JODOH PELAYAN TOKO

JODOH PELAYAN TOKO
Bab 27


__ADS_3

Di hari ini genap 3 bulan Reni bekerja dan hanya tinggal 1 bulan lagi Reni bekerja karena akan menikah sebenarnya Reni masih ingin bekerja karena menurut nya terlalu singkat dalam bekerja tapi mau bagaimana lagi sudah takdir hidup mau tidak mau harus mau


Di hari libur ini Reni dan Devi tidak pulang karena waktu pulang ke rumah 1 bulan lagi, hari ini Reni dan Devi akan Mengajak Nita pergi ber jalan-jalan karena 1 bulan lalu Reni dan Devi pulang ke desa, Reni sudah siap-siap dan bangun seperti biasanya


*Reni😴😴😴


"Nit hari ini jadi gak pergi jalan gue sama Devi udah siap-siap "


Nita🐰🐰


" jadi dong gue juga udah siap-siap tinggal berangkat aja, kita lagsung ketemu di Cafe biasanya aja ya "


Bals Nita


Reni 😴😴


" oky gue berangkat dulu sampai ketemu di sanaπŸ˜™πŸ˜™"


Nita🐰🐰


"asiap πŸ‘πŸ‘πŸ‘"


Read*


"Dev udah belum Nita udah mau berangkat kita juga buruan berangkat "terik Reni dari luar


" iya-iya sabar ngapak gak sabaran banget"jawab Devi yang sudah keluar dan mengunci pintu kos


Reni sudah memanaskan motor nya saat menunggu Devi selesai bersiap-siap, hari ini Reni memakai hijab berwarna hitam baju berwarna putih celana kulot berwarna hitam dan tas kecil berwarna putih


Sedangkan Devi tidak memakai hijab dan mengikat rambutnya yang panjang nan indah hari ini Devi memakai baju panjang berwarna mocca celana levis berwarna biru mudah dan tas berwarna mocca


Reni melajukan motor nya dengan kecepatan sedang karena hari sudah siang dan jalan lumayan ramai Cafe dari tempat kos Reni dan Devi lumayan memakan waktu sekitar 1 jam saja

__ADS_1


Setelah perjalanan 1 jam akhirnya Reni memasuki parkir depan Cafe dari dalam sudah ada yang melambaikan tangan ternyata Nita sudah lebih sampai dulu Reni dan Devi berjalan masuk dan menuju tempat duduk yang sudah di tempati Nita


Hari ini Nita memakai hijab berwarna coklat baju putih panjang dan rok berwarna cokelat dan tas kecil berwarna putih memakai sepatu berwarna coklat campur putih,kalo Reni tadi memakai sepatu berwarna hitam putih sedangkan Devi memakai sepatu berwarna biru muda


"Hy Nit udah lama nunggu lo " tanya Devi yang sudah duduk di depan Nita


" gak juga gue baru nyampe Kok " jawab Nita dan di Angguk i Devi


" udah pesen makan belum "tanya Reni Nita gelang-geleng karena memang belum pesan apapun


" Mbak mbak "Reni melambai lambaii memagil pelayan


" iya Mb mau pesan apa"taya pelayanan itu Reni, Devi dan Nita memilih menu yang sama


"baik Mbak mohon di tunggu ya"ucap pelayan itu dengan sopan dan di angguk i ke tiga wanita tadi


"Ren syukur lah kalo Denis selalu gagal saat ngerjain lo "Nita memulai pembicaraan


" iya Nit Alhamdulillah "jawab Reni singkat


"iya Ren, apa kita bisa kumpul kayak gini lagi kalo lo udah nikah"Nita menimpal ucapan Devi Nita juga terlihat sedih


"kok palah jadi sedih sih, jangan sedih dong kalo pun gue nikah kita pasti bisa kayak gini lagi oky "jawab Reni agar sahabatnya tidak sedih lagi Nita dan Devi mengangguk paham


Tak berselang lama makan yang di pesan sudah datang mereka bertiga pun makan dengan lahap tanpa ada pembicaraan lagi


Di sisi lain ada yang terus menatap Reni tidak suka ya siapa lagi kalo bukan Denis yang sedang makan juga di Cafe yang sama dengan Reni dan teman-temannya


"Dasar wanita sok suci"ucap Denis yang masih menatap ke arah Reni sinis


"kenapa sih sok suci itu selalu lolos dari rencana kita"sahut Nina yang juga tidak suka dengan Reni beserta teman-teman nya


"iya ya kok tu orang selalu lolos terus"Ana ikut menimpal ucapan Nina

__ADS_1


"rasanya aku pengen melepas kerudung nya itu karena dia sok suci"Denis benar-benar sangat gema dan tanpa aba-aba berdiri dan melangkah ke tempat duduk Reni yang di ikut i Nina dan Ana


"hey kau wanita sok suci dasar ja***g "saat Denis akan menarik hijab Reni dengan sigab Reni menahan tangan Denis dan berbaik badan menghadap ke wajah Denis


Reni mendekatkan wajahnya ke telinga Denis" jangan uji batas kesabaran gue kalo lo mau selamat"bisik Reni ke telinga Denis Reni melepas kan tangan Denis dan melangkah pergi


Tapi baru saja melangkah kerudung Reni di tarik Denis dengan kuat dan lepas begitu saja dengan sigab ada seorang laki-laki berlari ke arah Reni yang sudah menunduk karena hijab nya lepas laki-laki itu menutupi kepala Reni dengan jaket nya


"apa kamu tidak apa-apa "tanya laki-laki itu yang tak lain Angga Reni hanya mengangguk


" lo kurang aja banget ya"Devi sangat emosi melihat kelakun Denis dan tangannya siap mendarat di muka Denis tapi tangannya di tahan oleh seorang laki-laki yang tak lain Denil


"Dev jangan biar Kaka ipar saja yang melakukan itu "ucap Denil yang membuat Devi kaget


" Pak Denil "ucap Devi kaget dan menurunkan tangannya ke bawah


Angga sekarang sangat murka karena calon istri nya di ganggu oleh orang yang sangat menjijik kan


" kurangajar sekalih anda dengan istri saya "ucap Angga dengan tatapan membunuh Denis sangat takut dengan tatapan itu


" udah Pak saya tidak Apa-apa mungkin tadi Kak Denis tidak sengaja "Reni menenangkan Angga dari dalam dekapan Angga


" juga istir saya mau anda sudah mati saat itu juga, tapi sayang istri saya masih punya hati bukan seperti anda"bisik Angga di telinga Denis, Denis pun sangat merinding


Angga membawa Reni pergi dari tempat itu dan di ikuti Nita, Devi, Denil dan Alex mereka ber empat menatap Denis dan teman-teman nya tidak suka "selamat kau dari maut" ucap Devi saat akan pergi meninggal kan Denis, Denis menelan ludahnya sangat susah


Dan pengunjung Cafe lainnya mencbir Denis dan teman-teman nya secara terang-terangan, dan karena Denis malu dengan langkah seribu Denis meninggal Cafe


"Ren lo gak papa kan, ada yang sakit gak "tanya Devi panik, Reni sudah memakai kerudung nya kembali


" iya Ren lo gak papa kan"sahut Nita yang tak kalah khawatir


"iya tenang aja gue gak papa Kok " jawab Reni yang masih membenarkan kerudung nya

__ADS_1


" syukur lah kalo begitu, ya udah yuk kita pulang "ucap Devi dan di Angguk i Reni


__ADS_2