
Sementara Adrian mandi,Aruna mengganti pakainnya dan mengambil tas. Aruna lalu menunggu Adrian sambil duduk di sofa ruang tamu.
Selang beberapa menit Adrian turun dari atas menuju ruang tamu. Adrian dan Aruna lalu pergi makan di luar.Adrian dan Aruna makan di restoran seafood.
Di restoran Adrian menyuruh Aruna memesan makanan yang dia mau.
"Kamu pesan saja yang kamu mau! ",pinta Adrian sambil menunjukkan menu.Aruna lalu melihat menu makanan yang ada direstoran itu.
"Aku mau ikan bakar dan es teh manis aja mas",balas Aruna. Adrian lalu memesan 2 porsi Ikan bakar dan 2 nasi.Adrian juga memesan 2 es teh manis.
"Kenapa mas ikut-ikutan sih?",tanya Aruna sambil menutup buku menu.
"Emang nggak boleh?",tanya Adrian datar.
"Enggak papa sih",jawab Aruna.
Pesanan Adrian lalu datang,Aruna dan Adrian menyantap makanannya. Sesudah makan Adrian dan Aruna pulang ke rumah.
Sampai di rumah Aruna langsung menuju kamarnya mengganti pakaiannya dengan pakaian yang biasa dia pakai tidur.Adrian tiba-tiba datang ke kamar Aruna.
"Mulai malam ini kamu tidur di kamar aku!",pinta Adrian datar.Adrian ingin tidur bersama Aruna seperti suami istri.
"Nggak mau",jawab Aruna dengan tegas. Aruna belum siap kalau Adrian menyentuhnya meskipun Adrian suaminya.
"Ayolah...Aku janji tidak akan menyentuhmu,Aku hanya ingin kamu temani aku tidur!",pinta Adrian memohon.
"Baiklah.Tapi janji nggak sentuh aku",ucap Aruna.
"Iya Aruna cantik.Lagipula aku kan dihukum sama kamu yang salah satu syaratnya aku tidak boleh menyentuh kamu",jawab Adrian. Aruna lupa soal hukuman itu.
"Kenapa aku lupa?",batin Aruna. Aruna lalu mengiyakan permintaan Adrian menemaninya tidur. Aruna lalu hendak mengganti pakaiannya.
"Mas. Keluar sebentar dong!",pinta Aruna sambil mendorong Adrian keluar.
"Kamu mau ngapain?",tanya Adrian. Adrian bingung Aruna malah menyuruhnya keluar kamar.
"Mau ganti baju dulu",jawab Aruna.
"Hmmm... Nggak usah ganti baju kelamaan.Mendingan sekarang kekamar aku",balas Adrian. Adrian tahu kalau Aruna mau memakai pakaian tertutup lagi. Makanya dia mencegahnya mengganti pakaian.
"Tapi Mas....", Aruna belum selesai bicara dipotong sama Adrian
"Udah nggak usah tapi-tapian.Sekarang kamu ikut aku kekamar aku!",pinta Adrian sambil menarik tangan Aruna.
"Aku ikut Mas tapi lepasin tangan aku dulu.Aku bisa jalan sendiri",ucap Aruna kesal. Adrian lalu melepaskan tangan Aruna. Adrian sedikit-sedikit menengok Aruna takut Aruna kembali ke kamarnya.
"Besok kamu pindahin semua barang kamu ke kamar aku!",pinta Adrian sambil jalan menuju kamarnya.
"Iya Mas",jawab Aruna sambil mengikuti Adrian dari belakang.
Dikamar Adrian sebelum tidur, Aruna membatasi tempat tidurnya dengan guling dan menyelimuti dirinya,agar Adrian tidak menyentuhnya.
__ADS_1
"Aku boleh memelukmu?",tanya Adrian sambil tersenyum nakal dan naik ke temapat tidur.
"Enggak boleh",ucap Aruna ketus.Adrian tetap mencoba memeluk Aruna. Aruna berusaha melepaskannya tapi Adrian malah memeluknya lebih erat. Aruna lalu pasrah di peluk Adrian. Adrian semakin nakal melepaskan bra Aruna dengan pelan.Adrian kemudian mencoba memegang belahan Aruna. Aruna kaget dan merasa risih,Aruna lalu melepaskan tangan Adrian.Adrian melakukannya lagi dan mulai memainkan dua bola Aruna
Aruna lalu pasrah dengan kelakuan Adrian dan tertidur.
***
Keesokan harinya jam 05.30 Aruna bangun,karena Mbok Rahmi sakit jadi Aruna yang akan ke pasar untuk belanja tapi Aruna mau Adrian menemaninya.
"Mas,Bangun mas temani aku ke pasar!",pinta Aruna sambil mengguncangkan badan Adrian.
"Pergi sendiri aja ke pasar,ambil uangnya di dompet. Aku masih ngantuk",ucap Adrian sambil menutup kepalanya dengan bantal. Aruna lalu menarik bantal Adrian.
"Kalau Mas nggak bangun, aku tidak akan memaafkan Mas",ucap Aruna dengan ketus.
"Iya ya... Aku cuci muka dulu",jawab Adrian.Adrian lalu menuju kamar mandi cuci muka dan Aruna merapikan tempat tidur Adrian.Adrian selesai cuci muka turun ke bawah bersama Aruna dan mengambil kunci mobilnya yang di gantung di ruang tamu.
"Mas.Ke pasarnya jalan kaki saja nggak usah naik mobil",ucap Aruna.
"Aruna pasarnya diluar area perumahan,kalau jalan kaki capek.Kalau naik sepeda gimana?",tanya Adrian sambil menguap karena masih ngantuk.
"Emang Mas punya sepeda?",tanya Aruna.
"Punya ada dua lagi pas kan",ucap Adrian sambil ke gudang dekat garasi mengeluarkan sepeda.
"Sepedanya masih bisa dipakai Mas?",tanya Aruna.Aruna melihat sepedanya seperti lama tidak pakai.
Aruna dan Adrian lalu naik sepeda ke pasar. Sampai pasar Adrian kaget melihat pasar yang penuh orang dan bau.Adrian baru pertama kali pergi kepasar.
"Aruna.Kita ke supermarket aja ya!",pinta Adrian sambil menutup hidungnya kebauan.
"Mas.Kalau di pasar itu bahan makanannya lebih segar daripada di supermarket dan juga jauh lebih murah",ucap Aruna sambil turun dari sepeda.
"Tapi... ",ucap Adrian belum selesai bicara dipotong sama Aruna.
"Udah ayo... !",pinta Aruna sambil menarik tangan Adrian.Aruna dan Adrian memakirkan sepedanya lebih dahulu baru belanja.
Aruna lalu merangkul tangan Adrian dan pergi ketempat jual sayuran dan daging-dagingan.
"Bu.Beli sayur bayamnya 2 ikat",ucap Aruna.Penjual menaruh 2 ikat bayam di kantong plastik.
"Mau beli apa lagi neng?",tanya penjual.
"Ayamnya setengah kilo sama... ",ucap Aruna.
"Mas.Suka udang nggak?",tanya Aruna.
"Suka",jawab Adrian datar sambil menutup hidungnya karena tidak tahan sama baunya.
"Sama udang setengah kilo ya Bu",ucap Aruna.
__ADS_1
"Udah ini aja neng?",tanya penjual.
"Iya",jawab Aruna.
"Semuanya 40.000",balas penjual sambil memberikan belanjaannya ke Aruna.
"Mas.Bayarin....!",pinta Aruna.Adrian mengeluarkan dompetnya dan membayar belanjaan Aruna.Sesudah itu menarik tangan Aruna ingin cepat pulang. Aruna dan Adrian lalu pulang kerumah.
Sampai di rumah Adrian di suruh mencuci baju sama Aruna.Sementara itu Aruna memasak sarapan. Aruna masak Ayam bumbu rujak, Sayur bening dan Udang saos Padang. Saat makanan usah siap, Aruna menghampiri Adrian.
"Mas.Udah cucinya?",tanya Aruna sambil tersenyum nakal.
"Udah tinggal jemur",jawab Adrian datar sambil memindahkan baju dari mesin cuci ke ember untuk dijemur.
"Biar aku aja yang jemur nanti.Sekarang mas cepat mandi dan sarapan nanti telat lo ke kantornya!",pinta Aruna. Aruna tidak tega melihat Adrian mencuci baju sampai keringetan.
"Oke boss...",jawab Adrian sambil meninggalkan tempat cuci baju menuju kamarnya dan mandi. Aruna lalu menjemur pakaian yang sudah di cuci Adrian.Setelah itu Aruna ke kamarnya dan mandi.
Adrian sudah mandi dan turun kebawah tapi Aruna tidak ada.Adrian lalu menunggu Aruna untuk sarapan bersama. Beberapa menit kemudian Aruna turun kebawah,Aruna dan Adrian sarapan bersama.
***
Di kantor Pak Hamzah melihat Adrian kelelahan.
"Adrian kamu keliatan lelah sekali?",tanya Pak Hamzah sambil memberikan berkas ke Adrian.
"Iya Paman.Habis cuci baju tadi di suruh Aruna",jawab Adrian dengan lesu dan menandatangi berkas yang di berikan Pak Hamzah.Pak Hamzah ketawa kecil,dalam hatinya mungkin ini balasan karena Adrian berani selingkuh.
"Makanya kamu jangan permainan wanita",balas Pak Hamzah.
"Iya paman.Aku kapok dan nggak mau lagi menyakiti hati perempuan",jawab Adrian sambil memberikan berkas yang sudah dia tanda tangani ke Pak Hamzah.
Pak Hamzah lalu kembali keruangannya dan Adrian melanjutkan pekerjaanya.
Sorenya selesai kerja Adrian langsung pulang ke rumahnya.
***
Di rumah Adrian sudah di tunggu dengan Aruna.Aruna lalu salim pada Adrian.
"Mas mau minum apa? teh?kopi?atau air putih?",tanya Aruna sambil melepas dasi Adrian.
"Kopi aja tapi jangan terlalu manis",jawab Adrian sambil melepas jasnya.Aruna lalu membuatkan kopi untuk Adrian.Selang beberapa menit Aruna kembali membawa secangkir kopi.
"Mas ini kopinya.Habis minum kopi mas ganti baju lalu sapu dan pel rumah!",pinta Aruna sambil duduk dan menaruh kopi di meja.
"Iya ya... ",jawab Adrian pasrah sambil menyeruput kopinya.Habis minum kopi Adrian menuju kamarnya ganti baju.
Aruna membereskan cangkir kopi Adrian dan menyiapkan sapu serta pel-pelan. Saat Adrian sudah kembali ke bawah,Aruna memberikannya ke Adrian.
Adrian dengan terpaksa menuruti Aruna. Adrian menyapu seluruh rumahnya dan mengepelnya. Saat Adrian mengepel lantai tanpa sengaja dia menjatuhkan ember airnya dan kebetulan Aruna habis ngelap meja lalu mau lewat.Aruna terpeleset dan Adrian buru - buru menangkapnya. Alhasil Aruna jatuh kepelukannya Adrian.
__ADS_1