JODOH PELAYAN TOKO

JODOH PELAYAN TOKO
Bab 33


__ADS_3

Hari ini Angga setelah sarapan lagsung berpamitan untuk ke toko akan melakukan perpisahan karena akan kembali mengajar di kampus yang sudah lama di tinggal kan


Angga melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang hanya membutuhkan waktu setengah jam saja Angga sudah sampai di depan toko dan segera keluar dari dalam mobil dan segera masuk ke dalam toko


Angga melihat Denil yang sudah berada di toko terlebih dulu pagi ini masih pukul 6:30 pagi jadi para pelayan toko baru beberapa yang datang


Kita meralih ke Devi yang sudah siap-siap untuk berangkat di hari ini Devi merasa ada yang kurang karena tidak ada Reni


"ah sepi sekalih jika tidak ada tu anak"gumam Devi dengan meghembuskan nafas dengan kasar


Devi berjalan kaki seperti biasanya tapi hari ini dan seterusnya akan tidur di kos sendiri berangkat kerja sendiri, walaupun berat tapi mau bagaimana lagi


Setelah berjalan sekitar 5 menit Devi akhirnya sampai di depan toko Devi melihat ke arah arah perkiran melihat wanita yang sangat dia tidak sukai


"ih para cabe-cabean yang memuakan "gumamnya di dalem hati dan menatap ke tiga wanita itu degan tersenyum kecut


Baru ingin melangkah masuk ke dalam toko tapi di trobos ke tiga cabe-cabean Devi hanya mendegkus kesal


" kasih ya cuma sendirian"sindir Denis yang melirik Devi, Devi tidak peduli dengan apa yang di katakan Denis dan memilih untuk pergi


Denis pun kesal karena Devi tak terpancing emosi "Dasar wanita s***n" ucap Denis dengan kesal dan lagsung melangkah masuk ke toko dengan perasaan kesal sedangkan kedua temannya hanya mengikuti Denis


Waktu sudah menunjukkan pukul 8 pagi dan pasti para kariawan sudah datang semua dan toko pun sengaja tidak lagsung di buka karena Angga akan mengumpulkan para kariawan nya


Semua kariawan sudah berkumpul sesuai perintah bosnya para kariawan berisik-bisik karena penasaran kenapa pagi ini di kumpul kan semua

__ADS_1


"selamat pagi semua, di pagi hari ini saya ingin menyampaikan sesuatu hal yang penting, baiklah saya mulai, hari ini juga saya sudah tidak akan menjadi bos di sini lagi karena harus kembali mengajak di kampus, dan yang akan meganti kan Pak Denil Saputra sahabat sekaligus sepupu saya, ini saja yang saya sampaikan terimakasih "perpisahan Angga pun selesai


Para kariawan yang melihat ke gagahan dan ke wibawaan seorang Angga, Angga pun undur diri pembubaran di lakukan Denil


Para kariawan pun kembali ke tepat masing-masing, ada yang tidak senang jika Pak Angga mengundurkan diri ya siapa lagi kalo bukan tiga cabe-cabean itu


"Ini pasti gara-gara si ja***G itu, sangat menyebalkan "ucap Denis yang sangat emosi


" iya tu pasti gara tu cewek" Nina menimpal perkataan Denis


Sedangkan Ana hanya menatap kedua temannya yang sedang kesal dan emosi


_---------------------------------------------------_


Reni dan ibu Reni masih ada di pasar, Ibu Reni yang tawar menawar sedangkan Reni hanya mengikuti di belakang


"Eh...... Eh... "pekik Ibu Reni karena kaget, ternyata ada orang yang sedang berusaha merebut dompet Ibu Reni dengan paksa


Terjadi tarik tarikan dompet dengan pencopt" serahkan dompetnya "tegas pencopet itu


" enak saja kalo mau uang kerja dong"ucap Ibu Reni yang tak kalah tegas


Reni yang melihat itu pun melayangkan satu tendangan di perut copet itu dengan sangat kuat dan berhasil membuat pencopet itu terjatuh ke bawah


Bruk

__ADS_1


"uhuk, "copet itu merasakan sakit di perutnya


" yuk bu kita pergi dari sini ada laki-laki yang beraninya dengan perempuan "ajak Reni dan juga menyendiri


Copet itu masih bisa berdiri dan akan melayangkan satu pukulan ke Reni tapi semua bisa di hindari Reni


Bruk


Copet itu kembali terjatuh dan babak belur dengan keadaan lemas


" bagaimana apa mai lagi atau Emmm pergi dari sini atau anda saya bawa kekantor polis mau pilih yang mana"ucap Reni dengan tegas


"jangan bawa saya ke kantor polisi Nona saya mohon, saya harus menafkah i anak dan istri saya "ucap copet itu dengan wajah memelas


" kalo cari uang itu yang halah bukan jadi copet sperti ini "tegas Reni, Reni pun membuka dompetnya dan mengambil beberapa uang


" ni untukmu, jika ingin menafkah i anak dan istri mu kerjalah yang halah jangan jadi copet sperti ini, jika anda sampai di tangkap polisi terus bagaimana nasip anak dan istri mu, berfikirlah dulu sebelum bertindak, sudah sana pergi"lanjut Reni dan memberikan uang tadi


"Terimakasih Nona saya akan selalu ingat kata-kata Nona"ucap copet itu dengan menundukkan kepalanya copet itu pergi dengan bahagia walaupun ia babak belur tapi sekiranya ia mendapatkan uang untuk dia dan anak istri nya makan, Reni pun hanya mengangguk


"yuk bu kita pergi "ajak Reni sedangkan Ibu Reni yang melihat kejadian tadi tersenyum karena usaha mendidik anak nya tidak sia-sia, ibu Reni hanya mengangguk


Dan tangannya di pegang oleh Reni, semua warga yang melihat kejadian tadi pun merasa bangga dengan Reni karena sangat baik dengan orang lain walaupun itu copet


_------------------------------------_

__ADS_1


Setelah puas berbelanja kebutuhan yang di inginkan Reni dan ibunya bergegas pulang karena hari sudah siang dan cuaca hari ini begitu cerah jadi kalo siang pasti akan panas


__ADS_2