
Angga dan Reni sudah sampai di rumah ia melihat kedua orang tua nya yang sedang duduk di ruang tamu
"Pa Ma lagi ngapain "tanya Reni ia menyalalmi tangan Papa Denil dan Mama Anis
" cuma ngobrol aja"jawab Mama Anis
"ya sudah Ma Pa Angga sama Reni ke dalam dulu "pamit Angga di angguk i Papa Denil dan Mama Anis
Mereka pun masuk ke dalam kamar untuk merebah kan tubuh nya yang letih
" Sayang capek "manja Reni mengeluh pada Angga, Angga yang melihat itu merasa gemas
Reni memeluk Angga dengan panja, Angga mencium pucuk kepala Reni dengan lembut
" tidur lah, nanti saat makan malam Mas bangunin "ujar Angga, Angga tak mendapat respon apa pun dari Reni yang ternyata sudah tidur
dengan pelan-pelan Angga merebah kan tubuh Reni di atas ranjang ia sebelum pergi mencium dahi sang Istri lalu ia pergi ke ruang kerja nya.
Angga memeriksa emil yang masuk ia tersenyum getir
"tidak akan ku biar kan ada yang megusik keluarga ku"gumam Angga dengan senyuman devil nya
Ia menelpon seseorang untuk terus memantau pergerakan Geladis dan Dion, ia juga sudah merencanakan untuk menarik semua saham yang ada di kantor milik Dion
Setelah menelpon seseorang ia mulai mengecek tugas-tugas milik murid-murid nya
Tak terasa Angga sudah lama di dalam ruang kerja nya, Angga keluar dari ruang kerja ia melihat sang Istri yang masih terlelap
Jam makan malam sudah tiba Angga berusaha membangun kan Reni, Reni megerjab kan matanya beberapa kalih
"ayo bangun Sayang, kita makan malam dulu baru tidur lagi "ajak Angga
" iya Mas, Aku cuci muka dulu ya "ucap Reni Angga mengangguk Reni berjalan menuju kamar mandi Angga dengan setia menunggu sang istri
Tak butuh waktu lama Reni keluar dari kamar mandi" loh Mas kenapa masih di sini "pekik Reni yang melihat Angga masih duduk manis di pinggir ranjang
" ya nunggu Istri Mas lah "jawab Angga mendekati Reni dan meligkar kan tangan nya di pinggang Reni, Reni hanya geleng-geleng melihat tingkah sang suami
Mereka pun turun ke bawah bersama-sama, di lihat sang Papa dan Mama sudah menunggu di meja makan
" aduh maaf Ma Pa tadi Reni ketiduran "Reni merasa tidak enak dengan Mama Anis dan Papa Denil
" tidak apa nak, Mama aku tau kamu capek, ya sudah yuk kita makan "ajak Mama Anis
Angga dan Reni pun duduk mereka semua pun makan bersama seperti biasa nya tak ada obrolan apa pun
Sedangkan di markas Denil dan Alex sedang merencanakan penyerangan di markas musuh
" apa Angga ikut dalam penyerangan malam ini "tanya Alex pada Denil
" gue belum bilang "jawab Denil singkat
" ya udah lo coba telpon aja sekarang "ujar Alex
Denil mengambil ponselnya di dalam saku dan menelepon Angga
Dret
Dret
Dret
Ponsel Angga berbunyi sedang kan Angga sedang menonton Tv
Ia mendegkus kesal karena lagi-lagi santai nya di ganggu
📞Angga" ya hallo kenapa "
📞Denil" malam ini kita akan menyerang markas musuh, apa lo mau ikut "
📞Angga" memang jam berapa "
__ADS_1
📞Denil" jam 2"
📞Angga " oky nanti gue kesan"
Tut
Tut
Tut
Ponsel di matikan Angga Denil mendegkus sebel "gimana kata Angga"
"katanya akan datang "jawab Denil datar
Semua anggota di kumpul kan oleh Denil" apa semua sudah di siap kan "ucap Alex
" sudah Tuan "jawab salah satu anggota
" bagus, kira akan menyerang nanti jam 2 "ujar Denil, semua pun mengangguk dan membubarkan diri
Angga dan Reni sudah berada di dalam kamar" tadi siapa yang telpon "tanya Reni
" Denil.... "
" apa ada masalah Mas "tanya Reni lagi
" tidak Sayang, tidur yuk Mas udah ngantuk "ajak Angga
Reni mendekat pada Angga yang sudah berbaring" Mas"ucap nya dengan manja
"kenapa Sayang hmm "jawab Angga yang merasa aneh dengan sikap sang istri
" mau itu "dengan malu-malu Reni menunjuk bagian tempat Junior, Angga melihat ke arah yang di tuju Reni
Angga tersenyum ternyata beberapa hari tidak melakukan itu membuat sang Istri kangen
Dengan gerak cepat Angga merubah posisi Reni menjadi di bawah
Merak pun melakukan aktivitas suami Istri yang telah 2 hari tidak melakukan nya
Hitung-hitung jadi asupan sebelum nanti meghabisi musuh, mereka pun melakukan dengan penuh cinta
Setelah selesai Reni terkapar lemas karena pertempuran itu Reni pun lagsung tidur Angga yang melihat itu tersenyum
Ia pun berjalan menuju kamar mandi dan setelah itu akan pergi ke markas
Angga sudah selesai bersiap-siap sebelum pergi ia mencium pucuk kepala Reni
Angga pun mengendarai mobil nya menuju ke markas, setelah 1 jam perjalanan mobil Angga sudah memasuki halaman markas
Semua pengawal yang melihat King nya datang lagsung memberi hormat
Angga menghampiri Alex dan Denil "bagaimana persiapan nya apa sudah siap" tanya Angga
"sudah King "jawab Alex hormat
" kapan kita akan berangkat "tanya Angga lagi
" kami sudah siap berangkat King "jawab Denil
" kita berangkat sekarang, yang lain jaga markas "titah Angga, semua pun patuh
Angga, Denil dan Alex dalam satu mobil, mereka pun menuju markas musuh dengan penuh kewaspadaan
Setelah sampai para pegawal lagsung melumpuh kan para musuh penjaga
Dor
Dor
Dor
Srek
__ADS_1
Srek
Bruk
Bruk
Dor
Dor
Dor
Mereka pun saling serang, Angga, Denil dan Alex menerobos masuk ke dalam megunakan topeng masing-masing
Dor
Dor
Dor
"dimana ketua kalian "teriak Angga, tapi semua musuh hanya diam
Mereka pun membantai semua musuh Angga menuju ruangan kepala mafia itu
Bruk
Pintu di dobrak sampai patah, Angga pun langsung mengeluarkan pistol dan samurai
Dor
Dor
Dor
Srek
Srek
Dor
Dor
" mampus lo, siapa suruh nganggu ketenangan gue "ucap Angga ia pun langsung keluar di ikuti yang lain
" ledakan "ucap Angga setelah semua sudah keluar
DUARRRR
Tempat itu seketika rata dengan tanah tak ada yang tersisa sama sekalih
Mereka semua pun meninggal kan tempat yang sekarang sudah rata dengan tanah
Saat sudah sampai di markas Angga menuju ruangan nya untuk membersihkan diri
Selesai membersihkan diri Angga pun pulang "gue cabut dulu" "pamit Angga semua mengangguk
Mobil Angga sudah meninggal kan halaman markas
Setelah satu jam perjalanan akhirnya Angga sampai di kediaman nya ia lagsung masuk ke dalam kamar
Di lihat nya sang istri masih terlelap dalam tidur nya, Angga pun merebah kan tubuh nya di samping sang istri dan tak lupa memeluk tubuh Reni
Jangan lupa
Like
Komen
Vote
Favorit
Terimakasih 🤗
__ADS_1