JODOH PELAYAN TOKO

JODOH PELAYAN TOKO
Bab 19


__ADS_3

"*Angga๐Ÿ๐Ÿ"


"hallo Nil "


" Denil ๐Ÿญ๐Ÿญ"


"iya kenapa"


"Angga๐Ÿ๐Ÿ"


"tolong panggil Reni Aprilia suruh ke ruangan gue sekarang"


"Denil๐Ÿญ๐Ÿญ"


"cie yang mau ketemu sama calon istri*"


Ucap Denil sambil cegegesann


"*Angga๐Ÿ๐Ÿ"


"berisik lu, tinggal bilang ya kok susah*"


Angga di ruangannya sangat geram dengan ejekan sahabatnya itu


"*Denil๐Ÿญ๐Ÿญ"


"baik tuan muda saya akan melaksanakan tugas anda, gitu aja marah-marah*"


Sambungan telfon di matikan Angga membuat Denil tertawa puas karena sudah membuat kesal sahabatnya, Denil pun bergegas keluar dari ruanganya untuk menyuruh Reni ke ruangan Angga


Tak butuh waktu lama Denil sudah menemukan keberadaan Reni


"Reni Aprilia,kesini sebentar"ucap Denil dan membuat sang pemilik nama lagsung Menghentikan aktivitasnya dan berjalan mendekati Denil


"hiya Pak apa Bapak memanggil saya"ucap Reni berbicara dengan sopan kepada Denil


"iya, kamu di suruh ke ruangannua Pak Angga " ucap Denil


" ada apa ya Pak kok saya di panggil ke ruangan Pak Angga " Reni bingung kenapa aku di suruh ke ruangan Pak Angga? apa aku membuat kesalahan?


" saya tidak tau saya hanya menjalankan tugas saja "ucap Denil dan melangkah pergi dari hadapan Reni


" cepatlah kesan sekarang, Pak Angga tidak suka menunggu "lanjut Denil sebelum melanjutkan jalannya

__ADS_1


" baik Pak "Reni pun mengangguk dan pergi menuju ruangan Pak Angga


Reni sampai di depan pintu ruangan Pak Angga Reni mengatur nafasnya sebelum mengetuk pintu, setelah merasa siap Reni mengetuk pintu ruangan Pak Angga


" Tok tok tok "(Reni mengetuk pintu ruangan Pak Angga)


" masuk"ucap Angga singkat


"Bapak memanggil saya"ucap Reni dengan sopan


"iya"jawab Angga yang singkat dan dengan muka datar


"dasar bos aneh "batin Reni dan melirik bosnya itu


"apa saya melakukan kesalahan Pak, sampai di panggil ke ruangan Bapak" tanyanya Reni dengan sopan


"tidak, sudah saya tidak akan basa-basi lagi, apa anda di jodoh oleh Bapak kamu yang bernama Adit Setiawan"ucap Angga yang membuat Reni terkejut, kenapa Pak Angga tau orang tua ku?


"iya Pak itu nama Bapak saya dan benar saya di jodohkan, kenapa Bapak bisa tau"ucap Reni yang masih tidak percaya kenapa bosnya itu bisa tau


"apa anda sudah tau siap laki-laki yang di jodohkan untuk anda "tanyanya lagi


" iya Pak saya belum tau, dan kenapa Bapak membahas itu, apa ada hubungannya dengan Bapak? "Reni merasa heran dengan bosnya itu kenapa dia membahas tentang hal itu dan bagaimana dia bisa tau semuanya


" karena apa Pak " Reni menimpal ucapan bosnya itu


Angga mengatur nafasnya sebelum melanjutkan perkataannya tadi


" karena saya adalah orang yang di jodohkan dengan Anda"ucap Angga yang tetap memasang wajah datar dan dinginnya


Reni sangat terkejut dengan apa yang di katakan bosnya itu "apa maksutnya Bapak bicara seperti itu" Reni bener-bener tidak percaya dengan ucapan bosnya itu


"saya adalah anak dari Anis Putri dan Denil Alexander Pratama "ucap Angga yang masih memasang wajahnya datar dan dingin


" apa Pak jadi Bapak benar yang di jodohkan sama saya"Reni benar-benar masih syok


"iya buat apa saya bohong, hari ini saja di suruh Mama dan Papa untuk menemui anda "jawab Angga dengan santai


" jadi dia yang jadi calon suami ku, apa aku bisa bahagia, ya Allah semoga aku bisa melewati semua ini dengan ikhlas"ucap Reni di dalam hatinya dan melirik Angga


"ya sudah anda boleh pergi dan melanjutkan pekerjaan mu "ucap Angga yang sudah megijinkan Reni untuk pergi


" baik Pak saya permisi dulu"Reni pamit dengan sopan, dan di angguk i Angga

__ADS_1


"serus tu cewek gak bahagia apa kalo tau calon suami nya tampan seperti ini "gerutu Angga dan mendegkus dengan kesal


Reni sudah keluar dari ruangan Pak Angga, dan Reni masih tidak percaya jika calon suami nya adalah bosnya sendiri


Reni sibuk dengan pikirannya yang tidak karuan itu dan melanjutkan jalannya untuk lanjut bekerja,hari ini Reni lembur jadi pasti pulangnya malam


Reni melanjutkan bekerjanya seperti biasanya dengan perasaan yang masih tidak percaya jika bosnya adalah calon suaminya


Waktu terus berjalan sekarang sudah pukul 8 malam dan waktunya Reni dan teman-temannya yang lain pulang


"Nita gue sama Devi balik duluan ya, hati-hati lu di jalan"ucap Reni yang berjabat tangan dengan Nita


"iya kalin juga hati-hati di jalan"jawab Nita dan di angguk i oleh Reni dan Devi bersamaan


Reni dan Devi berjalan seperti bisanya tapi hari ini pulangnya sudah lumayan larut malam


Saat di perjalanan lagi-lagi langkah kedua gadis cantik itu terhenti karena ada 4 orang laki-laki yang sudah mencegat mereka


"mua apa kalin ha, mau mati ya hahahah "ucap Reni dengan tatapan yang megejek dan menantang


" jagan galak-galak dong gadis cantik"ucal salah satu pria itu dan mulai mendekati Reni dan Devi


"jangan mendekat aku jijik negerti gak " kalih ini Devi yang berkata


" sombong sekalih kau gadis cantik "ucap pria itu dan mendekat kan tandanya di wajah Devi dan di tepis oleh Devi dengan kasar


" dasar t**i aku sudah bilang aku jijik tau gak "Devi sudah mulai kesal degan pria-pria itu


Ke empat pria itu menyerang Reni dan Devi, Reni sudah sangat garap dengan pria-pria be****k itu Reni dan Devi bisa membalas serangan para ke empat pria itu,tanpa tersugkur ke tanah


***Bruk


Bruk


Bruk***


Ke empat pria itu tersugkur ke tanah tapi belum juga menyerah dan masih bisa berdiri


Tanpa mereka sadari ada empat pasang mata yang melihat


"wah selain cantik-cantik ternyata jago beladiri "ucap salah satu pria itu yang kagum melihat kedua gadis itu


" kita lihat saja dari sini kalo mereka di kalahkan aku sudah siapkan pasukan "ucap Angga datar ya laki-laki itu Angga dan Denil, dan Denil hanya mengangguk tanda mengerti

__ADS_1


__ADS_2