JODOH PELAYAN TOKO

JODOH PELAYAN TOKO
Bab 32


__ADS_3

Angga terbangun dari tidurnya karena teringat dengan Reni, sedangkan jam masih menunjukkan pukul Tiga pagi,Angga berfikir sejenak apa Reni sudah bangun?tanpa berpikir panjang Angga mengambil Hp nya yang berada di atas meja samping tempat tidur


Angga membuka ponselnya dan mencari nama orang yang akan di hubungi Angga, Reni Sayang ya nama yang di cari adalah calon istrinya yang di beri nama Reni sayang dengan emot Love


"*Angga🐯"


Assalamualaikum


Angga mengucap salam*


Reni yang sudah terbangun dari tadi mendengar notif di hp nya


Sayang nama yang tertera dalam ponsel Reni, Reni terlihat bingung karena dia tidak pernah memberi nama seseorang dengan kata itu, Reni baru mengingat sesuatu kalo ada yang memanggil nya Sayang, Reni tersenyum senang


"*Reni Sayang❤️"


Waalaikumsalam Mas*


Angga yang sedari tadi tidak mematikan ponselnya dan masih setia menunggu balasan dari Reni, seketika Angga Tersenyum karena yang di tunggu telah membalas pesannya


"*Sayang ❤️ "


Apa Mas membangun kan mu


" Reni sayang❤️"


Tidak Mas Reni sudah bangun dari tadi


"Sayang❤️"


Aku merindukan mau 😘*


Deg


Reni merasa terbang ke awan Reni senyum-senyum sendiri


"*Reni Sayang❤️"


Mas bisa aja gombal ih😁


"Sayang❤️"


Mas serius Sayang bukan gombal, oh iya Mas sampai lupa Mas mau bilang sesuatu


"Reni Sayang❤️"


Mau bilang apa Mas


"Sayang❤️"


Besok hari Rabu Aku Mama dan Papa akan ke rumah mu untuk melamar mu*


Deg

__ADS_1


Reni rasanya ingin terbang ke atas awan karena mendengar akan di lamar entah sejak kapan Reni jatuh cinta dengan seorang yang dia tidak suka dan yang sangat dia benci tapi semua itu berbanding terbalik, Reni menarik nafasnya dalam-dalam untuk membalas pesan dari Angga


"*Reni Sayang❤️"


Baik Mas nanti aku akan bilang dengan Ibuk dan Bapak


"Sayang❤️"


Ya sudah, tunggu aku di sana Sayang ku 😘


"Reni Sayang ❤️"


Baik Mas Reni akan tunggu mas datang


Apa Mas Angga udah sholat


"Sayang❤️"


Belum sayang hehhe ya sudah aku sholat dulu dan kamu jangan lupa Makan ya Sayang 😘


"Reni Sayang❤️"


Hiya Mas, Mas juga jangan lupa Makan


"Sayang❤️"


😘😘😘😘


Read*


Reni pun Sama dengan Angga senyum-senyum sendiri tapi dia sadar belum memberi tau kedua orang tua nya sejak kemarin karena kelelahan


Reni keluar dari kamarnya menuju dapur di lihat nya ada sosok wanita yang menjadi panutanya Reni tersenyum tipis menatap sosok wanita paruh baya itu Reni melangkah kan kakinya menuju Ibu nya


"ibu tidak pernah berubah ya, walaupun aku sudah tidak sekolah tapi ibu bagunnya tetap sepagi Ini " Reni yang sudah berada di samping ibunya melempar senyuman kepada ibunya


"Ini lah tugas seorang istri sayang, jika kamu menikah nanti jadih istri yang penurut jangan membantah suamimu dan melakukan kewajiban mu sebagai istri dengan baik dan ikhlas ya Na "nasihat dari Ibu Reni


"iya ibu ku sayang Reni akan ingat nasihat ibu aku akan menjadi istri yang penurut dan tidak akan membantah suami Reni nanti" jawab Reni


Ibu Reni mengangguk dan tersenyum dengan putri nya, Reni membantu Ibunya memasak agar cepat selesai tak terasa waktu makan pagi sudah tiba Ibu Reni Pak Adit dan Reni sudah ada di meja makan


"oh ya Ren kenapa kamu pulang apa kerjanya libur"Pak Adit mengawali pembicaraan nya di meja makan


"gak libur Pak, nanti saja aku bicaranya kalo sudah selesai sarapan "jawab Reni Pak Adit mengangguk melanjutkan sarapan nya


Setelah selesai sarapan Reni dan Ibu Reni membereskan piring yang ada di meja makan untuk di bawa ke dapur, selesai semua itu Reni dan Ibu Reni menyusul Pak Adit ke ruang tamu


Reni duduk di samping Pak Adit "ayo coba jelaskan yang tertunda kemarin" tanya Ibu Reni yang sudah penasaran apa yang akan di jelaskan Reni


Reni menarik nafasnya dalam-dalam sebelum menjelaskan semuanya


"Mas Angga mempercepat pernikahan kami"ucap Reni yang membuat Ibu dan Bapak Reni saling menatap satu sama lain

__ADS_1


"Angga " ucap Ibu dan Bapak Reni serempak


Reni pun tak kalah terkejut ternyata kedua orang tua nya tidak tau nama anak temannya sendiri


" apa Ibuk sama Bapak tidak tau sapa nama Anak teman Bapak"tanya Reni dengan menatap Ibu dan Bapak megintrogasi


"Tidak"jawab Ibuk dan Bapak Reni serempak lagi


Reni menepuk pelipisnya sendiri karena ternyata kedua orang tua nyaa benar-benar tidak tau


"Reni kira Bapak sama Ibuk tau"Reni menarik nafasnya dalam-dalam sebelum melanjutkan perkataannya


"Mas Angga itu adalah anak dari keluarga Teman Bapak " jawab Reni dengan menatap kedua orang tua nya dengan intes


Kedua orang tua nya Reni mugkin sedang berfikir kenapa semua di percepat sebelum kedua orang tua nya menjawab Reni melanjutkan penjelasannya


" dan Mas Angga akan melamar Reni hari Rabu besok"lanjut Reni dengan wajah berbinar di tabah dengan senyuman tipisnya dan masih setia menatap kedua orang tua nya yang terlihat terkejut dengan ucapan Reni


"kenapa mendadak sekalih nak"pekik Ibu Reni karena semua sangat mendadak


"Maaf Bu Mas Angga yang tiba-tiba mau nikahnya minggu depan"ucap Reni dengan ekspresi merasa bersalah


"harusnya kita bahagia Bu anak nya temenku juga mau dengan anak kita yang cantik ini "ucap Pak Adit dengan megoda putrinya itu yang berhasil membuat Reni malu


" apa sih Pak"ucap Reni yang sudah tersipu malu


"benar juga ya Pak "Ibu Reni setuju dengan apa yang di katakan Pak Adit


" ya sudah Bu kita persiapkan semuanya dari sekarang saja karena ini udah mepet waktunya "putus Pak Adit, Ibu Reni dan Reni hanya mengangguk


" bu kita belanja yuk nyicil-nyicil dulu buat hari rabu"ajak Reni dan di angguk i Ibu Reni


Setelah sudah siap Reni dan Ibunya keluar dari kamar masing-masing dan segera menemui Pak Adit yang sedang menonton Tv


Hari ini Pak Adit memutuskan untuk tidak berangkat bekerja dan mengambil cuti sampai acara pernikahan putrinya selesai


"Pak kita mau belanja yang buat hari Rabu"ucap Ibu Reni dengan megulurkan tangannya ke arah suaminya, dan Pak Adit mengira istrinya itu mita salim tapi ternyata ia salah


"ih Bapak Aku mita uang bukan mita salim"ketus Ibu Reni dengan menatap suaminya dengan kesal


Sedangkan Pak Adit hanya cegarcengir liat ekspresi Istrinya itu, Reni yang melihat kejadian itu hanya gelang-geleng dan tersenyum


Pak Adit mengeluarkan uang nya dari dalam dompet dan memberikan beberapa lebaran seratus ribu di tangan Ibu Reni seketika Ibu Reni yang tadinya ngambek sekarang tersenyum bahagia


"nah ini baru benar, yuk sayang berangkat keburu siang, assalamualaikum Pak"ucap Ibu Reni yang lagsung keluar terlebih dahulu meninggalkan Pak Adit dan Reni


"Waalaikumsalam "jawab Pak Adit yang gelang-geleng melihat kelakuan istrinya itu


" ya udah Pak Reni pergi dulu, tapi Reni bawa motor Bapak ya"pamit Reni dengan mencium tangan Pak Adit


Pak Adit hanya mengangguk Reni keluar dan meninggalkan Pak Adit sendiri di depan Tv


👍

__ADS_1


👍


👍


__ADS_2