Istri Terbaik Untuk Adrian

Istri Terbaik Untuk Adrian
Bab 34


__ADS_3

Cast pemain:


Randy



Mila



Sementara Randy dan Mila melanjutkan latihan taekwondo, Aruna kesal pada Adrian karena Adrian menunda liburannya kepantai. Adrian sebenarnya kawatir pada Aruna karena Aruna masih sering muntah-muntah jadi memutuskan menunda pergi kepantainya sampai usia kandungan Aruna menginjak 3 bulan.


"Mas... Emangnya harus nunggu 2 bulan lagi?",ucap Aruna sambil cemberut.


"Iyalah harus sayang... Kamu harus ngerti dengan kondisi kamu sekarang",ucap Adrian sambil memeluk Aruna dari belakang.


"Tapi janji ya 2 Bulan lagi jadi kepantai",ucap Aruna sambil memberikan kelingkingnya.


"Iya... janji",ucap Adrian sambil menyatukan kelingkingnya ke kelingking Aruna.


"Enggak boleh bohong!",pinta Aruna.


"Beneran kok enggak Bohong tapi sebagai gantinya aku ajak kamu pulang kerumah orangtua kamu gimana?",tanya Adrian.


"Boleh...Kapan?",tanya Aruna.


"Besok pagi",ucap Adrian.Aruna senang walau enggak jadi kepantai setidaknya dia bisa pulang kerumah orangtuanya.


Malammya Aruna kepengen makan ketoprak. Adrian lalu meminta Pak Nanang supir pribadinya yang baru untuk mencarikannya tapi Aruna ingin mencarinya berdua dengan Adrian.


"Mas... Aku mau kita berdua yang cari ketopraknya please!",pinta Aruna.


"Oke... Aku ambil kunci mobil dulu di Pak Nanang",ucap Adrian. Adrian lalu meminta kunci mobilnya ke Pak Nanang tapi sayangnya mobil Adrian tidak bisa nyala.Mobil Adrian memang sudah lama sekitar 10 tahun ia tidak pernah mengganti mobilnya karena ia sangat menyayanginya sebab mobil itu hadiah ulang tahun dari Ayahnya.Apalagi akhir-akhir ini mobilnya sering keluar masuk bengkel.


"Ya sudah... Mungkin sudah saatnya aku menggantinya dengan yang baru.Apalagi sebentar lagi aku punya anak",gumam Adrian.Adrian lalu memesan mobil keluaran terbaru dan termahal dari pabrik mobil.Mobilnya akan datang besok siang tapi Adrian tetap memperbaiki mobil lamanya.Adrian memanggil montir langganannya untuk memperbaikinya karena besok mau kerumah mertuanya.


Dikarenakan mobilnya rusak akhirnya Adrian pergi beli ketoprak naik sepeda motor.


"Mas... Kok naik sepeda motor?",tanya Aruna sambil pakai jaket.


"Mobil aku enggak bisa nyala tapi aku udah panggil montir buat benerin",ucap Adrian sambil memakaikan helm Aruna.

__ADS_1


"Oh... ",ucap Aruna.Adrian lalu menyalakan motornya dan Aruna kemudian naik.


"Sayang... Pegangan ya!",ucap Adrian.


"Iya Mas",ucap Aruna sambil memeluk Adrian.


"Ini nih enaknya kalau naik motor, bisa selalu dipeluk sama kamu.Kalau naik mobilkan enggak bisa",ucap Adrian sambil tersenyum.Adrian dan Aruna lalu pergi mencari ketoprak.


Beberapa menit kemudian Adrian dan Aruna menemukan penjual ketoprak. Adrian lalu memakirkan motornya di pinggir jalan.


Adrian dan Aruna masuk ke tempat makannya kemudian memesan 2 porsi ketoprak,1 es teh manis dan 1 teh tawar.


"Mas... Kamu lagi kurangin makan gula kok pesan teh tawar?",tanya Aruna.


"Iya sayang. Tapi sebenarnya teh tawar itu bisa manis lo rasanya kalau diminum",ucap Adrian.


"Mas... Kamu jangan aneh-aneh mana ada teh tawar rasanya manis",ucap Aruna.


"Ada.. Kalau aku minumnya sambil ngeliatin kamu",ucap Adrian sambil menatap Aruna.Aruna lalu tersenyum malu.


Beberapa menit kemudian makanan mereka datang. Aruna dan Adrian lalu memakan makanannya. Selesai makan mereka lalu pulang tapi di perjalanan malah mulai turun hujan kecil.Adrian lalu berhenti di depan sebuah toko tutup untuk berteduh.Kebetulan ada kursi jadi Adrian menyuruh Aruna untuk duduk sambil menunggu hujan reda.


"Apa masih dinging sayang?",ucap Adrian sambil merangkul Aruna.


"Sedikit Mas",ucap Aruna. Karena hujannya makin deras jadi cuacanya makin dingin.Adrian lalu memegang kedua tangan Aruna dan mengusapnya hingga terasa hangat.Adrian juga lebih dekat pada Aruna lalu memeluknya.Aruna merasakan hangat dan nyaman saat dipeluk.


Tak lama kemudian hujannya mulai reda.


"Mas... Sepertinya hujan sudah reda. Kita pulang sekarang aja yuk!",pinta Aruna sambil melepas jaket Adrian untuk dikembalikan ke Adrian.


"Enggak usah kamu pakek aja!",pinta Adrian sambil memakai helm. Aruna lalu memakai lagi jaketnya.


"Mas...Enggak kedinginan?",tanya Aruna.


"Sekarang memang agak dingin tapi nanti kalau kamu peluk pasti rasanya hangat",ucap Adrian sambil memakaikan helm Aruna.Setelah Aruna pakai helm,Adrian naik ke motornya lalu menyalakannya. Kemudian Aruna naik lalu memeluk Adrian dan menyandarkan kepalanya ke punggung Adrian.


Sampai di rumah Aruna langsung membuatkan Adrian air jahe biar tidak sakit.


"Mas... Ini aku buatkan air jahe hangat biar kamu enggak masuk angin",ucap Aruna sambil menaruhnya di meja ruang tengah. Adrian lalu meminumnya.


"Sekarang gantian aku buatkan kamu susu. Kamu belum minum susu kan?",ucap Adrian.

__ADS_1


"Belum sih",ucap Aruna. Adrian lalu ke dapur membuatkan Aruna susu hangat. Kemudian kembali membawa segelaa susu hangat.


"Ini minum sayang!",pinta Adrian. Aruna lalu meminumnya sampai habis.Setelah Aruna minum susu,Adrian dan Aruna naik keatas untuk istirahat.


Dikamar Adrian dan Aruna langsung menganti pakaiannya dengan pakaian yang biasa di pakai tidur.Adrian tiba-tiba ingin melakukan hal itu.


"Sayang...Aku benar-benar enggak tahan nih",ucap Adrian sambil duduk di ranjang


"Enggak tahan apa Mas?",tanya Aruna sambil membenahi rambutnya.


"Jangan pura-pura enggak tahu deh!",pinta Adrian kesal.Aruna lalu mengerti perkataan Adrian.Adrian lalu menarik Aruna ke ranjang dan melepaskan pakain Aruna. Adrian juga melepaskan pakaiannya. Adrian kemudian melakukannya pada Aruna meskipun Aruna sedang hamil.


Sementara itu Randy di rumahnya telfonan dengan Mila tapi kepergok Pak Hamzah.


"Hmmm.... telfonan sama siapa Ran?",tanya Pak Hamzah. Randy selama ini berhubungan dengan Mila sembunyi-sembunyi bukan karena tidak boleh pacaran atau bukan karena Pak Hamzah tidak menyukai Mila tapi Randy menunggu waktu yang tepat untuk memberitahu Pak Hamzah.


"Anu... nelfon Kak Adrian",ucap Randy gugup karena kepergok.


"Nelfon Adrian.Pasti kamu bohong masa nelfon Adrian bilang selamat mimpi indah cantik",ucap Pak Hamzah tidak percaya pada Randy.


Pak Hamzah lalu meminta hpnya Randy, Randy memberikannya. Setelah dibuka betapa terkejutnya bahwa di hpnya Randy banyak foto Mila dan banyak chatnya dengan Mila.


"Mati gue kalau ketahuan",batin Randy


"Kamu suka sama Mila?",tanya Pak Hamzah sambil menunjukkan chatnya dengan Mila.


"Iya Yah",ucap Randy jujur pada Pak Hamzah.


"Kenapa kamu merahasiakannya pada Ayah?",ucap Pak Hamzah. Pak Hamzah kecewa karena Randy merahasiakan hubungannya dengan Mila.


"Maaf Yah. Aku mau cari waktu yang tepat buat bilng ke Ayah",ucap Randy sambil menundukkan kepalanya.


"Ayah... Tidak akan melarang kamu berhubungan dengan Mila, Kalau bisa kamu nikah aja sama dia",ucap Pak Hamzah sambil mengembalikan hp Randy.


"Itu masih lama Yah. Tunggu Ayah Mila merestuinya. Lagian Aku sama Mila masih belum jadian",ucap Randy.


"Kenapa kamu enggak jadian sama Mila?",tanya Pak Hamzah.


"Nanti Ayah akan tahu alasannya",ucap Randy.


"Ya Sudah.. Apapun keputusan kamu Ayah akan mendukung kamu!",ucap Pak Hamzah sambil keluar dari kamar Randy karena mau tidur. Setelah Pak Hamzah keluar dari kamarnya Randy lalu tidur.

__ADS_1


__ADS_2