
Aisyah tidak bisa terlelap ia berusaha memejamkan mata tapi ia tetap tidak bisa. Aisyah membolak-balikan badannya ke samping kanan, kiri, telentang tapi tetap tidak bisa tidur juga.
Alvin yang sedang memeriksa berkas heran melihat Aisyah " Mau tidur saja seperti cacing kepanasan " ucap Alvin
" Iya kepanasan karena ada kamu disini "
Alvin tertawa kecil mendengar penuturan Aisyah. Duduk di atas ranjang Aisyah tanpa meminta ijin sang pemilik. Mendekatkan wajahnya perlahan lahan seperti adegan slow motion.
" Apa yang mau kamu lakukan Al "
" Katanya kamu kepanasan " Alvin tersenyum jail
" Apa ada yang salah dengan ucapan ku " gumam Aisyah
" Al, kita bukan muhrim. Bisa kamu menjauh " pinta Alvin
Alvin menarik wajahnya kembali dan duduk di kursi yang tadi ia duduki.
" Ay, kita kan sudah menikah "
" Aku tidak pernah tau aku menikah dengan siapa. Bahkan melihat wajahnya saja aku tidak pernah " ucap Aisyah menatap langit langit kamar.
" Ay, sudah mengucapkan ijab kabul atas nama kamu loh "
" Ckkk, Nama. Bagaimana bisa kamu mengucapkan nama aku bahkan kamu sendiri tidak pernah tau kalau yang kamu nikahi itu aku "
__ADS_1
Alvin menghela nafas dan membenarkan duduknya
" Ay, jujur ya aku tidak tau bagaimana aku bisa mengucapkan nama Putri Aisyah begitu mudah. Mungkin namanya persis dengan nama wanita yang aku cinta jadi dengan satu tarikan nafas aku bisa mengucapkanya "
" Terus bagaimana dengan surat yang kamu buat menuliskan kamu mencintai wanita lain "
" Surat itu sudah aku robek dan aku bakar. Setelah tau wanita yang aku nikahi itu kamu "
" Bukanya kamu mencintai wanita lain, dan menghabiskan malam pengantin mu dengan nya di kamar 55 "
" Sayang " Alvin menarik tangan Aisyah menciumnya berulang ulang kali
" Dia itu sahabat ku sedari kecil. Di datang ke Indonesia tapi ia mengalami kecelakaan jadi aku menolong nya kalau kamu tidak percaya bisa tanya sama Rayhan "
" Sampai kamu lupa untuk menyelesaikan pernikahan kita !"
" Aku sudah selesaikan semuanya sebelum aku pergi aku sudah menandatangani buku nikah kita dan juga beberapa surat. Jadi aku sudah sah jadi suami kamu di mata agama dan juga negara. "
" Dasar tidak peka " Aisyah menbukungi Alvin lagi, dan ia langsung terlelap. Mungkin hatinya yang sedang berbunga saat ini hingga ia terlelap begitu cepat.
" Alvin mengaruk tengkuknya yang tidak gatal, " Apa maksudnya tidak peka." Setelah Aisyah terlelap Alvin membenahi selimut Aisyah.
Ia duduk di sofa dengan pikiran apa yang dimaksud dengan tidak peka. Alvin menelpon mama nya ingin bertanya apa dia melakukan kesalahan.
" Hallo ma. Assalamualaikum "
__ADS_1
" Walaikumsalam, sayang ada apa. Aisyah baik baik saja kan ?"
" Ma, apa Alvin punya salah ?"
" Salah kamu itu banyak Al "
" Ma, tolong lah tadi Aisyah berkata Alvin belum menyelesaikan pernikahan kami. Alvin tidakmengerti ma"
" Apa mungkin Aisyah ingin bulan madu. Hmmm mama rasa Aisyah tidak akan berpikir kesitu. Hmmm atau mungkin resepsi pernikahan Al " tebak mama
" Ma, Aisyah sangat sederhana tidak mungkin itu yang di maksud "
" Ah, sudah lah mama tidak tau kamu selesaikan saja masalah mu sendiri mama masih ada urusan "
Sambungan telepon pun terputus. Alvin meletakan kasar ponselnya.
Sebenarnya apa yang dimaksud Aisyah . Apa dari kalian ada yang tau ????
Silahkan comen!!!
Rating 🌟🌟🌟🌟🌟
Like n comen
Trimsss
__ADS_1