
Angel dan Rayhan mulai mempersiapkan prewedding mereka. Semua itu atas dukungan Alvin yang memberikan cuti untuk Rayhan agar bisa mempersiapkan semuanya. Alvin di bantu oleh sekertaris yang lain untuk mengurus perusahaan. Bahkan ia pulang telat, sampai bisa tengah malam sampai rumah. Sebab ketidak hadiran Rayhan membuat Alvin wara-wiri sendiri mengurus semuanya.
"Mas, istirahat dulu," ujar Aisyah saat mendapati Alvin masih sibuk dengan laptop nya di meja kerja.
"Sebentar lagi ay,"
Aisyah memijat bahu Alvin agar menghilangkan rasa letih Alvin.
"Kamu istirahat duluan aja Ay, kalau nungguin aku lama."
"Enggak apa-apa mas, aku lebih suka nungguin kamu. Biar aku pijitin ya mas."
Alvin memutar kursi kerja, hingga kini mereka berhadapan dan saling tatapan. Menarik Aisyah hingga Aisyah jatuh di pangkuan Alvin.
"Mas, kamu ish. Katanya lagi sibuk, turunin ah malu kalau ada yang liat." ujar Aisyah malu.
"Enggak bakal ada judul yang datang ini kan tengah malam. Aku kangen sama kamu loh Ay. Rasanya kayak ada yang kurang gitu."
"Gombal,"
"Biar gombal, gombal sama istri sendiri kan sah, sah aja. Sayang,"
"Hmm,"
"Kamu udah ada tanda tanda belum,"
"Ya, ampun mas, baru juga 3 Minggu."
"Ya mana tau, kamu udah telat gitu,"
"Sabar, ya mas. Kita serahin aja sama yang diatas, kalau udah saatnya pasti di titipkan sama Allah." Aisyah mengelus wajah Alvin.
Alvin mengendong Aisyah menuju kamar mereka, untung saja kamar mereka dengan ruang kerja tidak terlalu jauh. "Mas, kamu mau ngapain. ?"
"Kita, buat dedek bayi, jangan doa aja, usaha juga harus." ujar Alvin genit.
Tak terasa kini Hari Pernikahan Angel dan Rayhan.
__ADS_1
Di adakan di salah satu hotel ternama, walau Rayhan yatim piatu, keluarga Kusuma menganggap Rayhan seperti keluarganya. Alvin dan Rayhan menempuh pendidikan di Korea dan mulai merintis perusahaan Alvin bersama, dan juga membantu Alvin mengurus perusahan warisan keluarga Kusuma.
Memang jabatan Rayhan adalah asisten pribadi dan orang kepercayaan Alvin. Tapi kekayaannya tak perlu di khawatir kan. Seluruh pengeluaran biaya pernikahan di bantu oleh keluarga Alvin. Awalnya Rayhan menolak, tapi atas paksaan Alvin ia menerima resepsi pernikahan yan mewah. Itu adalah hadiah untuk sahabat dalam susah dan juga duka.
"Subhanallah, cantiknya istri Aby," Alvin memeluk Aisyah dari belakang. Aisyah memakai gaun berwarna biru Dongker di padukan dengan hijab warna silver dan juga tak lupa make up natural.
"Aby,"
"Iya, Aby. Kalau nanti kita punya anak, aku mau anak kita manggil nya Aby, dan kamu di panggil Umy,"
"Amin, aku setuju dengan nama itu mas, udah ah peluknya nanti kita telat lagi,"
Alvin memutar tubuh Aisyah memberikan kecupan di kening Aisyah. "Kalau istri gini cantiknya, mana rela aku pergi tinggalin kamar. Lebih baik kita enggak usah pergi ya," goda Alvin.
"Aw," Aisyah mencubit perut Alvin. "Kamu ya, Mas. Kita udah telat nih."
Seluruh keluarga sudah ada di ruang keluarga tinggal menunggu Alvin dan Aisyah. Rayhan juga sudah siap, semenjak mau menikah papa Alvin tidak membiarkan Rayhan tinggal di apartemen.
"Ma, kok Tante Aisyah lama ya?" tanya Vika.
"Ia, Ma. Om sama Tante lama banget. Nanti kita telat lagi," kali ini ujar Vita.
"Tuh, mereka sudah turun," Ujar mama menunjuk Alvin dan Aisyah yang sedang menuruni anak tangga dengan dagu.
"Hmm,dasar pengantin baru. Enggak bisa apa lebih cepetan, " ujar Nadin.
"Ya,ampun kak. Kayak enggak pernah aja," bela Alvin, ia malas terus-terusan jadi bahan ejekan kakaknya.
"Maaf, ya kak.". ujar Nadin.
Mereka memasuki mobil masing-masing. Alvin bersama Aisyah satu mobil naik mobil sport kesayangan Alvin. Nadin dan fajar satu mobil mama dan papa satu mobil sama Oma yang di kemudikan oleh supir. Sedangkan Rayhan satu mobil dengan Si kembar yang di kemudikan oleh supir, dengan mengunakan mobil pengantin tak kalahewah dengan mobil keluarga kusuma. Mobil itu di belinya dari uang tabungan yang di dapat dari bonus selama kerja di perusahaan kusuma. Hanya Alvin yang mengemudikan mobilnya sendiri. Ia tak mau privasinya di ganggu orang lain.
Acara akad nikah juga di adakan di hotel yang sama dengan resepsi pernikahan. "Om, kok diem aja?" tanya Vika.
"Om,enggak apa-apa."
"Bohong, buktinya ini tangan om dari tadi keluar keringat tuh," Vita mengemgam tangan Rayhan.
__ADS_1
"Kalian bener, rasanya lebih gugup dari pada harus memimpin rapat dengan seluruh pemegang saham terbesar di dunia." Rayhan memberikan senyuman khasnya.
"Kami sayang sama Om, " ucap mereka bersamaan.
"Om, juga sayang kalian," Rayhan memeluk keduanya.
"Tapi om, harus janji sama kami,"
"Janji apa itu,"
"Om, harus janji akan selalu sayang sama kami, walaupun nanti Om dan Tante Angel udah punya anak."
"Om,sayang sama kalian, dari kalian baru lahir dan sampai azal menjemput. Perlu kalian ketahui keluarga Kusuma ada di dalam hati Om paling dalam dan tidak tergantikan." jelas Rayhan.
Lain di mobil Papa, Mama, dan Oma mereka membicarakan tentang cucunya. Yang menginginkan cucu dari Alvin dan Aisyah segera lahir, padahal Aisyah belum juga hamil.
Sedangkan di dalam mobil Alvin dan Aisyah selalu diiringi dengan kecupan Alvin dan genggaman tangannya tak lepas.
Jangan lupakan keluarga Aisyah, mereka sudah duluan untuk menyambut para tamu. Walau ayah dan ibu Aisyah tidak kenal dengan para undangan tapi Tomi sudah kenal dengan undangan dari para pebisnis.
Tomi sebagai penyambut tamu dari kalangan pebisnis, dan kalangan pemegang saham.
Sedangkan ayah dan ibu, menyambut dari keluarga Alvin. "Ya, Allah. Tamunya banyak banget ya, Yah."
"Iya, Bu. Ini aja belum resepsi udah sebanyak ini. Masih juga jam 9, Akadnya jam 9.30 udah banyak yang datang. Mungkin beginilah, kalau pernikahan orang kaya Bu." ujar ayah.
"Ibu, kepingin deh yah. Kalau Tomi segera mendapatkan jodohnya."
"Ya, Allah Bu. Anak baru juga lulus kuliah, Tomi itu maunya, melanjutkan S2. Dan enggak menikah cepat."
"Ibu sih, doain yang terbaik untuk kamu Tom. Ingat satu hal, kalau udah cocok segera halalin aja." jelas ayah.
"Udah, ah. Itu kayaknya mereka udah pada sampai."
Iring-iringan keluarga Alvin sudah sampai. Kalau di tanya di mana Angel berada, dia berada di salah satu kamar VVIP hotel sedang di Mak up in Mua.
Angel memakai gaun pernikahan yang mewah, tidak memiliki lengan, tapi bagian dada tertutup. Panjang gaun nya sepanjang 3 meter, Hinga ia jalan harus di bantu para WO.
__ADS_1
Maaf ya kalau up nya terlalu lama. Aplikasi NT ku lagi kumat, payah sekali di buka. Kalau di buka belum tentu bisa nulis. Sebabnya entah lah, aku juga pusing. Yang masih setia Terimakasih.