
Reni keluar dari kamarnya untuk segera mengambil air wudhu, setelah mengambil air wudhu Reni masuk lagi ke kamarnya untuk melaksanakan sholat magrib, setelah sholat magrib Reni bersiap-siap untuk pergi jalan-jalan malam ini dengan Alin
Selesai bersiap-siap Reni berpamitan dengan kedua orang tua nya setelah mendapat izin dari kedua orang tua nya Reni mengambil kunci motornya dan segera menjemput Alin ke rumahnya, sedangkan rumah Reni dan Alin hanya tetangga desa jadi tidak terlalu jauh, setelah beberapa menit Reni sampai di rumah Alin, Alin sudah menunggu Reni di depan rumahnya,
Reni malam ini memakai celana kulot levis berwarna abu-abu,memakai baju berwarna hitam yang tulisannya berwarna putih, memakai kerudung mocca dan memakai sepatu putih yang bertali hitam tidak lupa membawa tas kecil berwarna mocca, sedangkan Alin memakai celana ketat berwarna hitam memakai jaket berwarna biru muda Alin tidak memakaik jilbab rambut panjangnya di gerai tidak di ikat, Alin juga memakai sepatu berwarna biru dan tas berwarna hitam
Reni dan Alin berangkat untuk menikmati malam minggu yang terlihat ramai,
"Lin cari makan yuk gue laper tadi belum makan "Reni mengawali pembicaraan tapi tetap fokus ke jalan
" em mau makan apa yang bikin kenyang? "Alin tampak berfikir makanan apa yang bisa buat kenyang
__ADS_1
" gimana kalo beli nasi goreng saja "" ucap Reni memberi saran namun tetap menatap lurus ke jalan
"boleh juga, ya udah kita makan nasi goreng saja,, uhh sangat megiyurkan "Alin setuju dengan saran dari Reni dan Alin mulai lapar
Sedangkan Reni hanya tersenyum mendengar ucapan sahabatnya itu
Reni melajukan motornya menuju tukang nasi goreng,setelah beberapa menit akhirnya sampai di tempat yang di tuju, Reni dan Alin turun dari motor dan segera memesan dua porsi nasi goreng dan dua teh hangat, sambil menunggu pesannya datang Reni dan Alin mengobrol dan tertawa bersama entah apa yang sedang mereka bicarakan
"lo pulang berapa minggu sekalih Ren? "Alin bertanya dengan Reni
"waktu kerja gue tinggal 2 bulan lagi "lanjut Reni dengan raut wajah sedih
__ADS_1
Sedangkan Alin terkejut dengan apa yang dikatakan Reni," serius Ren, emangnya lu buat salah apa sampek cuma kerja 4 bulan doang "Alin yang masih sangat bingung dengan ucapan sahabatnya itu
Reni menarik nafasnya dan meghembuska dengan kasar sebelum menjawab pertanyaan Alin
" gue di jodoh in sama teman Bapak gue "Reni mengusap wajah nya dengan kasar
"serius lo Ren, bukannya lo dulu gak boleh nikah cepet ya" ucap Alin yang masih tidak percaya dengan ucapan Reni
"gue gak tau kenapa tiba-tiba Bapak gue menjodohkan gua, tapi gue gak bisa nolak permintaan kedua orang tua gue "ucap Reni dan kembali mengusap kasar wajahnya
" mungkin ini yang terbaik untuk lo Ren, orang tua lo pasti tidak salah pilih untuk kebahagiaan lo Ren "jelas Alin agar Reni bisa tetap sabar dan tenang
__ADS_1
" ya menang benar, jadi gue berusaha untuk ikhlas menerima semua ini dan mugkin ini yang terbaik untuk masadepan gue "ucap Reni dan di angguk i oleh Alin tanda mengerti
Tunggu kelanjutan ceritanya ya🙏🤗