Istri Terbaik Untuk Adrian

Istri Terbaik Untuk Adrian
Bab 14


__ADS_3

Adrian lalu mengatakan bahwa ia mengenal wanita itu dan siap membantu menangkapnya. Adrian dengan pria itu merencanakan sesuatu untuk menangkap Liona.


Adrian berbicara panjang lebar dengan pria itu.Selesai bicara denga pria itu, Adrian masuk ke salon menemui Liona.Liona di salon tengah creambath.


"Sayang...Kamu kenapa lama sekali datangnya?",tanya Liona kesal karena menunggu Adrian lama.


"Iya Maaf. Tadi di kantor aku banyak pekerjaan jadinya kesininya lama",jawab Adrian dengan sedikit muak melihat Liona.


"Ya udah nggak papa. Oya sayang aku sudah dapat wo buat pernikahan kita",ucap Liona.Adrian hanya mengangguk dan tersenyum kecil.Liona lalu selesai nyalon dan meminta Adrian membayarnya.


"Sayang... Bayarin yah!",pinta Liona.Adrian lalu membayar salonnya.


Liona lalu mengajak Adrian bertemu wonya tapi Adrian menolaknya. Adrian mengajak Liona pulang karena dia mau kembali ke kantornya sebab dia muak melihat Liona.


Sampai di rumah Liona,tiba-tiba ada polisi datang. Liona bingung dan ketakutan,Apalagi melihat ada adik iparnya di sana.


"Maaf, Apakah anda yang bernama Liona",?tanya polisi.Liona lalu kabur tapi di tahan oleh Adrian.


"Mau kemana kamu?Kamu kenalkan dengan pria itu?",tanya Adrian sambil memegang tangan Liona dengan erat agar tidak kabur.


"Nggak aku nggak kenal",ucap berbohong untuk menghindari polisi.


"Kamu nggak usah bohong, Aku sudah tahu semua kebusukkanmu",balas Adrian dengan lantang.


Liona berusah melepaskan tangganya dari genggaman Adrian untuk kabur tapi tidak bisa.


"Kamu tidak bisa kabur Liona,Kamu harus bertanggungjawab atas perbuatanmu",ucap Adrian meminta Liona bertanggungjawab atas perbuatannya.


"Aku ini kan calon istri kamu, seharusnya kamu melindungi aku",ucap Liona kesal.


"Calon istri...Aku tidak mau menikah dengan wanita berhati busuk seperti kamu yang hanya menikah demi harta.Aku juga tidak mau seperti mantan suami kamu. Lagi pula sebenarnya aku sudah menikah dengan wanita lain.",ucap Adrian dengan sinis.


"Kamu jahat Adrian",ucap Liona sambil berusaha melepas tangan Adrian.


"Sudah pak, Bawa saja dia!",perintah Adrian sambil menarik Liona ke polisi.Liona meronta-ronta minta di lepaskan tapi dia tetap harus bertanggung jawab atas perbuatannya. Pria itu berterimakasih pada Adrian karena telah membantunya dan pergi ikut Liona ke kantor polisi.


"Untung saja aku belum menikah dengannya. Aku juga harus mencari cara untuk minta maaf pada Aruna",batin Adrian.Adrian lalu kembali ke kantornya.


***


Dikantornya Adrian menemui pamannya.


"Paman,Aku masuk ya!",pinta Adrian sambil mengetuk pintu ruangan Pak Hamzah.

__ADS_1


"Masuk aja Adrian!",pinta Pak Hamzah sambil membaca berkas. Adrian lalu masuk dan duduk disofa. Pak Hamzah menghampiri Adrian dan duduk disebelahnya.


"Ada apa Adrian?Apa ada masalah di kantor?",tanya Pak Hamzah yang melihat wajah Adrian yang kusut.


"Paman....Ternyata apa yang paman bilang tentang Liona itu benar",ucap Adrian kesal karena tidak percaya dengan ucapan pamannya.


"Sekarang kamu tahu bahwa Liona bukan wanita baik-baik, kamu tetap akan menikahinya?",tanya Pak Hamzah sambil menggelengkan kepalanya.


"Tidak paman, Liona ketangkap polisi atas tuduhan pembunuhan dan penipuan.Lagi pula aku sudah tidak mencintainya lagi",ucap Adrian.


"Benar-benar berita menjutkan tapi Paman senang kamu tidak jadi menikahinya",ucap Pak Hamzah sambil menepuk pelan pundak Adrian.


Adrian lalu mengatakan ingin meminta maaf pada Aruna,tapi Adrian tidak berani karena kesalahannya sangat fatal dan pasti Aruna sakit hati kalau tahu yang sebenarnya.


"Kamu mau jujur saja pada Aruna,Paman yakin Aruna pasti memaafkanmu",ucap Pak Hamzah.


"Iya Paman, aku akan jujur pada Aruna",balas Adrian dengan lega.


Adrian lalu kembali keruangannya dan melanjutkan pekerjaanya.Sorenya sehabis kerja Adrian mampir ke toko bunga membeli bucket bunga lalu pulang.


***


Di rumah Adrian melihat Aruna sedang memainkan handphonenya.Adrian lalu menghampirinya dan duduk di sebelahnya dan menaruh tasnya di meja dan memberikan tangannya.


"Tangannya Mas kenapa?luka?",tanya Aruna bingung.Karena biasanya Adrian tidak mau memberikan tangannya padanya untuk salim.


"Biasanya cuek... tumben",batin Aruna heran dengan sikap Adrian padanya.


"Kamu lagi ngeliat apa sih diponsel kamu?Apa kamu selingkuh?",tanya Adrian bercanda karena Aruna serius sekali memainkan ponselnya.


"Mas aku ini lagi cari pekerjaan bukan selingkuh,"jawab Aruna kesal sambil menaruh hpnya di kantong.


"Aku cuma bercanda kok",ucap Adrian


"Sebenarnya mas kenapa sih lagi sakit ya?",tanya Aruna sambil memegang jidat Adrian.


"Aku enggak sakit kok",jawab Adrian sambil melepas tangan Aruna dari jidatnya.


"Terus kenapa mas hari ini aneh?",tanya Aruna.Adrian diam takut untuk bicara jujur.Aruna berpikir kalau Adrian haus, jadi Aruna berdiri dan mau pergi ambil minum tapi di tahan oleh Adrian. Adrian lalu memberikan bucket bunga ke Aruna.Aruna jadi tambah bingung dengan sikap Adrian.


"Mas.Aku lagi nggak ulang tahun,kenapa kamu kasih bunga?",tanya Aruna sambil menerima bucket bunga dari Adrian. Aruna lalu mencium aroma bunga itu tapi Aruna masih bingung dengan sikap Adrian.


"Bunga Ini sebagai tanda permintaan maaf aku ke kamu",balas Adrian sambil memeluk Aruna.Aruna sedikit canggung karena pertama kalinya di peluk Adrian.

__ADS_1


"Minta maaf soal apa ya?",tanya Aruna sambil melepas pelukan Adrian.Aruna mulai curiga dengan Adrian.


"Minta maaf karena hampir berniat meninggalkanmu untuk menikahi wanita lain",ucap Adrian menjelaskan dengan jujur sambil menggaruk kepalanya.


"O...Jadi selama ini Mas cuek sama aku karena mau meninggalkan aku untuk perempuan lain.Sekarang mas minta maaf dengan kasih aku bunga.",ucap Aruna kesal karena Adrian tega padanya dan dengan mudahnya meminta maaf.


"Kamu mau memaafkan aku kan?",tanya Adrian sambil memegang tangan Aruna.Aruna lalu melepas tangan Adrian.


"Tidak semudah itu aku bisa dapat maaf dari aku.Mas sudah menyakiti perasaan aku",ucap Aruna kecewa dengan Adrian.


"Iya aku tahu. Aku sudah menyakiti perasaanmu,makanya aku minta maaf sama kamu. Aku janji aku akan selalu mencintaimu dan tidak akan meninggalkanmu",balas Adrian sambil berlutut berharap Aruna memaafkannya.


"Aku tidak yakin kalau Mas janji tidak akan selingkuh lagi",ucap Aruna kesal sambil melipat tangannya.


"Aku benar-benar janji tidak akan mengulanginya karena aku tidak mau menyia-nyiakan wanita sebaik kamu",ucap Adrian sambil berdiri dan memeluk Aruna.


"Oke,tapi ada syaratnya",ucap Aruna sambil melepas pelukan Adrian.


"Syarat... Syarat apa?",tanya Adrian.Aruna lalu berpikir syarat apa yang bisa Adrian jera terhadap perbuatannya.


"Gue kerjain aja kali ya. Supaya dia kapok enggak selingkuh lagi. Salah dia sendiri berani sekali selingkuhin aku",Batin Aruna.


"Syaratnya Mas harus bersihkan rumah ini menggantikan Mbok Rahmi yang sakit sampai Mbok Rahmi sembuh. Sama satu lagi selama mas di hukum mas tidak boleh menyentuh aku",ucap Aruna tegas pada Adrian.


"Nggak ada hukuman yang lebih gampang apa?",tanya Adrian.Adrian merasa hukumannya sulit karena dia belum pernah melakukan pekerjaan rumah.


"Nggak mau. Ya udah aku akan bereskan barang aku sekarang lalu aku pulang ke rumah orang tuaku",ancam Aruna.


"Oke.Aku akan lakukan syaratnya",ucap Adrian penuh semangat.


"Mulai hari ini ya!",pinta Aruna.


"Hari ini... Oke.. Tunggu Mbok Rahmi sakit? Sakit apa? sudah di bawa ke rumah sakit?",tanya Adrian.


"Mbok Rami sakit kepala dan tadi sudah aku bawa ke rumah sakit, katanya dokter hanya sakit kepala biasa",ucap Aruna menjelaskan.


Aruna lalu melihat jam sudah hampir jam makan malam. Aruna lalu bergegas menuju dapur tapi di cegah Adrian.


"Aruna...Malam ini makan di luar saja, kita kan belum pernah makan berdua di luar!",pinta Adrian.


"Mbok Rahmi gimana?",tanya Aruna.Aruna khawatir Mbok Rahmi tidak makan.


"Gampang.Aku pesankan lewat gojek nanti",ucap Adrian.

__ADS_1


"Iya udah boleh tapi kamu mandi dulu sana bau!",pinta Aruna mengiyakan ajakan Adrian makan malam berdua diluar.


"Oke.. Tunggu sebentar ya!",pinta Adrian. Adrian lalu pergi ke kamarnya dan mandi.


__ADS_2