Istri Terbaik Untuk Adrian

Istri Terbaik Untuk Adrian
Bab 33


__ADS_3

Besoknya Aruna sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. Adrian pagi-pagi ke kantornya karena ada masalah jadi Aruna harus menunggu Adrian untuk di jemput.


Siangnya Adrian datang menjemput Aruna. Adrian langsung membantu Aruna mengemas barangnya kemudian membayar biaya rumah sakit Aruna. Setelah itu Adrian mengantar Aruna pulang ke rumah.


Sampai dekat rumah Aruna melihat ada pohon mangga yang berbuah. Aruna sampai menelan air liurnya karena menginginkan mangga itu.


Di rumah Aruna lalu perlahan mengutarakan ke inginannya pada Adrian.


"Mas... Aku boleh minta sesuatu enggak?",tanya Aruna sambil memainkan jarinya.


"Boleh, Memangnga kamu mau apa?",tanya Adrian sambil menaruh pakain Aruna yang kotor di keranjang cucian depan kamarnya.


"Sini Mas ikut aku!pinta Aruna sambil menarik tangan Adrian.


"Mau kemana sayang...?",tanya Adrian.Aruna membawa Adrian ke pohon mangga yang dia lihat tadi.


"Mas... Aku mau mangga itu",ucap Aruna sambil menunjuk ke arah buah mangga.Adrian kaget dengan permintaan Aruna karena pohon mangga itu milik Pak Bahar yang terkenal galak di area kompleknya. Adrian takut mengambil mangganya.


"Kita beli mangga dipasar aja ya!",pinta Adrian.


"Enggak mau aku mau mangga itu",ucap Aruna.


"Ya udah kamu tunggu disini!",pinta Adrian sambil melangkah menuju pintu rumah Pak Bahar.


Adrian lalu memberanikan diri meminta mangga pada Pak Bahar. Adrian mengetuk pintu rumahnya dan Pak Bahar keluar. Pak Bahar keluar membawa kapak dan dengan tatapan yang menakutkan. Adrian sempat mau kabur tapi ingat Aruna jadinya tidak jadi kabur. Pak Bahar yang melihat Adrian ketakutan langsung sadar bahwa dia sedang membawa kapak.


"Maaf,Tadi saya habis potong kayu",ucap Pak Bahar sambil masuk rumah naruh kapaknya dan kembali keluar.


"Iya enggak papa",ucap Adrian.


"Ada perlu apa Bapak kerumah saya?Apa Bapak mau masuk?",tanya Pak Bahar.


"Diluar aja Pak saya cuma sebentar kesini. Saya kesini mau minta mangga Bapak buat istri saya lagi ngidam apa boleh?",ucap Adrian.


"Oh.. Silakan ambil aja enggakpapa",ucap Pak Bahar mengijinkan Adrian mengambil mangganya.


"Terimakasih banyak Pak",ucap Adrian.Adrian lalu kembali ke pohon mangga dan memanjat pohonya.Adrian mengambil dua buah mangga lalu kembali pulang.


Sampai dirumah Aruna langsung mencuci mangganya dan buah lainya yang ada dikulkas.


"Mau ngerujak Non?",tanya Mbok Rahmi sambil membantu mengupas buah.


"Iya Mbok. Mbok mau ikut ngerujak?",tanya Aruna.


"Enggak usah Non",ucap Mbok Rahmi menolak ajakan Aruna.

__ADS_1


"Ya udah... Kalau Mbok enggak mau",ucap Aruna sambil membuat bumbu rujak. Setelah bumbu jadi dan buah sudah di iris Aruna lalu duduk di meja makan.Aruna memakan rujaknya dengan lahap.


"Mas.. Ayo ikut ngerujak enak lo!",pinta Aruna. Adrian lalu ikut ngerujak tapi tidak makan buah manggannya karena mangganya terlalu muda.


Sementara itu Randy dikantor ngajak Mila kencan lagi karena yang kemarin gagal.


"Ran kalau gagal lagi gimana?",tanya Mila.


"Kali ini aku akan minta ijin sama Ayah kamu buat ngajak kamu makan malam jadi enggak akan gagal lagi",ujar Randy sambil membaca berkas.


"Kalau kamu berani enggak masalah",ucap Mila sambil mengetik.


Malamnya Randy kerumah Mila buat minta izin pada Ayah Mila untuk ngajak Mila kencan.


"Kamu mau ajak Mila makan malam?",tanya Ayah Mila.


"Iya Om. Boleh ya!",pinta Randy.


"Kamu suka sama Mila?",tanya Ayah Mila sambil melipat tangannya.


"Iya Om",ucap Randy. Mila tidak tahu karena ada didalam kamarnya.


"Saya itu ingin Mila punya pasangan yang bisa melindunginya jadi kalau mau jadi pasangan Mila kamu harus bisa kalahkan saya dalam taekwondo",ucap Ayah Mila dengan tegas.


"Belajar dong!",perintah Ayah Mila.


"Om mau ajarin saya memangnya?",tanya Randy


"Oke...Saya akan ajarkan kamu.Besok kamu datang kesini pagi-pagi!",perintah Ayah Mila.


"Oke... Kebetulan besoj minggu jadi saya pasti bisa kesini",ucap Randy.


"Saya tunggu kamu",ucap Ayah Mila. Randy lalu memberitahu Mila lewat SMS kalau Ayahnya tidak mengijinkannya tapi ia janji akan memenuhi persyaratannya.


Dirumah Adrian kesal pada Aruna karena Aruna terlalu sibuk nonton TV sehingga tidak memperdulikannya.


"Sayang... Aku buatin susu untuk kamu.Kamu minum ya!",pinta Adrian. Aruna tidak mengubrisnya malah asik nonton kartun. Karena kesal Adrian mengambil remote tvnya dan mematikannya.


"Mas... Kok di matikan aku masih mau nonton",ucap Aruna.


"Kamu minum susunya terus kita tidur sudah malam!",perintah Adrian dengan tegas.


"Iya Mas",ucap Aruna.Aruna lalu meminum susunya sampai habis lalu ikut Adrian ke kamar.


Dikamar Adrian merasa ingin melakukan hal itu lagi pada Aruna.

__ADS_1


"Sayang...Mau itu dong!",pinta Adrian.


"Mas... Aku kan hamil",ucap Aruna sambil membalikkan badan.


"Iya sih... Tapi kalau nunggu delapan bulan lagi itu terlalu lama",ucap Adrian sambil memeluk Aruna.


"Sabar aja Mas!",pinta Aruna. Adrian lalu menahannya dan menggantinya dengan memainkan 2 bola Aruna.Aruna dan Adrian lalu tertidur.


***


Besoknya pagi-pagi Adrian tiba-tiba ingin memasak buat Aruna. Adrian membuatkan Aruna nasigoreng dengan telur mata sapi. Aruna yang masih tidur terbangun dengar Aroma yang enak.


"Selamat pagi sayang... ",ucap Adrian sambil menaruh nasi goreng dihadapannya.


"Wahh... Baunya enak kamu yang masak?",tanya Aruna tidak percaya kalau Adrian bisa masak.


"Iya dong. Cobain!",pinta Adrian.


"Hmmmm.... Enak Mas",ucap Aruna.Adrian dulunya pernah diajarin masak sama Bundanya jadi sedikit-sedikit bisa masak.


"Habisin dong!",pinta Adrian.


"Mas...Enggak makan kok cuma ngeliatin aku makan?",tanya Aruna.


"Aku sudah makan tadi.Oya sebentar aku buatin kamu susu",ucap Adrian.


Adrian lalu kedapur buatkan Aruna susu. Setelah itu kembali kemeja makan dengan membawa segelas susu.


"Ini susunya, Setelah makan kamu minum ya biar bayi kita sehat!",pinta Adrian.


"Mas Adrian jadi perhatian banget",batin Aruna.


Sementara itu Randy berlatih taekwondo bersama Mila dan Ayahnya. Dimulai dari lari keliling are rumah Mila.


"Mil... Gue capek",ucap Randy sambil menunduk memegang lututnya.


"Heh... Kamu itu cowok masa kalah sama cewek. Liat tuh Mila masih kuat lari",ucap Ayah Mila. Randy lalu lanjut lari tidak mau dianggap lemah.


Setelah lari,Randy diajarin dasar-dasar taekwondo. Randy berlatih dengan penuh semangat demi cintanya. Saat dia berlatih dengan Mila tanpa sengaja kakinya menjegal kaki Mila dan membuat Mila hampir jatuh karena ditangkap sama Randy. Tapi karena Randy tidak seimbang jadi Randi jatuh ke matras dan Mila jatuh menimpa Randy. Mila tanpa sengaja menatap dan mencium Randy. Ayah Mila lalu geram.


"Hmmm...Kalian mau latihan apa mesra-mesraan?",tanya Ayah Mila. Randy dan Mila lalu kaget langsung berdiri dan saling menatap malu.


"Maaf... Om",ucap Randy sambil senyum malu.


"Sudah latihan lagi!",perintah Ayah Mila.

__ADS_1


__ADS_2