Jodoh Cinta Pertama

Jodoh Cinta Pertama
#21


__ADS_3

Siapa yang tak akan tersentuh di beri kejutan seperti itu sih. Itu semua impian seorang wanita.


Tapi tidak bagi aisyah dirinya saat ini sedang menunggu seseorang yang sangat ia cintai.


" Maaf, aku tidak bisa menerima semua ini " ucap aisyah


" Kenapa ay kita sudah saling kenal sejak kita duduk di bangku kuliah, bahkan samapai sekarang. Aku yakin kamulah pendamping hidupku yang tepat "


" Maafkan aku mas erick, sudah ada satu nama yang menjadi di hati ku ini. Aku sudah berjanji akan menunggunya "


" Menunggu mau sampai kapan kamu akan menunggunya? " teriak erick


Aisyah meneteskan bulir bening di kedua pipinya. Dan berlari meninggalkan erick. " Al, sampai kapan aku harus menunggu mu, masih ingat kah kamu sama aku " aisyah bicara dalam hati hanya isak tangis yang ada.


Aisyah tidak memperdulikan orang yang ada di sekitarnya dia hanya ingin mencari ketenangan dengan meninggalkan mall tersebut. Saat aisyah berjalan keluar dari pintu lift ada 2 balita yang tidak sengaja menabraknya hingga membuat aisyah jatuh.


"Maafkan kami tante kami tidak sengaja " 2 balita tersebut berjongkok melihat keadaan aisyah.


" Ya ampun kalian berdua bisa tidak jangan lari lari begini. Lihat tante ini terluka "


" Maaf ma, kami tidak sengaja "


" Sudah tidak apa apa kak, ini salah saya juga tidak melihat jalan. "


Aisyah di bantu berdiri dan juga duduk di kursi yang sudah disediakan oleh pihak mall.


" Ya ampun tante tangan tante luka " teriak salah satu dari balita tersebut.


" Cuma memar aja besok sudah baikan kok. " aisyah mengelus kepala balita tersebut.


" Aku juga mau di peluk tante cantik " teriak yang satu lagi.


" Sini tante peluk kalian berdua "


" Maaf ya jika mereka berdua membuat mu terluka "


" Tidak apa apa kak, saya malah senang bisa bertemu dengan 2 gadis cantik dan imut ini "


" Oh iya tante kenali aku nama nya Vika "


" Hallo tante nama aku Vita "


" Hallo nama tante Putri "


" Wah nama tante cantik sama kayak orangnya " ucap Vika


" Kamu bisa aja, tante senang kenal sama kalian berdua "


" Biasanya mereka susah dekat sama orang yang baru dikenal, tapi sama kamu kok langsung akrab ya,. Kenalin saya nadin mama mereka berdua " nadin mengulurkan tangan.

__ADS_1


Aisyah menerima uluran tanggan nadin. " saya putri kak"


" Tante kami boleh mintak nomor WA tante. Biar bisa ketemu lagi " pinta vita


" Boleh sayang, tante juga pengen ketemu kalian lagi "


" Ma, kita anterin tante ini pulang yahh" kali ini pinta Vika menarik narik tangan nadin.


" Tante bisa pulang sendiri" tolak aisyah.


" Jangan tolak permintaan mereka put, nanti susah jadinya kalau sudah ngambek. Anggap aja ini salam perkenalan dan juga pertanggung jawaban kami "


" Tante tante lain kali main main ke rumah kami ya tan? " Vika


" Tapi tante jangan takut sama om kami yang galak itu ya " vita


" Vita, ngak boleh bilang gitu, om bukan galak hanya sedikit dingin. " jelas nadin


" Vika benar put, kita mampir kerumah dulu y "


" Maaf kak lain kali aja, putri saat ini ingin istirahat saja dulu .


" Tapi lain kali kamu harus mampir ya... "


Mereka sudah sampai didepan gerbang rumah yang tidak mewah sama sekali hanya terlihat biasa saja. Tapi bagi aisyah ini adalah rumah paling mewah yang ia miliki.


" Da dah tante lain kali mampir ke rumah kami "


" maaf ya putri, kami mau ke rumah sakit.


" Hati hati di jalan kak. Da dah dah dah "


Di dalam rumah tidak orang Ayah dan ibu sedang kepasar membeli kebutuhan dapur, sedangkan Tomi lagi kuliah masuk jam siang.


Aisyah menaiki tangga rumahnya dan langsung menuju ke kamarnya dia segera bebaring ingin melepaskan penatnya.


" Al, masih ingat kah sama aku yang selalu menunggu mu di sini " gumam aisyah dalam tangisnya.


Saat mengingat Alvin aisyah akan menangis. Dia takut jika menunggu Alvin adalah hal yang sia sia untuk nya.


Pagi hari aisyah berangkat kerja seperti biasanya, dengan menaiki mobil fasilitas dari kantor..


Aisyah duduk di kursi kebangaannya, " Ay, keruangan saya " panggil erick saat melewati ruangan aisyah


Tok tok tok aisyah mengetuk pintu sebelum masuk.


Erick mendekati aisyah yang berdiri dekat sofa ruanganya. " Ay, maaf soal kemarin "


" Maaf Pak, ini di kantor saya tidak membicarakan hal pribadi di kantor"ucap aisyah

__ADS_1


" Maafkan aku sudah membuat mu menangis "


" Tidak pak, itu bukan salah bapak saya hanya terbawa emosi"


" Jika tidak ada hal yang perlu di bicarakan soal pekerjaan saya permisi " aisyah berjalan keluar ruangan.


Sudah satu minggu setelah kejadian Aisyah bertemu dengan si kembar, dan mereka semakin dekat, si kembar sering melakukan vidio call sama aisyah.


Semua karyawan pulang, hanya yang lembur saja belum pulang. Hari ini aisyah berencana ikut lembur akan mengerjakan tugas untuk rapat 1 bulan lagi.


D rt drrrttt drrttt


" Hallo, ada apa tom kakak masi sibuk "


" Kak, ibu masuk rumah sakit "


" Ya Allah kakak akan kesana sekarang "


Aisyah sangat berharap bahwa ibu nya akan baik baik saja. Bagi keluarga Aisyah melindungi satu sama lain adalah hal yang membuktikan bahwa mereka saling sayang meyayangi satu sama lain.


Bahkan pada saat Aisyah kuliah di kota. Lintah darat selalu datang kerumah ayahnya untuk meminta uang.


Saat liburan semester 6, Aisyah menyempatkan diri untuk pulang kampung bahkan ia meminta cuti dari tempat kerjanya.


Pagi pagi jam 7 pagi 🌞 saat Aisyah menjemur pakaian datang 3 pria.Yang 1 seperti umur ayah nya. 2 lagi bertubuh tegap sekitar umur 25 an.


" Hei cantik dimana ayah mu " goda pria yang lebih tua.


Aisyah merasa jijik sama mereka, mereka selalu datang dengan perilaku yang kasar, Apalagi pernah dia meminta Aisyah menjadi Istri nya agar ayahnya tidak perlu membayar hutangnya lagi. Mungkin Aisyah bisa jadi istri 5 atau ke 6 nya.


Saat ini ayah tidak memiliki uang, Panen kali ini gagal bahkan untuk membayar uang sekolah Tomi saja tidak ada.


" Maaf Pak, bisakah saya membayarnya 1 minggu lagi "


" Hei, tau kah kamu saya tidak suka jika ada yang menunggak? "


" Tolong lah pak, 1 kali ini saja " ayah Aisyah terus memohon agar mendapatkan belah kasih dari mereka.


Senyum di bibir pria tua tiba tiba muncul. " Saya kasih waktu 3 hari jika kamu tidak bisa membayarnya, Aisyah akan mengaji istri ku. " mereka berlalu pergi sebelum benar benar pergi dia melirik aisyah.


Aisyah mendekati ayah yang sudah terbujur lemas. " Ayah masuk dulu, Aisyah ambil minum "


Hati ayah Aisyah hari ini benar benar hancur bagai mana ia mencari uang 1 juta dengan waktu tiga hari. Ia tidak mungkin memberikan Aisyah menjadi istri pria yang lebih tua dari dirinya.


Sebenarnya Aisyah merasa takut yang begitu besar. Tapi ia mencoba untuk tetap tenang agar keluarganya tidak khawatir.


" Ayah kenapa " tanya ibu yang baru saja keluar dari kamar mandi.


Ayah masih dian dalam pikiran untuk membayar hutang. Hingga ia tidak melihat ataupun mendengar yang ada di sekitar.

__ADS_1


Ibu memegang bahu ayah dan berusaha menguncangnya " Eh, ibu ada apa


Terima kasih jangan lupa tinggalkan jejak like n comen


__ADS_2