JODOH PELAYAN TOKO

JODOH PELAYAN TOKO
Bab 21


__ADS_3

Rein belum puas karena baru membunuh satu preman, sedangkan preman yang tersisa ingin kabur karena sudah sangat takut


Tapi niatnya untuk kabur sudah di cegah oleh Rein "mau kemana om, aku masih pingin main sama om" ucap Rein dengan senyuman yang mengerikan


Sedang Devi hanya melihat sahabatnya sudah membunuh satu preman "ya Allah tolong percepatlah hari ini, aku takut Reni setelah ini akan pingsan" ucap Devi di dalam hati nya meminta semua nya agar cepat selesai, karena takut Reni akan lama sadarnya dari tidurnya


Sedang kan Angga dan Denil masih setia menyaksikan semua yang di lakukan Reni


Rein melumpuhkan ketiga preman ditu dengan cepat dan tak ada celah sedikit untuk membalas serangan Rein


Mereka semua sudah mati dan Rein sudah merasa puas, Rein menatap Devi yang khawatir dengan tubuh Reni


"sudah ya Rein sekarang kebalik Reni lagi "mohon Devi dengan lembut meminta ke pada Rein sedangkan Rein hanya mengangguk


Setelah itu Reni pingsan dengan sigap Devi mengkap Reni yang pingsan, apa yang di khawatir kan Devi terjadi


Tanpa pikir panjang Angga berlari menolong Reni" dia kenapa Dev "tanya Angga dengan Devi


"mugkin dia kecapean Pak"ucap Devi bohong, dan Angga hanya mengangguk, ternyata Denil juga mengikuti langkah bosnya

__ADS_1


" Nil suruh orang-orang kita membereskan semua ini "Angga menyuruh Denil untuk menghubungi anakbuahnya, Denil hanya mengangguk tanda mengerti dan lagsung menelfon anakbuahnya


Angga megagkat tubuh Reni menuju ke kosan mereka berdua , tak buruh waktu lama mereka sampai di kosan Devi membuka pintu kos dan Angga menaruh Reni di kamar


"Pak mungkin besok Reni tidak berangkat bekerja "ucap Devi seakan-akan meminta ijin


" Tidak apa-apa, dan kau jaga dia saja besok libur dulu tidak apa-apa "Angga menyuruh Devi untuk menjaga Reni dan tidak ikut bekerja besok, Devi mengangguk mengerti


Di kosan Denil juga sudah ada di situ" apa semua sudah selesai, jangan ada jejak"ucapan Angga mengingatkan Denil


"semua sudah beres dan tidak ada jejak apapun "ucap Denil karena tugasnya memang sudah selesai


" Aku kasih alasan apa ke Mama ya"ucap Angga yang bingung dengan alasan apa yang tepat untuk di berikan kepada Mamanya, Angga prestasi dengan keadaan ini


"kapan dia akan sadar "tanya Angga kepada Devi


" saya juga tidak tau Pak "ucap Devi yang menaikkan bahunya karena memang tidak tau


" ya sudah saya permisi dulu, besok saya kesini lagi "ucap Angga berpamitan degan Devi dan di ikuti Denil

__ADS_1


"tadi apa ya yang merasuki Reni, gila ngeri banget" ucap Denil yang masih mengingat kejadian yang belum lama terjadi tadi, Angga hanya geleng-geleng kepala karena tidak tau


Angga melajukkan mobilnya dengan kecepatan tinggi karena jalannya sepi dan ini sudah larut malam, Angga mengantarkan Denil ke kediamannya


Sebelum Angga pergi Angga berpesan kepada Denil "jangan ceritakan kejadian tadi kepada siapapun kecuali Alex"ucap Angga tegas dan pergi meninggalkan Denil yang hanya mengangguk saja dan melangkah masuk ke dalam rumahnya


Angga melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju ke rumahnya" pasti Mama akan bertanya padaku, kenapa tadi Reni tidak jadi menemui Mama? "gumam Angga sambil megacak-acak rambutnya dengan kasar


Setelah beberapa menit Angga sampean di rumah, saat ingin melangkah masuk Angga menarik nafas berat dan baru masuk ke dalam rumah


Angga sedikit tentang karena Mamanya sudah tidur jadi Angga tidak akan di hujani banyak pertanyaan oleh sang Mama


"huff... Untung Mama sudah tidur aku sedikit tenang "ucap Angga yang merasa sangat lega


Angga memutuskan untuk lagsung ke kamar karena mau bersih-bersih dulu baru tidur, selesai mandi Angga berganti pakean tidur dan lagsung menjatuhkan tubuhnya ke atas kasur yang empuk dan sangat nyaman


Angga pun tak butuh waktu lama sudah terlelap dalam tidurnya karena benar-benar sudah sangat mengantuk dan lelah


Terimakasih yang sudah membaca πŸ˜†jangan lupa like, komen, dan vote juga ya biar author semangat 😊😊

__ADS_1


__ADS_2