JODOH PELAYAN TOKO

JODOH PELAYAN TOKO
Bab 37


__ADS_3

Setelah mengantar Angga sampai depan pintu, Reni pun masuk ke dalam rumah dan di dapati ada kakaknya di ruang tamu


"Dek"panggil Rangga


Reni mendekati Kakaknya


"iya Kak, kenapa "ucap Reni yang sudah duduk di samping kakak nya


" apa Adek Kakak ini bahagia "ucap Rangga membelai kepala Reni


" Alhamdulillah Reni bahagia Kak "ucap Reni dengan tersenyum


" kakak juga bahagia kalo adek kakak ini bahagia, setelah kamu menikah kakak akan kembali lagi ke kota B " ucap Rangga


" kenapa Kakak tidak mencari pekerjaan di sini saja "ucap Reni yang bermanja di tangan Rangga


" kamu tau sendiri kan di sini gaji nya tidak besar Dek "ucap Rangga membelai-belai kepala Reni dengan lembut


" iya sudah kalo itu yang menjadi keputusan kakak, Reni hanya bisa mendoakan Kakak"ucap Reni


"baik lha Adik Kakak yang cantik ini, pasti gerah, sana bersih-bersih dulu terus istirahat "ucap Rangga


" ya udah Reni ke kamar dulu ya "pamit Reni dan di Angguk i Rangga


Reni berjalan menuju kamarnya, sedari tadi acara lamaran Reni belum mengaktifkan ponselnya


Reni pun mengambil ponselnya, dan ternyata sudah ada banyak notif dari Grup Persahabatan


*Devi


Cie ada yang lagi di lamar ni 😅


Nita


Iya nih dev pantes gak aktif pasti lagi mesra-mesraan 😀


Devi


Iya ni mana ni ni kok gak muncul-muncul


Reni


Kenapa kalian kagen gue ya 😂


Devi


Akhirnya muncul juga


Nita


Gimana Ren apa semua lancar


Reni


Alhamdulillah semua berjalan lancar


Nita


Syukurlah


Devi


Terus hari pernikahan lo jadi minggu depan


Reni


Iya seusai permintaan Mas Angga


Nita

__ADS_1


Iya lebih cepat lebih bai


Devi


Betul biar gak ada orang ke tiga


Reni


Ya udah gue mau bersih-bersih terus mau istirahat


Devi


Gue


Nita


Oky dehh*


Reni pun segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai bersih-bersih Reni membarigkan tubuh nya di atas ranjang tanpa sadar Reni pun sudah tertidur karena kelelahan


_----------------------------------------------_


Sedangkan Angga baru saja sampai di kediamannya


"Pa Ma Angga mau bersih-bersih terus istirahat dulu ya "pamit Angga


" ya sudah, "jawab Mama Anis


Angga lagsung naik ke atas setelah sampai di kamar nya Angga lagsung pergi ke kamar mandi untuk bersih-bersih, selesai membersihkan diri Angga segera mengganti pakaiannya dengan yang lebih santai


Angga membaringkan tubuhnya di atas ranjang "akhirnya gue bakal nikah" ucap Angga senyum-senyum sendiri


Angga meraih ponselnya dan melihat foto dirinya yang bersanding dengan Reni tampak ada senyum di bibirnya


"kau akan segera menjadi milik ku sayang dan aku tidak akan membiarkan ada yang melukai mu sayang "gumam nya


Tak di sadari Angga sudah terlelap mungkin karena kelelahan


Setelah memasak Reni dan ibunya menyiapkan makanan di atas meja makan, Pak Adit dan Kak Rangga pun sudah ada di meja makan


Sarapan pagi pun berlangsung dengan keheniingan hanya suwara sendok yang menemani


Selesai sarapan Ibu Reni dan Reni membereskan piring kotor untuk di cuci


Sedangkan Pak Adit dan Kak Rangga sudah duduk di ruang tv


"apa setelah pernikahan Adikmu kamu mau pulang ke kota B "tanya Pak Adit


" iya Pak, "ucap Rangga


" kenapa gak cari kerja di sini saja "ujar Pak Adit


" tidak Pak disini gajinya sedikit, kasian Bapak sama Ibuk kalo Rangga di sini jadi lebih banyak pegeluarannya "ucap Rangga


" Ibuk tidak mempermasalahkan itu, iya kan Pak " ucap Ibu Reni tiba-tiba yang sekarang duduk di samping suaminya


" iya yang di katakan Ibu mu benar "ucap Pak Adit


" nanti saja nunggu kontrak nya habis "ucap Rangga


" baik lah "ucap Pak Adit


" terus kapan kamu akan menikah, lihat kamu sudah keduluan Adikmu"goda Papa Adit


"belum ada jodoh nya "ucap Rangga dan beranjak pergi


_-----------------------------------_


Sedangkan Angga sudah pergi berkumpul dengan sahabat-sahabatnya,

__ADS_1


Angga melajukan mobilnya menuju Cafe, setelah satu jam akhirnya Angga sampai di Cafe yang di sana sudah ada Sahabat-sahabatnya


"calon pengantin nih "goda Denil


" pasti udah gak sabar kan mau malam pertama "ucap Alex dan semua tertawa, sedangkan Angga sudah sangat kesal


" BRISIK "tegas Angga dengan raut wajah yang sudah sangat kesal dan emosi


" jangan marah-marah dong lagian kita cuma bercanda iya kan Lex"ucap Denil


"iya lu kok jadi emosi beneran "sahut Alex


Angga meghembuskan nafasnya dengan kasar"Hmm terserah kalian saja" ucap Angga ketua, sedangkan Denil dan Alex saling bertatapan dan saling tersenyum karena liat sahabatnya yang sedang kesal


"permisi Tuan ini pesannya" Ucap Pelayan Cafe tiba-tiba dan di angguk i ketiga pria tampan itu


Mereka pun segera menyantap makanan nya dengan lahap, selesai makan mereka tidak lagsung pulang tapi masih berbincang-bincang


"lo berdua kapan nikah nya "tanya Angga tiba-tiba Alex dan Denil pun menatap Angga


" baru mau gue lamar besok malam minggu "ucap Alex sepontan


" siap yang mau lo lamar "ucap Angga tak percaya pasalnya Alex tak pernah pergi dengan seorang wanita


" Nita, ups "" ucap Alex keceplosan, Angga dan Denil saling menatap


"Nita temennya Devi sama Reni "tanya Denil


" Hem "jawab Alex singkat


" emang dia mau sama orang kayak lo " ucap Angga dengan tertawa megejek


" jelas mau lah gue kan tampan"ucap Alex dengan pedenya


"idih tampan kok gak laku-laku "lede Denil


" lo nya aja yang gak tau, lah lo sendiri juga jomblo kok blaguk"ucap Alex sini


"tunggu aja undangan dari gue "ucap Denil takk kalah sinis


" oky gue tunggu, secepatnya jangan lama-lama "ucap Alex, sedangkan Angga hanya menyimak saja


" keadaan markas apa baik-baik aja "tanya Angga tiba-tiba


" beberapa hari yang lalu sempat di serang "ucap Denil


" kenapa lo gak bilang sama gue "ucap Angga memberi tatapan tajam kepada Alex dan Denil


"kenapa gue gak bilang karena itu cuma masalah Kecil " ucap Alex


"baik lah, mafia mana yang berani-beraninya menganggu ketenangan ku "ucap Angga yang geram


" Mafia dari........ Xxxx x "ucap Denil


" cih mafia gak bermutu,, ternyata Mafia urutan paling bawah "ucap Angga dingin


" besok serang markas itu,habisi semua habisi sampai ke akar-akarnya "titah Angga dan bangkit dari duduknya untuk melangkah pergi


" baik King"jawab Alex dan Denil serempak


"gue pulang dulu "pamit Angga, dan di Angguk i Alex dan Denil


Angga keluar dari Cafe menuju perkiran, Angga sudah berada di dalam mobilnya untuk pulang ke rumah karena merasa lelah.


Terimakasih yang sudah mendukung Author, jangan lupa like, komen, Vote biar Author semangat up nya, 🙏



__ADS_1


jangan lupa mampir di novel terbaru aku judulnya "Istri Buta Kesayangan CEO" 🙏🙏🙏🤗😊


__ADS_2