Jalan Takdir Cinta

Jalan Takdir Cinta
Melamar!!


__ADS_3

#Flashback On



Tok tok tok...



"Iya sebentar" Kata Cindy, ia menghapus air matanya dan bergegas membuka pintu kamar.



"Rafa!!!" Ada apa Raf" Tanya Cindy.



"Gue boleh mintak tolong enggak" Tanya Rafa.



"Gua mau ngelamar Kinaya, tapi gue mau Glady dulu gitu biar enggak grogi, lo mau nolongin gue enggak buat jadi Kinaya" Lanjut Rafa.



"Haaaaaaaa, lo mau ngelamar Kinaya, yang bener aja lo Raf, gila gila gila ini mah gila, lo tau kan kita masih SMA Raf, masih panjang perjuangan kita buat masa depan, dan lo mau ngelamar Kinaya?? " Kata Cindy dengan keterkejutannya.



"Gue serius Cin, gue tau kita masih SMA tapi apa salahnya kalok gue mau Nikah muda, toh masa depan tetep bisa digapai kok dengan cara bareng-bareng" Kata Raf.



"Lo serius Raf, lo enggak lagi ngeprank gue kan" Tanya Cindy.



"Gue serius Cin" Rafa berkata jujur.


"Yaudah oke oke gua percaya, terus gue harus bantu gemana nih" Kata Cindy.



Mereka berdua pun akhirnya menuju ke tempat yang sudah disiapkan oleh Rafa, dan mereka pun glady cara Rafa melamar Kinaya, tetapi ketika mereka sedang melakukan glady itu, Kinaya melihatnya dan terjadilah salah paham.



#Flashback Off.



"Jadi kamu serius mau lamar aku" Kata Kinaya.



"Iya aku serius Nay, aku udah rencanain ini dengan matang, tapi semuanya enggak sesuai dugaan aku" Kata Rafa lesu.



"Hahahahahaaa kasian sekali anda pak" Kata Kinaya dengan tawanya.



Tiba-tiba Rafa berjongkok dihadapan Kinaya.



"Kinaya Putri Will You Marry Me" Kata Rafa sambil membuka kotak cincin.



Deg deg...



Kinaya kaget, ternyata Rafa bersungguh-sungguh, kinaya meneteskan mutiara bening di pipinya, ia sangat bahagia Rafa melamar nya. Tetapi ia sedih karena ia tidak mungkin menerima lamaran Rafa.



"Nay.. Kenapa kamu nangis, kamu enggak mau terima lamaran aku apa???" Tanya Rafa lagi.



"Maaf kan aku Raf, maaf... Aku aku enggak bisa hiks hiks" Kata kinaya dengan tangisnya.



Rafa pun berdiri "kenapa kamu enggak bisa Nay, kamu bilang kamu suka aku?? " Tanyanya.



"Kamu kan tau Raf, aku..aku udah dijodohin.. Aku enggak mungkin membatalkan perjodohan ini, ini adalah amanah almarhumah bunda ku rah" Katanya masih dengan tangisnya.



"Apa kamu cinta sama dia, apa kamu tau siapa dia.. Enggak kan Nay, kita bilang saja dengan mamas mamas mu jika kita ingin bersama, agar mereka mau membatalkan perjodohan ini" Kata Rafa.



"Aku enggak bisa Raf, aku enggak mau mengecewakan mereka, maafkan aku Raf" Kata kinaya dan akan bergegas berlari tetapi langsung ditahan oleh Rafa.



"Baiklah Nay, jika kamu tidak bisa menerima aku, tapi kita makan malam bersama dulu ya, aku udah siapin makan malam romantis Nay, masa kamu tega nyia-nyiain usaha aku" Kata Rafa dengan raut wajah yang sedih.



Kinaya langsung tersenyum, ia dan Rafa pun akhirnya bergegas untuk makan malam romantis.


Selesai makan malam bersama Kinaya dan Rafa menuju kekamar, sesampainya Kinaya dikamar Cindy sudah menunggu.



"Nay,,, "



"Cindy... Aku udah tau semuanya"



"Kamu enggak marahkan?? Tanya Cindy.



Kinaya pun menggeleng.



"Jadi tadi gemana kamu sama Raf" Tanya Cindy.



"Yahh, yang kamu tau Cin, Rafa lamar aku, tapi aku enggak bisa Terima dia" Kata Naya dengan muka sedih.



"Hhhmmm yang sabar ya Nay" Kata Cindy sambil memeluk Naya.



"Mica mana Cin, dari tadi kok aku enggak liat dia" Tanya kinaya.



"Enggak tau aku juga Nay, lagi ngebucin kalik"



Dilain tempat.



"Raf... "



Rafa pun menoleh.


"Ada apa?? Jawab Rafa.



" Gue mau ngomong penting sama lo"


"Gue enggak ada waktu" Jawab Rafa.



"Please Raf"



"Gue kasih waktu 5 menit"


"Raf, kita balikan ya, gue sayang sama lo.. Gue enggak bisa putus sama lo Raf" Kata Salsa.



"Maaf sal, gue enggak bisa" Kata Rafa yang akan berlalu namun Salsa tiba-tiba memeluk Rafa dari belakang.

__ADS_1



"Apa kurangnya gue Raf, gue cantik, gue kaya.. Gue idola sekolah. Apa kurangnya gue" Tanya Salsa



"Gue enggak suka sama lo sal, prasaan enggak bisa di paksain.. Dan yang jelas gue enggak suka cwe licik kayak elo" Kata Rafa sambil melepaskan pelukan Salsa.



"Gue ngelakuin hal licik itu demi elo Raf" Kata Salsa dengan air mata yang sudah menetes.



"Cara lo salah Sal, lo khianatin sahabat lo sendiri cuman karena gue, dan lo acam gue dengan aib sahabat lo itu biar pacaran sama gue, bahkan karena lo gue sama dia putus Sal. lo itu cwe jahat.. Gue enggak suka sama lo" Kata Rafa yang mulai kesal.



"Gue tau Raf, gue salah.. Tapi gue kayak gitu karena gue bener-bener sayang sama lo Raf" Kata Salsa.



"Cukup Sal, gue muak sama lo, mulai sekarang lo jangan ganggu-ganggu hidup gue" Kata Rafa yang berlalu.



"Gue bakal dapetin lo Raf, gemana pun caranya gue enggak peduli, dulu gue berhasil misahin lo sama dia, dan gue enggak akan biarin lo sama cwe lainnya, hanya gue... Salsa Azzahra yang boleh milikin elo seorang" Kata Salsa dengan senyum jahatnya.



Salsa Azzahra gadis cantik dengan body bak gitar Indonesia 😅, karena kecantikannya ia dijuluki bunga sekolah, ia terlahir dari anak orang kaya, ia mempunyai dua sahabat Alya dan Fadillah, ia dulu adalah gadis yang baik hati, hingga bisa dikatakan gadis yang sempurna untuk tipe idaman pria, namun karena ia bertemu dengan Rafa (cinta pertamanya) kebaikan yang ia miliki entah kemana, ia menyukai Rafa pada pandangan pertama tetapi sayang, cintanya bertepuk sebelah tangan, Rafa sudah mempunyai kekasih dan tak lain sahabatnya sendiri (Fadillah) gadis cantik. Bermula dari kisah ini lah yang membuat Salsa tidak lagi bersahabat dengan Fadillah dan membuat ia menjadi gadis yang licik.



#Flashback On.



"Gue enggak peduli Fadilah sahabat gu, yang gue peduliin sekarang adalah Rafa, gue harus misahin Rafa dan Fadillah" Batin Salsa dengan niat jahatnya.



Salsa menjebak Fadillah, ia membuat seolah olah Fadillah selingkuh dari Rafa bahkan ia menjebak Fadillah seolah olah Fadillah sudah tidur bersama dengan seorang pria, bahkan ia menfoto Fadillah yang tubuhnya telanjang dan hanya ditutupi selimut sedang bersama pria. Rafa yang mendapatkan kiriman foto Fadilah dari no tak dikenal pun merasa kesal, dari sejak itu ia langsung memutuskan hubungannya dengan Fadillah.


Sedangkan Salsa yang mengetahui Rafa dan Fadillah sudah putus, ia mencoba mendekati Rafa dengan berpura-pura menyemangati Rafa. Hingga pada waktu itu Fadillah akan menjelaskan pada Rafa namun ia melihat Rafa sedang bersama, ia melihat Rafa sedang berciuman dengan Salsa, meski sebenarnya Rafa dan Salsa tidaklah berciuman, Salsa yang mengetahui Fadillah akan datang ia mendekatkan mukanya dengan muka Rafa agar terlihat dari jauh sedang berciuman.



"Rafa... Ka kamu dan Salsa" Teriak Fadillah.


"Fadillah" Kata Salsa dan Rafa.



Fadillah langsung berlari dengan air mata di pipinya.



"Dil, tunggu... " Kata Salsa yang pura-pura akan mengejar Fadillah, namun ditahan oleh Rafa.



"Udah biarin aja Sal, enggak usah dikejar" Kata Rafa.



"Tapi Raf, nanti dia salah paham" Kata Salsa.



"Udah biarin, udah enggak ada yang perlu dijelasin, gue sama dia udah putus,, udah cukup gue kecewa sama dia" Kata Rafa.



Salsa pun tersenyum dengan kemenangan.



Salah paham sudah terjadi di antara mereka, Fadillah yang menyangka Rafa dan Salsa pacaran, dan Rafa yang menyangka Fadillah berkhianat, membuat hubungan meraka sudah benar-benar retak, sehingga Fadillah memutuskan untuk bersekolah keluar negeri tanpa mengetahui yang sebenarnya.


Rafa yang mengetahui berita bahwa Fadillah pindah sekolah keluar Negeri pun merasa sedih, tetapi ia sudah terlanjur kecewa.



Dua tahun kemudian tepatnya mereka sudah duduk di bangku kelas 2 SMA Rafa mengetahui kebenarannya, ia tak sengaja mendengar langsung kebenaran dari mulut Salsa yang berkata kepada Alya. Pada saat itu Rafa sangat terkejut dan tak menyangka bahwa semua ini perbuatan Salsa, ia pun langsung murka terhadap Salsa. Salsa pun takut, ia takut akan kehilangan Rafa bahkan ia belum mendapatkan Rafa tapi sekarang Rafa mengetahui kebenarannya, sehingga ia pun mengacam Rafa dengan foto aib Fadillah.



"Lo bener-bener jahat Sal, gue enggak nyangka, selama ini gue dibodohin sama lo.. Gue dan Fadillah pisah karena lo, lo bener-bener gadis jahat" Kata Rafa marah.




"Ciiihhhh.. Itu bukan sayang namanya Sal, itu namanya lo gila" Kata Rafa.



"Terserah terserah dan terserah lo mau ngomong apa, yang jelas gue mau lo jadi pacar gue" Kata Salsa.



"Hahahaha mimpi aja lo jadi pacar gue, sampek kapanpun gue enggak akan pernah sudi jadi pacar gadis licik kayak lo" Kata Rafa.



"Hahahahaaa lo yakin, lo beneran enggak mau jadi pacar gue... Oke lo boleh enggak mau jadi pacar gue, tapi..... Gue bakal pastiin aib Fadillah akan tersebar keseluruh dunia" Kata Salsa.



"Itu jebakan, Fadillah enggak seperti itu."



"Mau ini jebakan atau bukan, yang jelas gue punya bukti yang bisa menggiring opini kejelakan Fadillah 😅" Kata Salsa.



"Lo gila Sal, lo bener-bener gila" Kata Rafa..



"Gue emang gila Raf, gue gila karena lo,, lo pikirin baik-baik, lo milih jadi pacar gue apa foto-foto Fadillah dengan pria dihotel akan tersebar" Kata Salsa yang penuh dengan kemenangan.



Tak berapa lama akhirnya minculah berita bahwa Rafa dan Salsa resmi berpacaran.



#Flashback Off.



Pagi hari mereka sudah siap akan melanjutkan wisata mereka untuk menyebrangi pulau menggunakan kapal.







"Wahhh cantik sekali pemandangan laut biru" Kata Mica..



"Apakah kamu suka sayang" Kata Diki yang merangkul pundak Mica, dan dibales anggukan oleh Mica.



"Lo orang itu udah kayak pasangan pengantin baru yang lagi bulan madu aja" Kata Kenaya nyeplos.



"Lah emang iya geh" Jawab Diki santai dan mendapat pukulan ringan di perut oleh Mica.



"Hehe namanya geh bucin Nay" Kata Mica cengengesan.



Mereka pun menikmati liburan mereka.



"Kok Rafa kayak menjauh dari aku gitu ya, apa karena aku tolak lamarannya" Batin Kinaya yang melihat Rafa asik mengobrol dengan Rian, Raka dan Alvin.



Merekapun sudah tiba di pulau, mereka bermain main di pulau sampai sore dan memutuskan kembali ke vila.



Mereka berlibur selama 3 hari dan memutus kan pulang esok.


Ketika mereka pulang Rafa pamit duluan ia beralasan ada hal penting yang harus diurus.


__ADS_1


"Guys gue duluan balik ya, ada hal penting yang mendesak" Kata Raf.



"Gue gue bareng lo aja ya Raf" Kata Raka



"Hati-hati ya olo orang berdua" Ujar Diki.



"Siap" Kata Raka dan Rafa.


Mereka pun bergegas OTW duluan.



Sedangkan Diki Mica, Kinaya dan Cindy satu mobil lalu Rian Salsa, Alya dan Alvin satu mobil.


Mereka pun Otw siang hari, karena baru siap.



Didalem mobil Kinaya, termenung memandang kearah luar jendela kaca mobil.



Ia dan Rafa semakin renggang, entah karena apa yang jelas Kinaya merasa Rafa menjauhinya.



"Nay jangan bengong, entar kamu kesambet lho" Kata Cindy menegur Kinaya.



"Si siapa yang bengong sih Cin" Elak Kinaya.



Mica, Diki dan Cindy hanya menggeleng akan tingkah Kinaya, jelas-jelas ia bengong seperti orang galau.



Mereka sampai pada malam hari, mobil Rian langsung mengantar penumpang-penumpangnya, sedangkan mobil Diki mengantarkan Kinaya terlebih dahulu.



"Guys, mau mampir dulu enggak" Kata Kinaya.



"Kita orang terus aja ya Nay" Kata Mica.



"Iya Nay, udah capek juga ini badan, salam aja sama mb sama mamas" Kata Cindy



"Oke siap, hati hati ya kalian" Kata Kinaya.



"Daaaa" Kata Mica dan Cindy. Lalu Diki melajukan mobilnya meninggalkan rumah Kinaya.



"Assalamuaikum" Kata Kinaya.



"Waalaikumcalam" Kata Billi ponakan terkecil Naya dirumah.



"Embikkkkk, embik dh ulang" Kata bila berlari kearahnya.



"Iya sayang, mana abang, ngah (panggilan kakak kedua Billi) bunda sama ayah mu dek? " Tanya Naya.



"Baru sampek dek" Ujar Susan menghampiri.



"Iya mba, ini oleh-oleh mb" Kata Naya sambil memberikan bingkisan bingkisan kepada Susan.



"Yaudah sana bersih bersih dulu baru istirahat" Suruh Susan.



"Iya mba, mana mamas, sama anak anak yang lain mb? " Tanya Naya.



"Mamas kamu lembur malem ini Nay, anak anak pada lagi ngerjain PR" Kata Susan



"Oh, yaudah Naya kekamar dulu ya mb" Kata Kianya yang berlalu, dan diangguki oleh susan.



Kinaya bersih-bersih, selesai bersih bersih ia merapihkan bawaan bawaan ia setelah itu ia merebahkan tubuhnya dikasur. Tak lama ia pun terlelap dalam tidurnya karena merasa lelah.



Pagi hari dirumah Rafa.



Diruang makan sudah ada tuan Wijaya, nyonya Marya, Reza dan juga Rafa.



"Jadi kapan akan diselenggarakan pernikahannya pah?? Tanya mamah Marya.



"Sesuai rencana mah, minggu depan. tetapi Kinaya memberi syarat ia akan menerima perjodohan ini dengan syarat pernikahannya harus tertutup mah, jadi hanya kelurga besar aja yang boleh tau"



"Papah serius, Kinaya mau nikah minggu deoan" Kata Rafa dengan raut wajah bahagianya



"Semangat amat sih dek, udah enggak sabar pingin cepet-cepet halal kayaknya ini" Kata Reza meledek.



"Apa sih bang" Kata Rafa malu.



"Tapi kenapa Kinaya mau pernikahannya tertutup pah, kalok gitu kan kita enggak bisa ngadain acara besar besaran dongs" Kata mamah Marya.



"Enggak apa apa mah, masalah pesta bisa nyusul nanti yang penting Rafa dan aku halal dulu" Kata Rafa dengan semangat.



"Hahaha kayaknya anak papah yang satu ini udah kebelet nikah bener ya" Kata papah Wijaya.



"Kalok engga nunggu mereka lulus dulu aja pah, sapa tau Kinaya jika sudah lulus mau dirayakan pernikahannya" Kata mamah Marya yang sengaja berbicara seperti itu untuk mengerjai Rafa.



"Lah kok nunggu lulus si mah?? Kata Rafa dengan wajah tak Terima.



" Lah emang kenapa si Raf?? Kata mamah Marya.



"Pokoknya Rafa mau nikah sama Naya secepat mungkin, titik enggak pake koma komaan" Kata Rafa dengan Tegas.



Mereka pun tertawa bersama dimeja makan, karena tingkah Rafa yang sudah kebelet nikah.






__ADS_1


__ADS_2