JODOH PELAYAN TOKO

JODOH PELAYAN TOKO
Bab 24


__ADS_3

Mama Anis dan Reni lagsung pulang setelah pergi ke butik, mobil yang di tumpang i Mama Anis dan Reni melaju dengan kecepatan sedang menuju ke kosan Reni


Setelah satu jam lebih mobil yang di tumpang i wanita berbeda usia itu sampai di depan kosannya Reni


"Ma Reni turu dulu ya "ucap Reni dan menyalami tangan Mama Anis sebelum turu dari mobil


" iya Nak, terimakasih sudah mau pergi sama Mama " Mama Anis memeluk Reni sebelum Reni turun dari mobil Reni membalas pelukan Mama Anis


" Aku yang terimakasih Ma karena Mama baik dengan Reni "ucap Reni di sela-sela pelukannya


Mama Anis melepaskan pelukannya setelah itu Reni turun dari mobil dan melambaikkan tangan nya tanda perpisahan Reni dengan Mama Anis


Mobil yang di tumpang i Reni sudah pergi Reni pun masuk ke dalam kos dan ternyata sudah ada Devi


"Eh ren lo udah pulang "ucap Devi yang melihat Reni sudah ada di rumah


" hiya Dev gue udah pulang, hari ini gak lembur kok udah peluang "


" hiya hari ini gak ada lembur, tadi kemana aja sama camer"goda Devi yang membuat Reni salah tingkah


"apaan sih lo Dev " ucap Reni yang teripu malu wajah nya merah seperti kepiting rebus


" tadi gue sama Mama cuma ke butik terus pulang"lanjut ucapan Reni


"oh hiya gue hampir lupa, gue mau ngasih tau sesuatu sama lo, tapi nanti aja deh lo mandi dulu sana"Devi megurungkan niatnya untuk memberi tau Reni tentang apa yang dia dengan di saat bekerja


Reni hanya mengangguk ya walaupun sebenarnya Reni penasaran apa yang mau di bicarakan Devi batin Reni

__ADS_1


Reni berjalan menuju kamar untuk menaruh peperbek yang isinya gaun yang di belikan oleh Mama Anis


Reni keluar dari kamar untuk mandi selesai mandi Reni makan terlebih dahulu selesai makan Reni dan Devi masuk ke kamar dan akan menceritakan apa yang ingin di katakan Devi


"gini Ren gue pengen saat lo bekerja lebih berhati-hati dengan Denis, Nina dan Ana karena mereka bertiga sudah merencanakan ingin megerjai lo " ucap Devi yang membuat Reni kaget


" emang gue punya salah apa sama mereka "jawab Reni yang bingung kenapa apa salah aku


Devi mengatur nafasnya sebelum menjawab pertanyaan Reni" mereka bertiga gak suka sama lo karena lo palah yang dapet inceranya Denis "jujur Devi khawatir Reni tidak bisa menahan emosi nya saat dengan tiga cabe cabean itu


Reni yang melihat sahabatnya terlihat khawatir lagsung memegang tangan Devi" lo tenang aja Devi gue pasti baik-baik saja, gue bakal tahan emosi gue lo tenang aja ya "Reni meyakinkan Devi agar tidak khawatir degan dirinya


" tapi Ren kalo sampek Rein bangun lagi bagaimana "Devi sangat khawatir karena takut Rein akan bagun lagi


" gue akan tahan emosi gue biar Rein tidak bangun "


Kedua gadis itu pun terlelap dalam tidur nya karena besok bekerja


------------------------------------


-----------------------------------


Kalo dua wanita cantik sudah tertidur Angga dan Denil baru keluar dari toko


"Ga lo mau lagsung pulang, apa ke markas dulu "tanya Denil yang memulai pembicaraan saat sudah di dalam mobil


" gue mau pulang setelah nganterin lo " ucap Angga yang tetap fokus dengan jalan Denil hanya mengangguk saja

__ADS_1


Angga melajukan mobilnya degan kecepatan sedang, jalanan terlihat sudah sepi karena memang sudah malam


Dan tiba-tiba di jalan mobil Angga di cegat berapa motor dan megedor-ngrdor kaca mobil Angga


"keluar kalin kalo tidak akan saya pecah kan kaca mobilnya"ucap pria yang megedor-ngrdor kaca mobil Angga


"Ga gimana mau turun gak "tanya Denil yang hanya di lirik oleh Angga


" lo kirim pesan sama anak buah kita untuk datang ke sini "titah Angga yang lagsung mengirim pesan kepada seluruh Anggota Angga


" lo kalo mau ikut nyerah di dalam ada beberapa senjata "ucap Angga lagi dan Denil hanya mengangguk saja


Angga mengambil salah satu samurai kesayangan nya itu untuk menyerang para musuh nya


Angga keluar dari dalam mobil dan di ikuti Denil yang sudah membawa pistol" mau apa kalin "ucap Angga tegas dan memasang wajah datar


" berikan semua yang anda milik i "ucap pria itu


" enak saja kerja sana jangan bisanya menodong "jawab Angga


" sudah jangan banyak bicara serahkan semuanya kalo kalin mau selamat "sontak ucapan preman itu palah Angga tertawa


" oh gitu ya, terus kalo nanti kalin yang mati duluan terus apa untung nya buat gue"ucap Angga yang santai bukanya takut palah balik menantang


"wah punya nyali juga ya lo "ucap preman yang lain nya


Angga dan Denil pun di serang oleh ke lima preman tadi

__ADS_1


Apa yang terjadi selanjutnya jadi tetap dukung Author dengan cara like, komen dan vote 🤗🤗🤗


__ADS_2