
Setelah makan Reni dan Devi melanjutkan perjalanan, setelah beberapa menit Reni dan Devi sampai depan kos
Devi mengambil kunci di tasnya dan lagsung membuka pintu, Reni memasukkan motornya ke dalam, setelah itu Reni pergi ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu karena saat sampai di kos sudah waktunya sholat magrib, Reni dan Devi sholat bergantian
Setelah sholat mereka memutuskan untuk istirahat sejenak menunggu waktunya sholat isyak
Selamat menunggu Reni dan Devi melakukan kegiatannya masing-masing tidak ada obrolan apapun dari mereka berdua
Setelah beberapa menit waktu sholat isyak tiba Reni segera mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat dan di susul Devi
Selesai sholat Reni memutuskan untuk tidur karena besok sudah mulai bekerja seperti biasa Devi pun ikut tidur karena juga merasa sedikit capek
Sebelum tidur Reni memasang alam pukul 3 pagi gagar tidak terlambat bangun setelah memasang alaram Reni pun tidur dengan nyenyak
SEKIP pagi hari
Alaram yang di nyalahkan Reni berbunyi tepat pukul 3 pagi, Reni mematikan alaramnya tadi dan megucek-cuke matanya, setelah nyawa sudah terkumpul Reni menuju ke kamar mandi untuk mandi terlebih dahulu setelah mandi dan berganti pakaian Reni melaksanakan sholat subuh, selesai sholat Reni membangunkan Devi dengan cara megoyang-goyangkan tubuh Devi, dan akhirnya Devi bangun dan lagsung mandi
Reni pergi ke dapur untuk masak, tak butuh waktu lama Reni memasak semua sudah siap Reni melakukan makan pagi dan di susul Devi yang sudah selesai mandi dan sholat subuh
Memang seperti biasanya Reni yang memasak di setiap pagi sedangkan Devi memasak di malam hari
__ADS_1
Waktu menunjukkan pukul 6:30 pagi, Reni dan Devi sudah siap untuk berangkat bekerja
Seperti bisanya Reni dan Devi berjalan kaki dari kosannya menuju toko
Setelah 5 menit berjalan Reni dan Devi sudah sampai di depan toko
"Ren..... Dev.... "teriak seorang wanita cantik yang sedang berlari mghampiri Reni dan Devi
Sontak Reni dan Devi berhenti dari langkah kakinya karena mendengar ada yang memanggil nama nya
" ternyata lo nit gue kira siapa, ngapain lari-lari slh " ucap Reni yang sudah hafal sebenarnya sudah siap yang manggil dirinya
"udah yuk masuk"ajak Devi dan mereka bertiga berjalan beriringan untuk masuk ke toko
SEKIP kediaman Angga
Angga sudah bangun dari tadi dan sudah siap untuk sarapan sebelum berangkat ke toko
Angga turun dari lantai dua dan menuju ke meja makan yang di sana sudah ada Papa dan Mama Angga
"selamat pagi Ma Pa"sapa Angga kepada kedua orang tua nya
__ADS_1
"selamat pagi "ucap keduanya bersamaan, makanan sudah tertata rapi di meja makan Mama Anis seperti bisanya mengambilkan nasi dan lauk untuk suaminya
Mereka pun sarapan pagi bersama setelah selesai sarapan Angga berpamitan untuk pergi bekerja
" Ma Pa Angga berangkat dulu ya"ucap Angga yang menyalami kedua tangan orang tuanya
"iya, hati-hati di jalan, dan jangan lupa temui calon menantu Mama"Mama Anis meningkatkan putranya agar berhati-hati di jalan dan tidak lupa untuk menemui calon menantunya
"iya " jawab Angga yang singkat dan tersenyum yang di buat-buat
" Assalamualaikum "Angga mengucap salam sebel berangkat
" Waalaikumsalam "ucap Papa dan Mama Angga dengan bersamaan
Angga melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi karena di pagi hari ini Angga tidak terlihat bahagia karena harus menemui gadis itu
" kenapa harus aku yang di jodohkan, s**l"gerutu Angga di dalam mobil
Setelah setengah jam Angga sudah sampai di perkiran toko dan lagsung masuk ke toko dan menuju ke ruangannya
Angga duduk di kursi kebangsaannya dan mengambil ponselnya dari saku celananya dan mencari nama Denil dan menelfonya
__ADS_1