
Kinaya Putri seorang gadis yang berusia 17 tahun yang memiliki wajah lumayan cantik. Ia mempunyai 4 kakak beda ayah ia adalah satu-satunya anak perempuan dalam keluarga ini, kakak pertama sudah berumah tangga dan sudah memiliki rumah sendiri, kakak kedua pun juga begitu, kakak ketiga sudah berumah tangga dan tinggal bersama nay di rumah peninggalan bunda, sedangkan kakak ke 4 masih bujang ia juga sudah berumah sendiri. Pada umur 12 tahun ia harus kehilangan sosok malaikat dalam hidupnya yaitu bunda tercinta. Sejak kecil ia tidak mengetahui siapa sosok ayahnya, yang ia tau ayahnya sudah tidak ada. Hingga suatu saat ia mendengar dari tetangganya bahwa sebenarnya ayah Kinaya masihlah hidup. Ia mulanya sangat kaget dan tidak percaya ia pun tak ingin menanyakan langsung dengan kakak-kakaknya karena ia takut, ia hanya berfikir suatu saat pasti mereka akan memberi tahu kebenaran ini padanya.
Ddddrrrrttttttt gi ddddrrrrttttttt gi drrtttt gi
Bunyi suara getar alarm HP Kinay
"hhhhmm aku masih mengantuk sekali" Batin Nay.
Tetapi ia harus segera bangun untuk bergegas salat subuh. Ia pun akhirnya bangun dan bergegas untuk salat subuh, ketika sudah selesai ia pergi kedapur untuk membantu kakak iparnya memasak.
"Mba masak apa? " Tanya Nay
"Nasi Goreng nay, tolong kamu lanjutin dulu ya mba mau buatin susu buat ponakan kamu" Jawab Susan kakak Ipar Nay ke tiga.
"Oke mba" Jawab Nay
Selesai dengan kegiatan beres-beresnya di pagi hari ia segera bersiap-siap untuk sekolah. Nay sekarang duduk di bangku kelas 2 SMA Swasta 1 Wijaya, sekolah ini salah satu sekolah favorit dan elit di kota M ia bisa sekolah disini karena dibiayai oleh kakak-kakaknya. Karena Kinaya tidak mempunyai kecerdasan yang cukup untuk mendapatkan biasiswa.
"Mas, mba, aku berangkat dulu ya" Pamit Nay dengan membawa kuda matic nya dengan membonceng salah satu ponakannya.
"Iya Nay hati-hati, jangan ngebut-ngebut" Jawab mereka
"Siap bos paling ngebut aja enggak pake ngebut-ngebut" Jawab Nay sambil cengengesan
"Kinaya" Jawab Susan dengan penegasan
Tanpa mendengar ocehan kakak iparnya lagi Kinaya langsung bergegas mengendarai kuda metic nya, ia mengantarkan ponakannya terlebih dahulu lalu ia menuju ke sekolahnya, sampai disekolah Kinaya memarkirkan motornya lalu bergegas ke kelas. Ketika ia akan menuju arah kelasnya ia bertabrakan dengan seseorang.
Bruukkkkk "aduh maaf-maaf" Kata Nay,
Seseorang yang ia tabrak itu hanya membalas dengan senyuman yang sangat manis. Sangking manisnya semut kalok diinjek olehnya langsung gigit (wkwk)
"Sumpah demi apa itu kan dia, ya Allah manis banget senyumnya" Batin Nay
Tanpa Nay sadari orang itu sudah pergi dari hadapannya.
Tiba-tiba "Dooooooorrrrrrr, kaget ya harus kaget pokoknya" Kata gadis cantik yang tiba-tiba dateng dari belakang Kinay, tak lain sahabat Kinay yaitu Mica.
__ADS_1
"Apa sih Ca" Jawab Kinay males
"Hehehe abis pagi-pagi dah bengong, hayuk ke kelas" Tarik Mica
Mereka pun memasuki kelas dan sampai kelas Mica pun penasaran kenapa Kinaya pagi-pagi sudah bengong, jiwa keyponya pun meronta-ronta.
"Nay kamu tadi bengongin apa si"
"Cieee K-pop"
" Keypo Nay bukan K-pop huuu"
"Lah udah ganti too" Jawab Nay
"Iihhh Nay dari dulu emang keypo lho bukan K-pop, K-pop mah yg korea-korean gt huu, serius lho aku penasaran nihh"
" Haha ya mirip geh, hhmmm oke aku cerita ni, kamu tau enggak"
"Belum selesai ya aku ngomong, aku tadi pas dari markirin si kuda metic kesayangan, aku enggak sengaja nabrak seseorang, coba tebak siapa?
" Ya gk tau lah aku, emang aku dukun iihh" Jawab Mica
"Hahahaa jadi tadi aku nabrak dia Ca dia" Jawab Nay dengan ekspresi alaynya
"Tau ni aku kalok gaya kamu dah kayak cacing gini, pasti idola sekolah kan" Jawab Mica
" Betul banget, sumpah Ca dia tadi senyum manis banget sumpah kami tadi deket banget ca, kamu tau kan aku udah suka sama dia lama dan kamu tau kan selama ini aku cuman bisa liat dia dari jauh-jauh, aku seneng banget bisa sedeket itu huhu"
"Haduh males aku kalok kamu dh ngalay kayak cacing gini" Jawab Mica
__ADS_1
" Dari dulu suka tapi cuman bisa ngeliatin dari jauh, orang itu berjuang Nay" Lanjut Mica
"Enggak ahh, ya kalik Ca aku mau memperjuangin dia, kamu kan tau saingan aku gemana"
"Maksud kamu sasa"
"Iya lah siapa lagi semua sekolah juga tau mereka deketnya kayak gemana, udah itu ganteng dan cantik + idola sekolah semua, apalah daya aku ini yang hanya upik abu burik" Jawab Kinay dengan muka sok sedihnya
"Hhmm aku punya saran lain ni Nay kecuali deketin dia" Jawab Mica
"Apa ca" Jawab langsung Nay
"Mundur alon-alon" Kata Mica sambil tertawa.
"Huhhh karaokean aku jadinya nanti kalok
mundur alon-alon" Kata Kinay
Dua sahabat ini emang sengklek otaknya jika udah bergabung. Selain Mica Kinaya mempunyai sahabat lain yaitu Cindy tetapi Cindy sedang Izin karena ada keperluan keluarga.
Ting tong tang ting tong tang tang ting tung
Tak terasa bel istirahatpun berbunyi, menandakan waktunya bagi kaum-kaum yang perutnya bernyanyi harus segera kekantin.
"Nay kuy kantin" Kata Mica
"Aku lagi diet Ca, kamu sendiri aja ya" Jawab Kina malas
__ADS_1