JODOH PELAYAN TOKO

JODOH PELAYAN TOKO
Bab 44


__ADS_3

Angga mengikuti langkah sang istri untuk melaksanakan Sholat berjamaah, selesai sholat Reni bersiap-siap untuk pergi ke Mall bersama Mama Anis


Reni sudah selesai bersiap-siap, Reni turun ke bawah di ikut Angga, Reni hanya melihat sang Papa duduk ke ruang


"Pa, Mama mana "tanya Reni clingak clinguk mencari sosok sang Mama mertua


" biasa lah Nak, pasti lagi dandan "jawab Papa Denil


" O, apa Papa ikut ke Mall "tanya Reni lagi


" tidak, kata Mama yang ke Mall cuma kamu sama Mama "jawab Papa Denil


" berati Angga gak boleh ikut dong "sahur Angga yang terlihat lesu


" gak boleh "ucap Mama Anis yang entah sejak kapan sudah di situ


" Ma udah siap "tanya Reni pada Mama Anis


" sudah Sayang, ayo kita berangkat, dan kalian berdua jangan geluyuran jaga rumah "ancam Mama Anis memberi tatapan tajam pada Papa Denil dan Angga


" iya "Jawa mereka berdua patuh


Mama Anis dan Reni pun berjalan keluar berdampingan, saat sudah sampai di luar supir sudah menunggu


Supir membukakan pintu untuk Mama Anis dan Reni


Mobil pun berjalan keluar dari gerbang, dan tak lupa suruhan Angga pun juga mengikuti mobil yang di timpangi Mama Anis dan Reni, itu pun tanpa sepegetahun Mereka berdua


Di dalam Mobil Mama Anis dan Reni mengobrol entah apa yang mereka obrolkan sesekali mereka tertawa bersama


Mobil melaju dengan kecepatan sedang, hanya butuh beberapa jam saja, mobil yang di timpangi dua wanita beda usia itu sampai di Mall


Reni dan Mama Anis keluar dari mobil "Pak mau ikut masuk gak" tanya Mama Anis pada Pak Tobi


"tidak Nyonya saya tunggu di sini saja "tolak Pak Tobi


" baik lah, kami masuk dulu "pamit Mama Anis, Pak Tobi pun mengangguk dan kembali masuk ke dalam mobil sekalian istirahat


Saat sudah masuk ke dalam Mall mata Reni berbinar melihat nya" wah Ma ini sangat mewah "puji Reni melihat sekeliling Mall


" pasti semua barang di sini mahal, aku tidak jadi beli deh Ma " lanjut Reni


" kenapa gak jadi beli hmm, tenang aja uang putra Mama tidak akan habis "ujar Mama Anis


Reni hanya mengangguk" terus kita mau ke mana dulu Ma "tanya Reni


" emm... Kita beli tas dulu yuk di tempat laganan Mama "ajak Mama Anis lagsung menarik Reni


Reni dan Mama Anis naik ke lantai 3 untuk ke toko tas brendet, akhirnya Mama Anis dan Reni sampai di toko tas itu


" selamat datang Nyonya Anis "sambut pelayan toko yang sudah kenal Mama Anis, Mama Anis mengangguk dan tersenyum

__ADS_1


" ayo Sayang, pilih aja yang mana kamu suka "ucap Mama Anis


" iya Ma"


Reni pun melihat-lihat tas, terlihat tas itu begitu mewah-mewah ia pun melihat hara salah satu tas brendet itu, ia menutup mulutnya dengan tangan karena tidak percaya haraga tas kecil ini harganya adalah 50 juta


Mama Anis yang melihat Menantunya sangat syok lagsung mendekati Reni


"kenapa Nak "tanya Mama Anis


" ah... Itu tidak apa-apa Ma, aku cuma kaget liat harga tas nya "jawab Reni dengan memperlihatkan haraga tas nya ke Mama Anis


Mama Anis hanya tersenyum" Sayang itu murah tidak mahal "ujar Mama Anis


" tapi Ma, ini sangat mahal lebih baik uang nya di tabung buat masa depan dari pada buat beli satu tas "umpat Reni


" jika kamu mau ambil aja Sayang, tas itu tidak membuat suamimu bangkrut "ucap Mama Anis


" gak ah Ma nanti Mas Angga marah "ujar Reni


" suami mu tidak akan marah, tapi dia akan bahagia karna hasil kerja keras nya tidak sia-sia "jelas Mama Anis


" gitu ya Ma"


"iya Nak"


"ya udah aku ambil satu saja "ucap Reni


" tidak tambah lagi Nak "tanya Mama Anis


" bentar biar Mama pilihlkan satu lagi "ujar Mama Anis


Reni yang melihat itu pun tidak enak kalo menolak, karena melihat Mama mertuanya yang begitu antusias memilih kan untuknya


" Ni buat kamu "Mama Anis menyondorkan tas yang tidak terlalu besar berwarna silfer


Reni menerima tas nya, ia semakin syok melihat hara tasnya 100juta


" Ma ini palah lebih mahal "ujar Reni seraya ingin mengembalikan tas itu ke Mama Anis


"tidak Nak, ayo kita bayar dulu" ajak Mama Anis menarik Reni yang masih mematung


Reni dan Mama Anis pun mengeluarkan ATM tanpa batas pegunaan


Angga yang sedang duduk di ruang kerja nya mendengar notif di ponselnya "ini pasti di suruh Mama, tapi tidak apa-apa cuma 150 juta" gumam nya ia pun melanjutkan pekerjaan nya


"Ma kita mau ke mana lagi"tanya Reni setelah mereka keluar dari toko tas


"kita ke toko baju ajak yuk "jawab Mama Anis


" Reni ikut saja Ma, di toko itu ada hijab juga gak Ma "tanya Reni saat menuju toko baju di lantai 2

__ADS_1


" seigat Mama ada Nak, nanti kita cari "jawab Mama Anis


Mereka pun sampai di toko baju mewah" wah bajunya bagus-bagus ya Ma "puji Reni


" iya dong Sayang, ini laganan Mama, yuk masuk "ajak Mama Anis


Mama Anis dan Reni di sambut para pelayan" Mbak tolong bawakan baju keluaran terbaru, model untuk orang berhijab dan yang tidak berhijab serta kerudung juga "ujar Mama Anis kepada pelayan


" baik Nyonya "jawab pelayan itu


Mama Anis dan Reni menunggu sambil duduk di tempat yang sudah di sediakan


Pelayan yang tadi pun membawa 2 baju" ini Nyonya baju baru datang tadi "ujar pelayan


" lagsung di bungkus aja ya "ujar Mama Anis


Reni dan Mama Anis pun melakukan pembayaran Reni terkejut melihat haraga baju yang Mama Anis pilih kan


" 290juta "gumamnya sangat tak percaya, coba aja kalo beli di toko kelontong pasti udah dapet banyak


" ayo nak kita ke toko sepatu "ajak Mama Anis, Reni pun hanya ikut saja


Setelah sampai di toko sepatu mereka pun lagsung masuk tanpa berpikir dan menanyakan kepada sang menantu ia lagsung memulihkan sepatu untuk Reni


Sepatu itu mecing dengan baju yang di beli tadi, Reni hanya beli satu sepatu itu pun harganya 10 juta, sedangkan Mama Anis membeli 5 sepatu


Setelah dari toko sepatu Reni dan Mama Anis menuju ke toko perhiasan "ada yang bisa saya bantu" ujar salah satu pelayan


"saya mau lihat satu sehet perhiasan keluar terbaru "ucap Mama Anis


Pelayan itu pun mengambil kan 2 set perhiasan keluaran terbaru


" oky saya mau itu semua tolong bungkus "ujar Mama Anis


Pelayan pun membugkus perhiasan itu, Reni ingin ingin pisang melihat haraga perhiasan nya 500M


Dengan pasrah Reni memberikan ATM itu, tapi benar saja uang yang di ATM tak kunjung habis padahal sudah menghabiskan banyak sekalih


" Nak kita sudah selesai belanjanya, kita makan yuk "ajak sang Mama


" ayo Ma sekalihan Reni mau istirahat "jawab Reni


Mereka pun menuju restoran yang ada di Mall itu, setelah sampai dan duduk Mama Anis memesan makanan dan minuman


Tak berselang lama makanan pun sudah datang Reni dan Mama Anis menyantap makannya dengan lahap


Selesai makan Reni dan Mama Anis memutuskan untuk pulang saat di jalan menuju ke pintu kelar kejadian tak terdua pun terjadi


Reni tak sengaja tambrakan dengan seorang wanita "Aduh...." pekik wanita itu


"Eh maaf Mbak saja tidak sengaja "ujar Reni yang tak enak hati

__ADS_1


" jalan tu liat-liat "omel wanita itu menatap Reni tapi matanya lagsung melihat wanita paruh baya itu yang di samping Reni


" Tante.............


__ADS_2