
Dan benar saja Kinara mulai bersemangat membahas tentang masa lalu mereka saar masih sekolah.
“ Iya kak, tentu saja aku ingat.” sahut Kinara mulai antusias.
“ Ingat gak pertama kali kita kenalan?.” Tanya AL lagi.
“ Iya saat acara kemping kan.” sahut Kinara seada nya.
“ Malam itu benar-benar asyik ya Ra.” tutur AL mengingat malam dimana dia dan Kinara berkenalan.
“ Iya, pengen rasanya aku ngulang masa masa kek gitu lagi kak.”
“ Tapi aku gak berharap sich Ra.”
“ Loh napa kak?.” Kinara bertanya bingung.
“ Karna aku gak mau di kerjain sama kamu lagi.”
Kinara langsung tertawa mendengar perkataan AL barusan. AL pun ikut tersenyum.
FLASH BACK ON.
Malam itu saat acara kemping di sekolah diadakan, disana AL & Kinara menjadi satu team, Dimana setiap team mempunyai tugas yg sama yaitu memasak untuk sang pembina pramuka.
Setiap team atau kelompok telah membagi tugas nya masing masing, tak terkecuali kelompok yg di pimpin oleh AL.
Untuk memasak dan membuat makan malam bersama masing masing team harus memasak, jadi tentu saja harus ada kayu bakar & juga air buat memasak.
Saat itu Kinara, Dita & juga AL di tugaskan untuk mengambil air ke sungai, kebayang kan gimana menakutkan nya hal itu, harus mengambil air ke sungai dimalam hari.
__ADS_1
Namun bukan kah pramuka memang di haruskan pemberani.
Sesuai tugas, masing-masing orang mulai bekerja. Begitupun AL, Kinara & Dita.
Ketika di perjalanan pergi kesungai semua nya baik baik saja. Hingga mereka mendapatkan air buat memasak.
Jarak dari tenda ke sungai memang tak terlalu jauh hanya berjarak kira kira 100 meteran.
Selesai mengambil air, AL, Kinara & juga Dita bergerak untuk pulang.
“ Ayo kita pulang.” Ajak AL karna hanya ia satu satu nya lelaki diantara mereka.
“ Baiklah kak.” sahut Kinara & Dita bersamaan, Kinara & Dita satu kelas, hanya AL yg beda kelas sebab AL kakak kelas mereka.
Belum jauh mereka melangkahkan kaki dari sungai tempat mengambil air, tiba tiba Kinara menghentikan langkah nya, Hingga membuat Dita & AL sontak bertanya.
“ Napa berhenti?.” Tanya AL & Dita.
“ Gak enak gimana maksud mu Nara?.” Tanya Dita, Kinara sering di panggil Nara kalo di sekolah.
“ Aku ngerasa kek merinding gitu Dit.” Sahut Kinara, sambil mengusap tengkuk nya.
Senter pun Kinara matikan, jadi mau tak mau AL dan Dita berhenti berjalan.
“ Apaan sich kamu cewek aneh, jangan ngarang dech.” Ketus AL, karna sebenarnya dia merasa takut mendengar perkataan Kinara.
“ Aku punya nama tolol,& nama ku bukan cewek aneh.” sewot Kinara, yg tak terima di katain aneh.
“ Lalu ngapain coba bahas yg serem kek gitu di tengah hutan gini, udah sepi malam lagi.” keluh AL yg mulai merasa takut benaran.
__ADS_1
“ Dasar cowok penakut, umur aja yg tua, tapi penakut, percuma jadi cowok kalo penakut.” Kinara mengatain.
“ Aku saran kan mulai besok kamu pakai rok aja ya.” perkataan Kinara sontak membuat Dita tertawa.
“ Jaga mulut kamu ya, jika saja kamu laki laki sudah habis kamu sama aku.” Tegas AL.
“ Kalaupun aku cewek, aku gak takut sama kamu, walaupun kamu kakak kelas ku.” Kinara tak mau kalah.
“ Loh kok malah jadi debat kek gini sich? sudah lah ayo kita ke tenda, teman teman yg lain pasti udah nungguin.” Dita mencoba menjadi pelerai diantara mereka. Untung Kinara mau mendengar, Hingga mereka pun kembali melanjutkan perjalanan hingga tiba di tenda.
Kinara memang iseng tadi nya, tapi dia tak tahu kalau AL bakal takut benaran, & malah mengatai dia cewek aneh.
Tiba di tenda semua orang mulai sibuk mempersiapkan masakan. Kinara & Dita pun ikut membantu, para lelaki yg lain juga membantu yg bisa mereka lakukan.
Setelah semua nya selesai, mereka mulai makan bersama, untuk kemudian memulai acara perkemahan malam itu, mereka bernyanyi bersama, membuat api unggun bersama dan seru seruan bersama.
Teman teman yg lain masih asyik bersenang senang, sayang nya Kinara telah merasa ngantuk, ada sebagian orang yg telah tidur.
“ Dit, aku ke tenda duluan ya, so aku udah ngantuk banget.” Pamit Kinara pada teman dekat nya.
“ Ya udah sana tidur gih.”
Kinara dengan pelan mulai melangkah meninggalkan Dita dan beberapa teman yg lain.
Sesaat sebelum Kinara masuk tenda, mata nya tak sengaja melihat AL yg tengah duduk di bawah sebuah pohon yg tak jauh dari tenda nya.
Wajah nya tampak gelisah & bingung. Kinara jadi merasa tak enak pada nya, jangan jangan AL begitu karna dia. Oleh karna itulah Kinara menghampiri nya.
“ Sendirian aja kak.” Sapa Kinara seadanya, dia tak tau akankah AL merespon dengan baik atau justru makin marah pada nya, tetapi ia tak peduli, dia kesana untuk meminta maaf.
__ADS_1
Kira-kira seperti apakah reaksi AL nanti nya?.