
Sejak malam kemping itu dimana AL & Kinara mengobtol bersama sejak saat itu pula AL tak bisa melupakan Kinara, wajah cantik Kinara terus saja terbayang dimata nya.
Dan karna itulah sebisa mungkin AL selalu mencari celah untuk mendekati Kinara, akan tetapi usaha nya gagal, karna Kinara tampak tak begitu peduli pada AL, saat bertemu AL pun dia paling hanya tersenyum, bicara pun hanya sepatah dua patah kata, Namun karna sikap Kinara yg cuek itu lah membuat AL semakin tertantang untuk bisa menaklukan hati Kinara, Hingga berbagai cara di lakukan nya untuk mendekati Kinara, akan tetapi selalu gagal, Kinara selalu menolak ajakan nya.
Lebih parah nya lagi, Kinara berusaha menghindari AL setiap kali mereka akan bertemu, hal itu bukan di lakukan Kinara dengan sengaja, Akan tetapi dia memang selalu menjaga jarak dengan lelaki manapun yg ada di sekolah itu.
Entah karna alasan apa hanya Kinara & Tuhan yg tau.
AL mencari tau tentang Kinara melalui teman teman sekelas nya, Dita adalah orang yg selalu AL tanyai tentang Kinara.
Mulai dari kebiasaan, alamat rumah, nomor ponsel, bahkan hobby dan tak luput juga hal hal yg tak di sukai Kinara ia selalu mencari tau.
Dari sana lah AL tau bahwa Kinara lebih Akrab di panggil Ara.
Tapi usaha yg di lakukan nya itu sama sekali tak ada guna nya, karna dia tak pernah ada kesempatan untuk hanya sekedar mengobrol bersama Kinara.
Namun saat dimana AL telah melakukan ujian dan tinggal menunggu kelulusan saja, AL memutuskan untuk menyatakan perasaan suka nya terhadap Kinara.
Sebelum mereka berpisah, AL ingin Kinara tau perasaan nya.
Hari itu sengaja AL membeli setangkai Bunga mawar merah untuk dia berikan kepada Kinara ketika Ia menyatakan perasaan dan meminta nya untuk jadi kekasih hatinya.
__ADS_1
Farrel salah satu sahabat akrab AL heran melihat AL yg telah membeli bunga mawar merah.
“ Eitz, AL apa gak kecepatan kamu beli bunga buat wali kelas kita, kan masih 1 bulan lebih kita perpisahan dan kelulusan.” Tutur Farrel.
“ Siapa yg bilang ini Bunga buat wali kelas kita.” sewot AL karna Farrel yg sok tau.
“ Lalu buat siapa?.” Tanya Farrel penasaran.
“ Seseorang yg sangat istimewa dalam hidup ku, yg berhasil membuat ku jatuh bangun sampai tak bisa berpindah ke lain hati.” Jelas AL.
“Widih puitis banget bro, siapa dia? cewek yg membuat seorang AL yg di gandrungi para gadis jatuh hati.” selidik Farrel.
“ Keppo aja lu.” sahut AL ketus.
“ Yaelah, jadian aja belum udah dengan PD bilang calon istri emang nya kamu udah siap buat nikah?.” Celoteh Farrel.
“ Kerjaan aja belum ada bahkan SMA pun belum tau lulus atau kagak, mau di kasih makan apa anak orang.” sambung Farrel.
“ Yg mau nikah sekarang juga siapa?.” Tegas AL.
“ Aku hanya akan pacaran dengan nya sampai cita cita ku tercapai, setelah aku sudah merasa mapan baru dech kita nikah.”
__ADS_1
“ Gak yakin aku kamu bakal bertahan pacaran selama itu.” Goda Farrel.
“ Loh mengapa, hati aku udah mantap hanya untuk Dia, gak akan pernah ada yg lain, Dia lah cinta pertama & terakhir ku.” Sahut AL terus terang.
“ Iya dah, semoga berhasil, tapi aku akan lebih suka kalau liat kamu di tolak.” Farrel sengaja mengatakan itu agar sahabat nya itu kesal.
“ Sialan loh Rel, bukan nya doain yg baik malah nyumpahin sahabat nya sendiri.” ketus AL kesal, sambil menjitak jidat Farrel.
“ Canda bro, canda.” Tutur Farrel kemudian sambil tertawa.
AL pun tertawa karna ia juga tau Farrel hanya bercanda.
“ Kapan kamu akan nembak dia?.” Tanya Farrel keppo.
“ Ntar jam istirahat.” AL juga menjawab apa ada nya.
“ Aku boleh ikutan gak, biar jadi saksi cinta kalian berdua.” Sambil berkata Farrel menginjit injitkan alis nya.
“ Gak usah, yg ada ntar kamu malah nikung lagi karna liat cewek ku yg cantik.” Ledek AL.
“ Bisa jadi sich.” Farrel malah balik menggoda.
__ADS_1
Begitulah mereka kalau bercanda pasti saling katain. tapi kedua nya begitu peduli satu sama lain.