Izinkan Aku Mencintaimu.

Izinkan Aku Mencintaimu.
SALAH PAHAM


__ADS_3

AL terus berlari menuju pinggir jalan raya, berharap melihat Kinara masih menunggu angkutan umum, akan tetapi Kinara tak ada disana.


AL mencoba menelpon nya, namun Kinara tak mengangkat telpon nya.


“ Ara, angkat donk, plish jangan buat khawatir.” Gumam AL sambil terus menghubungi Kinara, akan tetapi hasil nya tetap sama.


Sehingga AL memutuskan untuk pergi kerumah nya saja, oleh sebab itu AL kembali menuju parkiran.


Dan siapa sangka ternyata dia melihat Kinara disana, Kinara baru saja keluar gedung Rumah sakit.


Kinara tercengang melihat AL ada di parkiran. Hingga langkah nya terhenti.


AL berjalan menghampiri Kinara.


“ Kau dari mana?.” Tanya AL begitu berada di dekat Kinara.


Kinara tak menjawab dan membuang pandang. Sungguh ingin sekali rasa nya ia memukul pria itu.


“ Ara, aku bicara pada mu.” Tegas AL karna tak ada tanggapan dari Kinara.


“Dari tadi aku menelpon mu, tapi tak pernah di angkat.” Omel AL.


“ Aku habis dari toilet.” Sahut Kinara jutek.


AL menghembuskan nafas nya kasar.


“ Suster Anggi bilang kau tadi ruangan ku, mengapa tak jadi menemuiku.” Tanya AL.

__ADS_1


“ Aku gak mau jadi pengganggu.” Sahut Kinara tegas.


AL menatap tajam Kinara.


“ Ikut dengan ku.” AL berkata sambil meraih pergelangan tangan Kinara, dan mulai melangkah berjalan.


Tentu saja Kinara tak bisa menolak, mau tak mau ia berjalan mengikuti AL jika tidak tangan nya yg akan sakit.


AL mengajak Kinara menuju loteng, tempat dimana tak akan ada orang yg datang dan mendengar pembicaraan mereka.


Mereka berdiri dengan jarak yg kira kira hanya 1 meter jauh nya.


Kinara mengedarkan pandangan mata nya ke sekeliling tempat itu. Hanya rumah dan bangunan Pertamina yg ada di sekeliling tempat itu.


Jika ingin bunuh diri pastilah sempurna, Tinggal melompat saja.🤣🤣


“ Itu adalah urusan pribadi mu kak, tak ada hubungannya dengan ku.” Begitu Kinara menanggapi.


Tentu saja perkataan yg sangat menyebalkan bukan.


AL menatap tajam Kinara mendengar hal itu keluar dari mulut nya.


AL merasa perkataan Kinara begitu menohok hati nya.


Namun dia memilih untuk tenang.


“ Tujuan ku datang kemari, hanya untuk memberitahu kakak, bahwa kau tak akan melakukan operasi.” Kinara bicara terus terang ia tak ingin membuang buang waktu, rasa nya ia sangat muak melihat wajah AL.

__ADS_1


“ Ara, aku tak peduli kau suka atau tidak keputusan ku akan tetap sama, kau akan melakukan operasi itu, kedua orang tua mu dan aku telah sepakat.” Tegas AL.


“ Kau tak punya hak untuk memaksakan kehendak mu kak.” Tutur Kinara kesal.


“ Aku berhak memutuskan apa yg akan aku lakukan demi kesembuhan pasien ku.” Jawab AL lantang.


“ Iya, tetapi kau tak berhak mengeluarkan biaya nya, Aku tau kami memang miskin, akan tetapi bukan berarti kau bisa seenak nya merendahkan, dan melukai perasaan ku.” Kinara mulai berkata dengan nada yg terdengar putus asa.


“ Kau salah paham Ara, kau salah paham.” Tutur AL dengan penuh tekanan.


“ Aku sama sekali tak berniat untuk merendahkan ataupun melukai perasaan mu, aku melakukan hal itu karna aku mencintai mu, aku tak mau kehilangan mu, cobalah mengerti membayangkan nya saja sudah membuat ku gila.” AL berkata sambil mengacak ngacak rambut nya frustasi.


Dia benar-benar tak mengerti jalan fikiran Kinara, mengapa dia tak pernah memahami perasaan nya.


“ Kau hebat kak, sekarang kau berkata seolah kau sangat mencintai ku, sedangkan baru beberapa waktu yg lalu kau berpelukan dengan seorang gadis, dan kau juga mengatakan kau menyukai nya, berapa banyak lagi kak, wanita yg akan kau permainan perasaan nya.” Tutur Kinara setenang mungkin.


“ Ara, mengetahui setengah kebenaran akan lebih berbahaya.” Sahut AL tenang. Meskipun dia tau kalau Kinara begitu kesal pada nya akan tetapi dia memilih tetap tenang.


Kinara tak menanggapi perkataan AL barusan.


AL menatap lekat Kinara. Kinara lagi lagi membuang pandangan nya.


AL tersenyum melihat sikap Kinara yg seperti anak kecil.


“ Ara, aku bicara pada mu, lihat kearah ku.” Tutur AL pelan dan selembut mungkin.


Akan kah Kinara menuruti nya?

__ADS_1


__ADS_2