Izinkan Aku Mencintaimu.

Izinkan Aku Mencintaimu.
DIRESTUI


__ADS_3

“ Ada apa Yah?.” Tanya sang Bunda & AL bersamaan.


“ Apakah Kinara yg kau bicarakan adalah gadis yg sama yg Ayah temui di SMA mu dulu.” Tutur sang Ayah mengingat kejadian hampir 4 tahun yg lalu.


“ Ayah pernah bertemu Kinara?.” AL malah balik bertanya.


“ Jawab dulu pertanyaan Ayah, nanti Ayah jawab pertanyaan kamu.” Tegas sang Ayah.


“ Iya Yah, Kinara yg aku ceritakan tadi dia adalah adik kelas ku dulu.” Jelas AL.


“ Artinya dia adalah gadis yg sama yg juga Ayah temui saat di SMA mu dulu.” barulah sang Ayah mulai berkata lagi.


“ Kapan Ayah bertemu Kinara di sekolah?.” Tanya AL.


“ Saat ada acara pertemuan para wali murid kelas 12 waktu itukan Ayah yg datang dan ternyata untuk membahas masalah perpisahan kalian.”


“ Lalu dimana Ayah bertemu Ara?.” Tanya Al lagi.


“ Saat itu Ayah sedang bingung dimana ruang pertemuan, Ayah bertanya pada beberapa siswa tapi mereka menolak memberitahukan, hingga saat itu Kinara yg menghampiri Ayah dan mengantarkan Ayah sampai depan ruangan pertemuan, saat itu Ayah sangat berterimakasih pada nya, Ayah berniat memberinya uang sebagai imbalan karna telah membantu Ayah, niat Ayah bukan untuk merendahkan nya, tapi hitung hitung buat uang jajan nya, akan tetapi dengan halus dia menolak.”


“ Apa yg dia katakan Yah?.” Tanya Sang Bunda.

__ADS_1


“ Maaf Om bukan nya saya tak mau uang, tetapi saya ikhlas membantu Om, saya tak berharap imbalan apapun kecuali keridhoan Allah, Om adalah salah satu Ayah dari murid yg ada di sekolah ini, artinya Om sudah sama seperti orang tua saya, sudah kewajiban seorang anak membantu orang tua nya, sekali lagi maaf Om saya tak bisa menerima nya sebab jika saya terima artinya saya membantu dengan pamrih. Itulah yg dia katakan, usai berkata demikian dia pergi meninggalkan Ayah yg saat itu masih terbengong mencerna kata kata nya, baru kali itu Ayah bertemu seorang gadis yg tak silau karna uang, yg begitu ikhlas terhadap orang lain, tapi bukan itu yg membuat Ayah tak bisa berkata kata, namun sekilas senyum yg ia sunggingkan sembari melangkah pergi & senyuman itu sangatlah manis.” sambil berkata sang Ayah mengedipkan mata nya kepada Sang Istri tentu saja dia sengaja mengatakan itu untuk menggoda putra nya.


“ Jangan bilang Ayah tertarik pada nya saat itu.” sang Bunda sengaja berbicara demikan mengikuti permainan sang Ayah.


“ Tentu saja Ayah tertarik, siapa yg akan menolak gadis secantik dan sebaik dia.” Lagi lagi sang Ayah ingin menggoda putra nya.


“ Ayah sudah berumur tapi masih suka ama gadis gadis remaja.” kesal AL.


“ Daun daun muda itu lebih seger.” Jawab sang Ayah.


“ Kinara gak akan mau lah sama Ayah.” tegas AL


“ Tak masalah yg penting sejak saat itu nama nya tetap tersimpan di dalam hati Ayah.” Goda sang Ayah lagi.


Kedua orang tua nya tertawa mendengar penuturan AL.


AL baru menyadari kalau kedua orang tua nya sengaja menggoda diri nya.


“ Kalian berdua sama sama menyebalkan.” Tutur AL sambil tertawa.


“ Ternyata benar Kinara yg kamu maksud itu adalah Kinara yg dulu satu sekolah dengan mu.” Tutur sang Ayah kembali ke pembicaraan yg serius.

__ADS_1


“ Iya Yah, Ara yg sama yg dulu satu sekolah dengan ku, saat SMA aku sudah menyukai nya, tetapi saat itu dia sudah memiliki pacar jadi aku tak bisa mengungkapkan perasaan itu pada nya, karna aku yakin aku pasti akan di tolak, namun tadi saat di rumah sakit setelah hampir 4 tahun berlalu aku bertemu lagi dengan nya, namun itu sangat membuat ku sakit Yah.” AL mulai berkata dengan nada sedih.


“ Sakit maksud nya.?” tanya sang Ayah.


“ Melihat dia & sekarang sangatlah berbeda, dulu dia selalu ceria dan tersenyum pada semua orang, dia gadis yg tegar, akan tetapi sekarang dia sangat rapuh, dan putus asa, tapi aku ngerti itu semua karna kondisi nya saat ini.” Tutur AL sedih.


“ Tak apa apa nak, itu artinya tugas mu adalah mengembalikan Kinara yg dulu, berikan dia semangat untuk berjuang demi kesembuhan nya, dan jangan lupa uangkapkan juga perasaan mu.” Tutur sang Ayah.


“ Apakah Ayah tak keberatan jika aku bersama nya.?” Tanya AL penuh harap.


“ Dari dulu Ayah sangat berharap agar kira nya Ayah di pertemukan lagi dengan Kinara dan Ayah akan memintanya untuk jadi menantu Ayah.”


“ Ayah bisa aja.” Tutur AL tertawa.


“ Perasaan dari cerita Ayah tadi gak ada Ayah tanya nama nya dan dia juga tak menyebutkan nama nya.” AL mulai bertanya heran.


“ Ahahaha, tentu saja tapi Ayah melihat nama nya yg tertera jelas di seragam yg ia kenakan.” Sahut sang Ayah sambil tertawa.


“ Apakah Bunda mau mendukung ku?.” Tanya AL pada sang Bunda.


“ Selama itu membuat kamu bahagia, Bunda gak akan keberatan, tapi ingat Fi, Bunda gak mau lihat kamu hancur.” Sahut sang Bunda.

__ADS_1


“ Aku ngerti Bun, jika memang takdir kami tak bisa bersama aku akan coba ikhlas dan akan menerima wanita pilihan Bunda.” jawab AL meyakinkan.


Dalam hati nya dia bertekad apapun yg terjadi dia akan berusaha untuk memperjuangkan Kinara.


__ADS_2