
" gak ada Mas, udah ah sana mau ngajar gak "Reni mengalihkan pembicaraan
" cerita nya kamu ngusir Mas gitu "ucap Angga ia palah memeluk Reni dengan erat
" gak gitu Mas, coba lihat jam udah jam 8 "jawab Reni
" biar kan saja kan Mas dosen nya jadi bebas "ujar Angga dengan pede nya
Reni yang mendengar itu mendegkus kesal" ya gak gitu juga dong Mas, seharus nya Mas sebagian dosen memberi contoh yang baik untuk mahasiswa bukan palah berkata begitu ih "ucap Reni ia berusaha menyingkirkan tangan Angga yang melilit nya
" iya Istri ku Sayang "jawab Angga sebelum bangkit ia tak lupa mencium bibir Reni yang sekarang menjadi candu nya
" Mas ih "kesal Reni dengan tingkah Angga
" kamu tuggu di sini ya, Mas cuma dua Jam kok "ucap Angga sebelum meninggal kan ruangan nya Reni pun mengangguk
Angga keluar dari ruangan nya dan tak lupa mengunci pintu dari luar agar tak ada yang masuk ke ruangan nya karena di dalam ada sang Istri
Di tempat lain kedua pasutri yang semalam habis bertepuk salah satu dari mereka terbangun
"Akh "pekik Devi yang merasa sakit di bagian bawah nya
" kenapa rasanya nyeri sekalih "ucap Devi tapi seketika ia mengingat kejadian selama wajah nya lagsung tersipu
Ia melihat laki-laki di samping nya yang masih terlelap Devi tersenyum melihat wajah Denil yang begitu tentang saat tidur
Denil juga begitu sangat tampan setelah puas mengagumi sang Suami Devi pun berusaha bangun dari ranjang tapi rasa nya begitu berat
Denil yang merasa terganggu karena ranjang nya bergerak lagsung terbangun saat terbangun ia melihat Devi yang berusaha bangun
"Selamat pagi Sayang "ucap Denil yang lagsung memeluk Devi
Devi terkejut karena tiba-tiba ada yang memeluk nya" pagi Juga Mas "jawab Devi dengan malu-malu pasalnya mereka berdua masih polos tanpa sehelai benang
" mau kemana hmm "tanya Denil
" Aku mau ke kamar mandi Mas"jawab Devi
Tanpa meminta persetujuan dari Devi Denil lagsung megendong Devi dengan Reflek Devi megelanutung kan tangan nya di leher Denil
Pagi hari ini mereka mandi bersama dan melakukan pertarungan lagi di dalam kamar mandi
Setelah selesai mandi mereka juga sudah selesai berganti pakaian
Denil yang duduk di samping Devi mendengar bunyi perut Devi yang lapar
Kruk Kruk Kruk
"kamu lapar "tanya Denil
" Mas tau dari mana "jawab Devi
" dari berut mu yang berbunyi "ucap Denil membuat Devi malu dan lagsung memegang perut nya dan mengangguk
" ya sudah tetap lah di sini biar aku pesan kan makanan "lanjut Denil Devi hanya menurut saja
Denil pun keluar dari kamar Devi pun menunggu sang Suami kembali
Tak berselang lama Denil kembali dan membawa beberapa makanan
__ADS_1
" ayo Sayang kita makan "ajak Denil yang sudah duduk kembali di samping Devi
" wah kayak nya enak "Mata Devi berbinar melihat beberapa makanan di hadapan nya yang begitu megoda
Mereka pun makan dengan lahap dan tanpa ada makanan yang tersisa sama sekalih
Makan pun selesai semua pun juga sudah di beres kan oleh pelayan
" Aku masih gak nyangka Mas kalo aku udah nikah "ucap Devi yang menegelam kan wajah nya di dada bidang Denil
" apa kamu bahagia "tanya Denil
" tentu saja aku bahagia, karena aku menikah i seorang lelaki yang begitu bertanggung jawab dan menerima ku apa adanya dan juga menerima kedua orang tua ku, aku sangat - sangat bahagia "celoteh Devi
" itu adalah kewajiban ku Sayang,aku juga bahagia bisa memiliki mu "ucap Denil dengan begitu tulus
Mereka hari ini memutuskan untuk di rumah saja mengingat Devi yang masih susah berjalan karena ulah Denil
Sedangkan seorang laki-laki sedang fokus mantap leptop nya
Fokus nya terganggu karena ada yang mengetuk pintu ruangan nya
Tok
Tok
Tok
"masuk "ucap Alex yang tetap fokus degan pekerjaan nya
" lex kenapa kamu belum mengambil cuti "ucap seorang laki-laki baru baya yang tak lain Papa Denil
" Eh Tuan Denil, besok baru mengambil cuti Tuan hari ini mau di selesai kan semua pekerjaan nya baru cuti "ucap Alex sopan
" sudah lah biar nanti yang lain yang mengerjakan tugas mu "ujar Papa Denil
" ah tidak perlu Tuan, ini sebenar lagi selesai "tolak Alex dengan sopan
" baik lah, Saya keluar dulu "pamit Papa Denil Alex pun mengangguk
Setelah Papa Denil keluar Alex pun melanjutkan perjalanan nya
Baru saja memulai ponsel Alex berbunyi kerana ada pesan
Tring (bunyi ponsel Alex)
Ia pun melihat siapa yang mengirim pesan pada nya setelah menerima pesan itu Alex tersenyum sampingan
๐Nita ๐
"Assalamualaikum Kak, aku mengirim kan makan siang buat Kakak jangan lupa di makan ya "
Isi pesan dari posel Alex dengan perasaan bahagia ia membalas pesan dari sang pujaan hati
๐Alex ๐ป
" Waalaikumsalam Sayang, iya pasti Kaka makan kok, kamu juga jangan lupa makan ya, I Love you sayang nya Mas ๐๐"
Nita yang juga sedari tadi menunggu balasan dari Alex saat ponsel berbunyi ia lagsung mengambil posel nya dengan semangat
__ADS_1
Wajah Nita pun seketika menjadi merah tapi ia begitu bahagia
๐Nita ๐
"I Love you To ๐"
Alex pun tersenyum melihat balasan dari Nita ia pun melanjutkan pekerjaan nya
Makan siang pun tiba Alex sedang menikmati makanan yang di kirim kan oleh Nita
Alex makan dengan begitu lahap di dalam ruangan nya tanpa harus ke kantin
Sedangkan Reni sangat jenuh di dalam ruangan Angga ia pun memutuskan untuk tidur sambil menunggu Angga kembali
Dua jam berlalu Angga sudah selesai mengajar ia lagsung kembali ke ruangan nya
Saat sudah di dalam ia tersenyum melihat Reni yang sedang terlelap di atas sofa
Ia mendekati Reni, sejujur nya Angga tidak tega membangunkan sang Istri
"Sayang bangun yuk " Angga berusaha mambagagun kan Reni
Reni pun mulai megeliat ia membuka matanya dan lagsung bangkit dari tidur nya
" Mas udah selesai ngajar nya "tanya Reni
" udah,hari ini Mas juga cuma ngajar pagi aja "Jawab Angga
" terus mau pulang kapan Mas "tanya Reni lagi sambil merapikan jilbab nya
" sekarang aja deh Sayang sekalih an makan sing "ucap Angga, Reni mengangguk ia bangkit untuk membantu merapikan barang-barang Suami nya
Mereka pun keluar dari kampus dan lagsung menuju parkiran
Saat sudah di dalam mobil ponsel Angga berbunyi ternyata anak buah nya yang menelopn
๐Angga
" Hallo ya ada apa "
๐Anak Buah
" maaf Tuan saya ingin melapor mobil Tuan sudah di pantau sedari tadi "
๐Angga
" biar kan saja, tetap pantau dari jauh "
๐Anak Buah
" baik Tuan
Tut
Tut
Tut
Mobil Angga pun melaju keluar dari halaman Kampus
__ADS_1