
Di sebuah kota kecil yg ada di Sumatera selatan, Yakni Kota Prabumulih.
Seorang gadis tengah bersiap siap untuk pergi ke Rumah sakit.
Kinara nama nya, atau yg lebih akrab di sapa Ara, saat ini dia tengah mengidap Leokimia, itulah sebab nya mengapa dia akan pergi kerumah sakit.
Tadi pagi, Dokter Wahyudi telah menghubungi Henky dan menyampaikan pada nya agar membawa Kinara datang menemui nya di Rumh sakit pertamina yakni Rumah sakit tempat Dokter Wahyudi bekerja.
Dokter Wahyudi adalah Dokter specialis kanker yg telah menangani Kinara selama hampir setengah tahun ini, & Henky adalah kakak nya Kinara.
Hari ini Dokter Wahyudi meminta Kinara datang ke Rumah sakit untuk membahas mengenai Kemoterapi yg akan di jalani oleh Kinara.
Setelah selesai bersiap siap, Ara dan kakak nya Henky segera pamit pada kedua orang tua mereka untuk pergi ke Rumah sakit.
15 menit menempuh perjalanan, tibalah Ara dan kakak nya di Rumah sakit pertamina Prabumulih.
Ara dan kakak nya segera menghubungi Dokter Wahyudi.
Dokter Wahyudi pun meminta mereka untuk langsung ke Ruangan beliau.
Tiba di depan ruangan Dokter Wahyudi, Tampak nya Dokter Wahyudi memang telah menunggu nya itulah mengapa ruangan nya telah terbuka lebar.
“ Ayo silahkan masuk.” Sapa Dokter Wahyudi begitu melihat Mereka.
Ara dan kakak nya Henky pun masuk.
“ Silahkan duduk.” tutur Dokter Wahyudi lagi
Sama seperti tadi kedua kakak beradik itu hanya bisa patuh.
“Apa ada masalah dengan rencana kemoterapi yg akan di lakukan Ara Dok?.” Tanya Henky sang kakak kepada Dokter.
“ Oh tidak Pak.” sahut Dokter Wahyudi tersenyum Arif, sementara Ara hanya diam mendengar percakapan sang kakak dengan Dokter tersebut.
“Saya meminta Pak Henky Dan Ara datang kemari karna saya ingin menjelaskan sesuatu.” sambung Dokter Wahyudi.
“ Apa itu.” tanya Ara dan Henky bersamaan.
“ Begini Pak Henky, saya cuma mau mengatakan bahwa nanti saat kemoterapi yg akan menangani Kinara bukan lah saya lagi.” Dokter Wahyudi langsung ke inti nya.
__ADS_1
“ Mengapa demikian Dok?” tanya Henky lagi.
“ Apakah ada masalah dengan Adik saya, atau kah ada perlakuan kami yg membuat anda merasa tersinggung hingga tak mau menjadi Dokter Kinara lagi?.” sambung nya
“ Tidak bukan seperti itu!.” tegas Dokter Wahyudi.
“ Lalu” tanya Henky.
“ Karna mulai minggu depan saya akan di pindah tugaskan ke Palembang.” Jelas Dokter Wahyudi.
“ Terus bagaimana dengan Kinara Dok?.” tanya Henky mulai khawatir.
Kinara hanya diam mendengarkan.
“ Anda tak perlu khawatir akan ada Dokter yg menggantikan saya, beliau lebih berpengalaman dari saya, beliau juga masih muda namun prestasi nya sangat bagus dalam setiap hal khusus nya untuk pasien yg menderita leokimia seperti Ara, jadi saya yakin di tangan nya Insya allah Ara akan sembuh dengan izin Allah.” Jelas Dokter Wahyudi panjang lebar.
Henky hanya bisa menganggukan kepala nya.
“ Hari ini saya meminta kalian datang, karna beliau ingin bertemu dengan Kinara.” Dokter Wahyudi mulai menjelaskan lagi.
“ Saya telah menjelaskan sedetail detail nya mengenai kondisi & keadaan Kinara kepada beliau, jadi anda tak perlu cemas, semua nya pasti akan berjalan baik.” Tambah nya lagi.
Untuk beberapa saat hanya keheningan yg ada di ruangan itu, semua hanya sibuk dengan pemikiran masing masing.
“ Lalu kapan kami bisa bertemu dengan Dokter itu?.” pertanyaan Henky memecah keheningan itu.
“ Tunggulah sebentar lagi, beliau sedang dalam perjalanan kemari.” sahut Dokter Wahyudi.
“ Baiklah.”
Dokter Wahyudi & Henky lanjut mengobrol ringan, sementara Kinara memilih memainkan ponsel nya dan berchatt ria dengan teman teman nya.
10 menit berlalu, Akhir nya Dokter yg mereka tunggu tunggu pun akhir nya datang.
Begitu melihat nya telah berada diambang pintu, langsung saja Dokter Wahyudi meminta nya masuk.
Dokter tersebut pun langsung masuk. Mereka berdua berpelukan.
Setelah berpelukan beberapa saat barulah Dokter Wahyudi memperkenalkan mereka.
__ADS_1
“ Oh iya Dokter AL, Inilah pasien yg saya ceritakan kepada anda beberapa hari yg lalu, Ini Kinara dan ini kakak nya Henky.” sambil berkata Dokter Wahyudi menunjuk Kinara dan Henky bergantian.
Henky langsung tersenyum menatap Dokter yg di panggil Al oleh Dokter Wahyudi itu.
“ Dan Pak Henky, Kinara, Inilah Orang saya ceritakan tadi, beliaulah yg akan menanggantikan saya.” tambah Dokter Wahyudi lagi.
Henky langsung berjabat tangan dengan Dokter AL. sedangkan Kinara mulai memasukan ponsel nya kedalam tas, untuk berkenalan dengan Dokter baru nya itu.
Kinara sempat tercengang beberapa saat lama nya begitu ia melihat Dokter yg kini berdiri di hadapan nya.
Seorang Dokter muda nan tampan, namun bukan hal itu yg membuat nya tercengang melainkan wajah Dokter tersebut seolah tak asing bagi Kinara, ia seakan pernah bertemu tapi dia tak ingat kapan dan dimana.
Keterkejutan bukan hanya terjadi pada Kinara, namun hal yg sama juga di rasakan oleh Dokter AL.
Dia sama sekali tak menduga akan bertemu Kinara lagi.
“ Dokter senang bertemu dengan Anda.” Kinara berkata seada nya.
Dokter AL tersenyum sambil mengulurkan tangan nya.
“ Alfianda.” Tutur Dokter AL memperkenalkan nama nya, berharap Kinara akan ingat pada nya.
“ Kinara.” Kinara menyambut uluran tangan nya, namun dia tetap seolah baru mengenal Dokter AL tersebut.
Padahal saat Dokter AL menyebutkan nama nya Alfianda, Kinara ingat kalau Dokter AL tersebut adalah kakak kelas nya dulu.
Namun Kinara tak ingin sok akrab dengan Dokter AL, dia merasa malu dan tak pantas meski hanya untuk berteman saja dengan AL. bagaimana tidak demikian, sekarang AL adalah seorang Dokter, dia tampan, gagah,bersih, rapi,dewasa dan tentu saja mapan, nyaris sempurna.
Sementara dia sendiri seorang gadis sederhana, sakit, tak memiliki pekerjaan bahkan bisa di bilang nyaris tak punya masa depan.
Bagaimanakah kelanjutan kisah mereka???
Ada yg penasaran?
Yg penasaran nantikan di nex episode ya.
Jangan lupa tinggalkan jejak, terima kritik n saran juga..
Happy reding, makasih udah mau mampir.
__ADS_1
Salam dari author.. Love you.