
Sementara itu di kantor Mila sangat khawatir pada Aruna. Mila meminta Randy mengantarkannya ke rumah sakit. Randy lalu mengantarkan Mila ke rumah sakit menjenguk Aruna.
Sampai di rumah sakit Mila dan Randy langsung menuju kamar Aruna sesuai yang di beritahu Adrian. Saat membuka pintu kamar Aruna,Randy melihat Aruna dan Adrian suap-suapan.
"Sorry Bro, Sepertinya kita menggangu kalian",ucap Randy sambil mau pergi tapi di cegah Adrian.
"Enggak ganggu kok. Kalian kenapa kesini?",tanya Adrian sambil menaruh mangkuk di meja.
"Sebenarnya Mila yang mau kesini,Dia sangat khawatir sama Aruna",jawab Randy sambil masuk.
"Oh... Masuk aja enggakpapa",ucap Adrian. Randy dan Mila lalu masuk.
"Aruna kamu sakit apa kok sampek harus dirawat?",tanya Mila.
"Sebenarnya Aruna enggak sakit apa-apa tapi dia hamil.Aruna dirawat karena kandungannya sedang bermasalah tapi sekarang sudah lebih baik kok",jawab Adrian.
"Wahh... selamat ya Aruna.Semoga bayi kamu selalu sehat.Kamu harus jaga baik-baik kandungannya",ucap Mila sambil memeluk Aruna.Mila lega kalau Aruna baik-baik aja.
"Iya Mila itu pasti dan makasih kamu sudah kasih ucapan buat kita",ucap Aruna.
"Selamat ya Bro!",ucap Randy.Adrian dan Aruna lalu mengucapkan terimakasih pada Randy.Beberapa menit kemudian Randy dan Mila pamit mau kembali kekantor. Adrian lalu menitipkan kantor Randy dan Mila karena Aruna minta ditemani.
"Makasih ya.Mas sudah mau temani aku disini",ucap Aruna.
"Iya sayang.Aku enggak mungkin ninggalin kamu",ucap Adrian mengelus kepala Aruna.
Malamnya setelah makan malam Aruna Melihat Adrian asik dengan Hpnya.
"Mas.Kamu liat apa sih kok asik banget?",ucap Aruna kepo.
"Kamu bilang kemarin mau kepantai,sekarang aku lagi lihat-lihat pantai mana yang cocok buat kita liburan",ucap Adrian.
"Kita jadi kepantai Mas",ucap Aruna sambil tersenyum senang karena akhirnya dia bisa kepantai.
"Tapi nanti kalau kamu sudah sembuh",ucap Adrian sambil mencolek hidung Aruna.
"Mas.Terus kerjaan kamu gimana?",tanya Aruna.
"Kamu tenang aja.Aku bisa minta tolong Paman Hamzah buat handle kantor",ucap Adrian.
"Mas.Aku lupa kerjaan aku gimana ya?",ucap Aruna sambil megang kepalanya.
__ADS_1
"Aruna sayang.Mulai sekarang kamu enggak usah mikirin kerjaan lagi. Kamu itu mendingan fokus sama kehamilan kamu. Masalah kerjaan biar aku yang tangani",ucap Adrian.Adrian tidak mau kejadian ini terjadi lagi karena dia tidak mau kehilangan bayinya.
"Iya Mas.Aku akan fokus sama kehamilan aku,Aku juga enggak mau kehilangan bayi kita",ucap Aruna sambil mengusal perutnya yang datar.
"Bunda janji akan menjaga kamu dengan baik",batin Aruna sambil mengusap perutnya yang datar. Tak lama kemudian Aruna menguap ngantuk.
"Kamu ngantuk sayang?",tanya Adrian.
"Iya Mas.Aku ngantuk",ucap Aruna.
"Kamu tidur aja!",pinta Adrian sambil menyelimuti Aruna.
"Tapi kamu jangan pulang ya Mas,Kamu tetap disini sama aku",ucap Aruna sambil megang tangan Adrian.
"Iya sayang.Aku enggak kemana-mana kok",ucap Adrian. Adrian lalu mencium kening Aruna dan dudum di kursi dekat Aruna.Tak lama kemudian Adrian tertidur di kursi.
***
Besoknya Pagi-pagi Aruna bangun melihat Adrian sudah bangun.
"Mas.Hari ini kamu mau kerja?",tanya Aruna.
"Kerja tapi aku nggak kekantor, Aku ada bawa laptop jadi jaga kamu bisa sambil kerja",ucap Adrian.
"Nggak susah kok",ucap Adrian.
"Ya sudah terserah kamu Mas",ucap Aruna sambil merangkul tanggan Adrian.Tak lama kemudian sarapan Aruna datang.
"Sayang.Kamu makan yang banyak biar sehat",ucap Adrian sambil membuka tutup makanan.
"Keliatannya enak Mas, aku coba ya",ucap Aruna. Aruna lalu mencoba sarapannya karena enak Aruna memakannya sampai habis. setelah sarapan dokter datang memeriksa Aruna.
"Syukurlah.Sekarang kondisi Bu Aruna sudah jauh lebih baik dari kemarin.Bu Aruna tetap harus bed rest dulu supaya kandungannya lebih sehat",ucap dokter.
"Denger tuh Sayang.Kamu harus banyak istirahat",ucap Adrian.
"Iya Mas... ",ucap Aruna.Dokter lalu pamit mau memeriksa pasien yang lain.Adrian lalu merasa lapar dan ingin mandi.
"Sayang.Aku mau pulang sebentar, mau mandi sekalian sarapan.Boleh ya!",pinta Adrian.Aruna lalu memperbolehkan Adrian pulang. Adrian kemudian pulang kerumahnya.
Sampai dirumah Adrian langsung mandi, mengemas beberapa pakaian Aruna dan sarapan. Setelah itu Adrian kembali ke rumah sakit.
__ADS_1
Dirumah sakit Aruna terlihat bosan tiduran terus di kamarnya.Adrian lalu membawa Aruna duduk ditaman rumah sakit.
"Kita duduk disini aja,Biar kamu enggak bosan dikamar",ucap Adrian
"Iya Mas. Kayaknya enak duduk disini",ucap Aruna. Adrian dan Aruna lalu duduk. Adrian lalu ingat kalau diperjalanan kerumah sakit ia sempat mampir ke minimarket beli coklat untuk Aruna.
"Oya... Coba kamu tutup mata!",pinta Adrian.
"Tutup mata buat apa Mas?",tanya Aruna.
"Udah tutup aja!",pinta Adrian. Aruna lalu menutup matanya dengan kedua tangannya.Adrian lalu mengeluarkan coklat dari kantongnya dan mendekatkan ke wajah Aruna.
"Sekarang kamu buka matanya!",pinta Adrian. Aruna kaget didepan matanya ada coklat.
"Ini coklat buat aku?",tanya Aruna sambil memegang coklatnya.
"Iya dong",ucap Adrian.Aruna lalu membuka coklatnya dan memakannya.
"Kamu tahu aja kalau pengen makan coklat Mas",ucap Aruna sambil memakan coklatnya.
Tak lama kemudian Adrian usil pada Aruna.
"Sayang...Liat deh disana ada kupu-kupu cantik",ucap Adrian iseng.
"Mana Mas?",tanya Aruna sambil celingukan.
"Itu disana dibunga",ucap Adrian. Adrian lalu diam-diam memakan coklat Aruna.
"Nggak ada Mas",ucap Aruna.Aruna mau memakan coklatnya lagi kaget sebab coklatnya sudah berkurang banyak. Aruna juga melihat Adrian sedang mengunyah makanan.
"Ih... coklat aku kamu makan Mas?",tanya Aruna kesal karena Adrian diam-diam memakan coklatnya.
"Sedikit doang!",ucap Adrian sambil tersenyum malu karena ketahuan.
"Sedikit apanya banyak tahu",ucap Aruna sambil cemberut.
"Iya deh maaf. Kamu jangan cemberut dong sayang nanti cantiknya ilang lo",ucap Adrian merayu Aruna. Aruna tetap kesal pada Adrian.
"Nanti aku belikan lagi deh,tapi kamu senyum dulu!",ucap Adrian sambil memegang dagu Aruna. Aruna lalu tersenyum lagi tapi Aruna malah iseng pada Adrian.
"Nih buat suami aku yang suka usil",ucap Aruna sambil mencolek hidung Adrian dengan coklat.
__ADS_1
"Eh... Kamu bisa usil juga ya!",ucap Adrian. Adrian mau mengambil cokalt Aruna tapi Aruna malah memakan sisa coklat yang sedikit sampai habis dengan cepat. Karena tidak ada coklat Adrian menempelkan hidungnya pada hidung Aruna agar hidung Aruna juga kena coklat. Setelah itu Adrian mencium bibir Aruna yang belepotan dengan coklat.