
Melihat lagi lagi tak ada reaksi dari Kinara, sekali lagi AL bicara.
“ Ara lihat aku.” Kali itu suaranya sudah biasa saja tidaklah tegas seperti tadi.
Karna itulah Kinara merasa harus menuruti nya.
Kinara mengangkat wajah nya dan menatap AL.
AL tersenyum, tangan nya tetap mengenggam kedua lengan Kinara. Mata mereka saling bertaut, yg membuat jantung Kinara menloncat loncat seolah mau keluar dari raung dada nya.
“ Apakah kau masih berfikir apa yg aku rasakan pada mu hanyalah rasa kasihan.” Tanya AL pelan.
Kinara hanya diam.
“ Tidak kan,” tambah AL lagi. Kinara hanya menarik nafas panjang.
“ Ara, bibir bisa saja berbohong tapi tidak dengan mata seseorang, dan aku yakin kau bisa melihat serta merasakan bahwa aku benar benar mencintaimu.”
Perkataan AL membuat Kinara ingin bersorak sorak karna ia sangat bahagia. Lalu kemudian dia mulai rendah diri dan merasa tak pantas untuk AL.
“ Dan asal kau tau saja Ara, aku mencintaimu sudah sejak kita masih SMA dulu.” AL mulai mengakui semua nya.
“ Ii... itu gak mungkin kak.” Tutur Kinara terbata.
“ Kau ingat ini.” AL berkata sambil meraih pergelangan tangan kiri Kinara dimana dia memakai jam tangan pemberian AL saat ultah nya.
__ADS_1
“ Kau mendapatkan ini di hari ultah mu kan, selain itu ada selembar kertas di dalam kotak jam ini.” Tambah AL.
Dari sana Kinara mulai paham, bahwa AL lah yg telah memberikan hadiah itu untuk nya, bahkan dia juga yakin kalau AL jugalah yg waktu itu selalu memberinya bunga dan diam diam membayar makanan nya di kantin.
“ Apakah kakak juga yg setiap hari menaruh bunga di laci meja ku, dan membayar makanan ku di kantin sekolah.” Tanya Kinara.
AL hanya mengangguk.
Kinara pun terdiam.
“ Apa kau tau mengapa aku lakukan itu?.” AL kembali bertanya.
Kinara menggelengkan kepala nya.
“ Karna aku mencintai mu.” Sahut AL meyakin kan
“ Aku tak punya keberanian.” Sahut AL seadanya.
“ Kenapa?.” Kinara bertanya lagi.
“ Karna aku tau, kau pasti akan menolak ku, sebab saat itu kau sudah punya kekasih.” perkataan AL membuat Kinara tertegun, begitu banyak yg AL tahu tentang diri nya, akan tetapi dia tak tahu apapun.
“ Dari mana kakak tau hal itu?.” Kinara tak henti hentinya bertanya.
“ Aku pernah melihat mu bersama pria itu.” Jawab AL singkat.
__ADS_1
Keadaan menjadi hening beberapa detik lama nya.
“ Ara, apa kau ingat, malam dimana sekolah kita mengadakan kemping.” AL mulai membuka suaranya lagi.
Kinara hanya mengangguk.
“ Bukan kah kita mengobrol banyak malam itu, melihat rembulan yg begitu indah nya malam itu, dan sejak malam itulah sedetik pun aku tak pernah bisa melupakan tentang mu,dan semakin hari aku semakin sadar bahwa aku jatuh cinta pada mu, dan sejak saat itulah hanya kau yg ada di dalam sini.” sambil berkata AL meraih tangan Kinara dan meletak kan didada nya.
Kinara bisa merasakan dengan jelas detak jantung AL yg sama tak beraturan seperti dirinya.
“ Tapi itu sudah hampir 4 tahun berlalu kak." Kinara menanggapi demikian, sambil menarik pelan tangan nya.
“ Waktu memang berlalu Ara, akan tetapi tidak dengan perasaan ku, sejak dulu, sekarang dan seterus nya hanya ada dirimu dalam hati ku, hanya kamu yg aku cintai.” Tegas AL.
“ Selama hampir 4 tahun memang kita tak pernah bertemu, bahkan komunikasi pun tidak, akan tetapi sedikitpun perasaan itu hilang Ara, hingga akhir nya kita bertemu kembali, dan membuat perasan ini semakin dalam.” Tambah AL lagi.
Ya Tuhan betapa bahagia nya hati Kinara mendengar pernyataan AL yg begitu sangat mencintai diri nya, ingin rasa nya dia memeluk AL dan mengatakan bahwa dia juga mencintai nya. Akan tetapi fikiran tak membiarkan dia melakukan itu.
“ Terimakasih banyak, tapi maaf kak, aku tak bisa membalas perasaan mu, aku tidak mencintaimu, maafkan lah.” Tutur Kinara dengan suara yg bergetar karna menahan tangis, Kinara sengaja mengatakan itu karna dia merasa tak pantas untuk AL, menurut nya AL berhak mendapatkan wanita yg lebih segala nya dari nya.
AL merasa kecewa mendengar perkataan Kinara, jika saja dia tak menangkap bahwa Kinara mungkin saja mengatakan itu karna kondisinya yg sakit saat ini, AL pasti sudah patah hati untuk kedua kali nya.
Akan tetapi AL yakin sekali bahwa Kinara mengatakan itu karna merasa tak pantas untuk diri nya.
“ Tatap mataku dan katakan bahwa memang benar kau tidak mencintaiku.” Pinta AL untuk meyakin kan hati nya bahwa apa yg ia fikirkan itu adalah benar.
__ADS_1
“ Aku tidak mencintaimu.” Kinara mencoba bicara setenang mungkin dan setegas mungkin agar AL percaya pada nya.
Akan kah AL percaya pada Kinara?