhenti dimana?",tanya Aruna penasaran.
"Nanti kamu akan tahu,tunggu aja besok juga sampai",ucap Adrian sambil mencolek hidung Aruna.
Sesudah itu mereka kembali kekamar untuk istirahat. Dikamar Adrian meminta Aruna melayaninya lagi.
"Mas...Aku hamil",ucap Aruna menolak.
"Sekali aja!",pinta Adrian. Aruna lalu mengiyakan,Aruna melepaskan pakaiannya begitu juga dengan Adrian melepaskan pakaiannya. Adrian lalu melakukakanya dengan sangat hati-hati.
Sementara itu Randy di rumah Mila bermain catur dengan Ayah Mila. Ayah Mila yang mengajaknya karena tidak ada temannya.
"Skak... ",ucap Ayah Mila.
"Enggak bisa Om",ucap Randy sambil memindahkan anak catur.
"Tapi sebentar lagi aku yang menang",ucap Ayah Mila sambil berpikir keras untuk bisa menang.Tak lama kemudian Ayah Mila menang dalam permainan catur. Mila juga muncul membawakan minuman dan cemilan.
"Ini aku bawakan minum dan cemilan",ucap Mila sambil menaruh nampan di meja.
"Tahu aja kalau Ayah lagi haus",ucap Ayah Mila sambil mengambil satu gelas minuman dan meminumnya. Randy kemudian juga meminumnya.
"Om...Ayo kita main lagi!",pinta Randy dengan penuh semangat.
"Oke... ",ucap Ayah Mila penuh semangat. Randy dan Ayah Mila lalu bermain catur lagi Mila juga menontonya sambil jadi wasit.Randy dan Ayah Mila main catur sampai lupa waktu.
"Ayah...Ini sudah malam kasihan Randy",ucap Mila sambil melihat jam tangannya.
"Memangnya Ini jam berapa Mila?",tanya Ayah Mila.
"Jam 11 malam Yah",ucap Mila.
"Ya ampun Ayah keasikan main sampai lupa waktu",ucap Ayah Mila. Ayah Mila lalu menghentikan permainannya.
"Om... Kok berhenti nanggung",ucap Randy.
"Sudah malam kamu harus pulang",ucap Ayah Mila sambil membereskan caturnya.
"Ya udah... ",ucap Randy sambil membantu Ayah Mila membereskan caturnya.Setelah itu Randy pamitan pulang ke Ayah Mila dan Mila.
__ADS_1
"Sudah sana pulang!",ucap Ayah Mila sambil membukakan pintu.Randy lalu keluar menuju mobilnya.
"Sampai besok Ran",ucap Mila sambil melambaikan tangan.Randy lalu pulang sedangkan Mila dan Ayahnya masuk kerumah istirahat.