Izinkan Aku Mencintaimu.

Izinkan Aku Mencintaimu.
DROP


__ADS_3

Dengan seketika tawa mereka lenyap, saat menyadari Kinara telah tak sadarkan diri, Iya Kinara tiba tiba pingsan.


Semua orang menatap kaget, AL langsung menepuk nepuk pelan pipi Kinara.


“ Ara, Ara, bangun.” Teriak AL.


Ibu nya AL bergegas mengambil minyak angin, dan memberikan nya pada AL.


AL pun menggosokan minyak angin tersebut di kening Kinara, dan mengoleskan di hidung Kinara, akan tetapi setelah beberapa saat Kinara tak kunjung sadarkan diri.


“ Kita ke Rumah sakit sekarang.” Tegas AL. Mungkin kalau hanya penyakit biasa AL tak perlu membawa nya kerumah sakit, Akan tetapi penyakit yg di derita Kinara lain, dia harus mendapatkan penangan dan pengobatan yg tepat, serta peralatan yg lengkap.


Usai berkata demikian, AL langsung mengangkat tubuh Kinara dan membawa nya ke mobil, diikuti oleh kedua orang tua Kinara dan juga kedua orang tua AL.


AL langsung menjalankan mobil nya dengan kecepatan diatas rata rata, 8 menit kemudian tiba lah mereka di rumah sakit.


AL memanggil semua Dokter dan suster agar segera menangani Kinara.


Kinara di bawa ke ruang ICU. Dan langsung mendapat penanganan dari Dokter.


Kali itu AL tidak terlibat, karna bukan jam kerja nya. Akan tetapi AL tetap memaksa untuk masuk menemani Kinara.


Karna AL juga salah satu Dokter di rumah sakit tersebut, tentu mereka tak bisa mencegah AL.


“ Tak perlu khawatir Dokter AL, dia baik baik saja, mungkin dia hanya kelelahan itulah sebab nya dia pingsan, seperti yg kita ketahui, angin malam, kelelahan, dan stress bisa membuat nya drop.” Dokter Ardi menjelaskan pada AL tentang kondisi Kinara.


AL menghembuskan nafas lega mendengar nya. artinya tak akan lama lagi Kinara pasti sadar.


AL keluar dari ruangan tersebut dan memberitahu kepada keluarga nya.

__ADS_1


Mereka pun mengucap syukur.


Saat itu Dokter Ardi juga keluar dan mengatakan bahwa Kinara telah siuman.


Kedua keluarga itu ingin melihat Kinara akan tetapi Dokter mencegah nya, Tunggu setelah Kinara di pindah ke ruang perawatan.


Jadi mau tak mau mereka menunggu beberapa saat.


Setelah Kinara berada di ruang perawatan, Kedua orang tua nya, dan kedua orang tua AL langsung menemui Kinara.


Sedangkan AL dia diajak bicara oleh Dokter Ardi.


“Saya rasa anda yg lebih paham mengenai kondisi pasien Dokter AL, Kinara harus segera melakukan transplantasi sumsum tulang belakang, Jika tidak maka anda tahu apa yg akan terjadi.” Jelas Dokter Ardi.


AL mengangguk paham, saat ini mereka memang sedang menunggu pendonor sumsum tulang belakang untuk Kinara.


Kedua orang tua Kinara tak bisa melakukan donor, karna sang Ibu tidak memiliki kecocokan, sedangkan ayah nya, ada riwayat jantung.


Tetapi menemukan pendonor itu tidak lah mudah.


Itulah mengapa operasi transplantasi sumsum tulang belakang belum di lakukan.


Di ruang perawatan. Kedua orang tua AL dan kedua orang tua Kinara sedang berbincang dengan Kinara.


“ Maaf kan aku, karna aku telah merepotkan kalian semua.” Ucap Kinara saat dia melihat kedua orang tua nya dan juga kedua orang tua AL.


“ Tidak jangan katakan itu.” Ujar ibunya AL.


“ Iya, yg penting sekarang kau baik baik saja.” Tambah Ayah nya.

__ADS_1


Kinara melihat sekeliling nya tapi dia tak melihat AL.


“ Kak AL mana?.” Tanya Kinara pelan.


Yg membuat 4 orang tua itu tersenyum.


“ AL masih bicara pada Dokter.” Sahut Ayah nya Kinara.


Kinara hanya mengangguk.


AL pun tiba di ruangan itu. dan segera menghampiri Kinara.


“ Bagaimana perasaan mu?.” Tanya AL, sambil dengan lembut mengusap kepala Kinara.


Ternyata AL berani melakukan nya meskipun di depan keluarga mereka.


“ Aku baik, tapi bagaimana dengan mu?.” Kinara balik bertanya karna ia dapat melihat dengan jelas, kecemasan AL.


“ Aku rasa tanpa aku jelaskan pun kau pasti sudah paham, kami begitu khawatir dan cemas, saat kau tiba tiba pingsan." Jelas AL.


“ Maaf.” Tutur Kinara tak enak hati.


“ Bukan salah mu, akulah yg salah yg tak bisa menjaga mu." Sahut AL.


“ Tidak ada yg seperti itu AL, memang sudah dari tadi sore Kinara mengeluh pusing.” Ibu nya Kinara menyela.


“ Harusnya kau istirahat, tapi karna tante lah kau harus pergi malam ini.” Ujar Ibu nya AL.


“ Tidak tante, gak ada yg salah dalam hal ini, memang kondisi ku saja yg lemah, jadi kalian jangan menyalahkan diri, aku gak suka itu.” Tegas Kinara.

__ADS_1


Semua orang hanya bisa menanggapi nya dengan tersenyum.


__ADS_2