JODOH PELAYAN TOKO

JODOH PELAYAN TOKO
Bab 9


__ADS_3

Pak Adit Dan Ibu Tata saling memandang dan Pak Adit yang melukai berbicara, "apakah kalin serius ingin menjodohkan anakku dengan anakmu Nis?" tanya Pak Adit yang masih tidak percaya dengan keputusan Mama Anis


"tentu kami serius apa kalian setuju dengan perjodohan ini? "ucap Papa Angga


" kalau saya setuju-setuju saja dengan perjodohan ini, tapi tidak tahu anak saya setuju atau tidak"ucap Pak Adit dan sedikit ragu kalo anaknya akan tidak setuju


"Dit di usahakan ya putrimu setuju biar kita besanan gitu"Mama Anis sangat menginginkan perjodohan ini agar berhasil, "anakku sudah setuju dengan perjodohan ini" lanjut Mama Anis


"ya sudah kita tunggu anak saya pulang dulu, katanya hari ini dia pulang "ucap Ibu Tata yang di anggguk i oleh Mama Papa Angga dan Pak Adit


...Kuranglebih seperti itu keadaan dan rencana sebelum Reni pulang ...


SEKIP


" Ren sini duduk dulu!!!Bapak mau berbicara "Ucap Pak Adit yang di angguk i Reni," ada apa Pak??? "Reni yang masih bingung ada apa sebenarnya hari ini


" Bapak sama Ibuk memutuskan untuk menjodohkan kamu dengan anak temen lama Bapak "ucap Pak Adit yang membuat Reni kaget," apa Pak di jodohkan??? Aku baru kerja Pak kok tiba-tiba dijodohkan, dulu saja gak ngebolehin nikah cepet-cepet, kok sekarang jadi gini sih "Reni tidak habis pikir dengan kedua orang tuanya kenapa tiba-tiba jadi pengen aku nikah

__ADS_1


" ya Bapak berubah pikiran jadi Bapak harap kamu menerima perjodohan ini dan jangan buat Bapak dan Ibuk sedih "Pak Adit membujuk Reni agar mau menerima perjodohan ini, sedangkan Papa dan Mama Angga hanya menyaksikan saja


" kenapa baru sekarang Pak, Bapak merubah semuanya, kenapa gak dari dulu ini sudah terlambat dia sudah sama orang lain "Reni harus kembali mengingat saat Reni harus merasakan luka karena orang yang Reni sayang sudah akan menikah, Reni mulai meneteskan air matanya karena sudah tidak bisa menahanya lagi


Ibu Tata memeluk dan menenangkan putrinya itu" nak mugkin dia bukan jodoh kamu, jadi kamu harus membuka hatimu untuk orang lain, jangan terus-terusan seperti ini "Pak Adit memberikan pengertian kepada putrinya itu


" hiya nak yang di bilang Bapak kamu benar jangan terus-terusan seperti ini itu tidak baik "Mama Anis membelai kepala Reni dengan lembut dan penuh kasihsayang


" Ibuk ini begitu baik dengan gue, apa gue bakal bahagia "ucap Reni di dalam hatinya, Reni mengatur nafas untuk memberi jawaban tentang perjodohan ini


Keluarga Angga pun tersenyum bahagia karena akan punya menantu cantik solehah


" oh hiya nak, perkenalkan itu calon mertua mu "ucap Pak Adit


" Saya Reni Aprilia Tante Om"ucap Reni degan sopan dan mencium kedua punggung tangan Mama dan Papa Angga


"Saya Mama Anis Putri dan yang ini suami Mama namanya Papa Denil Alexander Pratama "ucap Mama Anis dengan senyuman yang begitu tulus

__ADS_1


" mulai sekarang panggil kami Mama dan Papa ya, kan kamu juga anak Mama sama Papa, hiya kan Pa "lanjut Mama Anis


" hiya Ma, jadi Reni kamu panggil saya Papa jangan Om lagi "ucap Papa yang menyetujui perkataan Mama Anis


" baik Om... Eh maksudnya Pa "ucap Reni yang terlihat gugup,


Ibu dan Bapak Reni hanya tersenyum


" ya sudah kalo begitu kamu permisi ya "pamit Papa Angga karena hari sudah semakin siang


" hati -hati di jalan ya Ma Pa"ucap Reni dengan tersenyum tipis


Mama dan Papa Angga tersenyum dengan penuh kebahagiaan


"Terimakasih yang sudah membaca, maaf kalau banyak salah saat penulisan katanya, jangan lupa like, comen, dan jadikan favorit kalian 🤗🤗😘"


Tunggu kelanjutan ceritanya ya🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2