JODOH PELAYAN TOKO

JODOH PELAYAN TOKO
Bab 23


__ADS_3

Reni menghampiri Mama Anis "Assalamualaikum Ma" sapa Reni dan mencium tangan Mama Anis


"Waalaikumsalam Sayang "jawab Mama Anis dan sepontan memeluk Reni dan Reni membalas pelukan Mama Anis


Dan semua yang melihat kejadian itu sontak kaget karena para pleyan megenal wanita paruh baya itu


" Reni paggil apa tadi sama Bu Anis , Mama "salah satu seniro di toko tersebut


" dan Bu Anis memeluk Reni dan seperti sangat agrap"sahut pelayan yang lain tapi yang menyaksikan itu hanya geleng-geleng karena tidak tau dan melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing


"Sayang kenapa kemari gak jadi bertemu Mama"ucap Mama Anis dengan raut wajah yang sendu,Reni yang melihat Mama Anis menjadi tak enak hati


"maaf Ma kemari Reni tidur karena sangat capek"jawab Reni gugup karena berbohong


"tidak apa-apa Na, sekarang saja yuk sekalian liat-liat baju untuk pernikahan mu nanti "ajak Mama Anis yang membuat Reni terkejut


" tapi Ma Reni lagi bekerja "jawab Reni yang tidak enak melok Mama Anis


" tidak apa-apa sayang sebentar ya "Mama Anis berjalan menghampiri salah satu pelayanan


" Sa tolong panggil ka Angga suruh turun menemui kui di bawah"Mama Anis menyuruh Nisa untuk memanggil Angga


"baik Bu " ucap Nisa dan bergegas menuju ruangan Pak Angga


Tok tok tok


" masuk "ucap Angga singkat" ada apa "lanjut Angga bertanya kepada pelayan itu


" anda sudah di tunggu di bawah oleh Bu Anis "jawab Nisa dengan sopan


" baiklah saya akan segera turun "ucap Angga dan di angguk i Nisa dan lagsung pergi dari ruangan Angga


" tumben Mama ke toko "ucap hati Angga yang bingung tidak biasanya Mama seperti itu


Angga berjalan keluar dari ruangan nya dan menemui Mama Anis


" Mama ada apa "ucap Angga yang sudah sampai di samping Mama dan membuat Mama Anis kaget Angga menyalami tangan Mama Anis


Mata Angga melihat wanita yang di depan Mama Anis" apa dia sudah bangun kata Devi Reni lama bangun tapi ini dia berangkat kerja "ucap Angga di dalam hati dan menaik turun kan alisnya


"Mama mau mengajak Reni jalan karena kemarin tidak jadi" jawab Mama Anis


"hiya Ma boleh, kirain ada apa sampai Mama meyruh ak keluar"jawab Angga yang membuat Mama Anis bahagia

__ADS_1


Para kariawan nampak bingung Reni siapanya Pak Angga, Mama Anis pun melihat tatapan kariawan yang nampak bingung


"saya Ibu Anis mengumumkan bahwa Reni adalah calon menantu saya"ucap Mama Anis membuat kariawan lain terkejut sahabat nya Reni juga ikut terkejut Reni dan Angga pun terkejut dengan ucapan Mama Anis dan hanya saling memandang


"ternyata yang di jodohkan dengan Reni Pak Angga "ucap Devi santai


" apa Reni di jodohkan dengan Pak Angga "ucap Nita syok


" sebenernya gue baru tau kalo Reni di jodoh in tapi gak tau siapa laki-laki nya "ucap Devi dengan santai


" tapi cocok sih cantik sama tampan "ucap Nita yang setuju jika Reni dengan Pak Angga


Ada yang suka ada yang tidak, tapi kalo tidak suka juga mau apa?


" ayo sayang kita berangkat "ajak Mama Anis dan megandeng tangan Reni meninggalkan Angga yang masih mematung


" kenapa Mama bicara seperti itu, membuat semua orang terkejut dan tau pernikahan ku "ucap di dalam hati dengan wajah datar dan dingin


Angga pun kembali ke ruangannya dan banyak pasang mata melihatnya tapi Angga tetap cuek dan mempercepat jalanya


" Ma kenapa tadi bicara seperti itu "ucap Reni yang merasa tidak sopan jika bertanya seperti itu


" kenapa sayang kan memang benar kamu calon menantu Mama "jawab Mama dengan santai


" tapi Ma, apa Mama tidak malu punya calon menantu pelayan toko seperti saya"ucap Reni dan tetap menunduk


" Terimakasih Ma, Mama mau menerima Reni dengan apa adanya "Reni meneteskan airmata


" sama-sama sayang, jangan nagis dong "Mama Anis memenangkan Reni dan Reni tersenyum tipis


---------------------------


---------------------------


" apa-apaan itu si Reni baru kerja sebentar sudah dapet Inceran gue"ucap Denis kariawan yang sudah lama bekerja di toko Denis menyukai Angga saat pertama kali Angga ke toko


"hiya tu Reni kurang ajar"sahut Ana teman Denis yang juga tidak suka dengan apa yang di katakan Bu Anis


"lebih baik jika dia bekerja di kerjai saja"sahut Nina teman Denis juga yang membuat ide agar megerjai Reni saat bekerja


Denis dan Ana mengangguk antusias dengan ide Nina setelah megosip dan membuat rencana jahat ketiga wanita itu melanjutkan pekerjaan masing-masing


Tapi tanpa sepegetahuan mereka bertiga ada empat pasang mata yang melihat dan mendengar ucapan ketiga wanita itu

__ADS_1


"kita harus bilang sama Reni, gue gak mau Reni sampai kenapa-kenapa "ucap Nita yang panik dan Devi juga khawatir takut Rein bangun lagi


Ya ke empat pasang mata itu adalah Devi dan Nita" iya kita harus bilang sama Reni gue gak mau Reni kenapa-kenapa "Devi yang tak kalah khawatir dengan Nita


Nita dan Devi melanjutkan pekerjaan nya hari ini tidak lembur jadi kalo pulang sendiri Devi tidak apa-apa


------------------------


-----------------------


Reni dan Mama sudah sampai butik laganan Mama Anis, Reni mengikuti Mama Anis dari belakang


Mama Anis memilih kan baju untuk Reni sedangkan Reni duduk di kursi yang sudah di sediakan


"Ren coba dulu baju ini, Mama tunggu "ucap Mama yang menyuruh Reni mencoba baju yang di pilih kan Mama Anis, Reni hanya mengangguk dan di ikuti pelayanan untuk membantu memakai gun yang sangat mewah


Setelah beberapa menit Reni keluar dari ruang ganti" bagai mana Ma apa cocok di pakai dengan ku "ucap Reni yang sudah berdiri di depan Mama Anis


Mama Anis sangat terpanah dengan calon menentu nya itu yang sangat cantik


" cocok sekalih sayang, kamu cantik sekali "jawab Mama Anis dan berdiri dari duduk nya karena kagum dengan Reni


" Ah Mama bisa aja "ucap Reni yang tersipu malu karena di puji Calon mertuanya


" ya sudah ganti lagi bajunya "titah Mama Anis dan di angguk i oleh Reni


Reni sudah menanti pakaiannya dengan yang awal di pakai


" tolong ya mb itu di bungkus "ucap Mama Anis dan menaruh gaun yang tadi


" baik nyonya "jawab pelayan itu


" totalnya 45juta nyonya "lanjut pelayan itu dan Mama Anis memberikan kartu ATM dan membayarnya


Reni terkejut dengan harga gaun yang dia pakai tadi" Ma apa itu tidak terlalu mahal"ucap Reni yang tidak enak hati jika membeli barang semahal itu


"tidak sayang itu cuma sedikit "jawab Mama Anis dan di angguk i Reni


Mama Anis dan Reni pun keluwar dari butik dan akan lagsung pulang


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Terimakasih yang sudah membaca 😘jangan lupa like, komen, dan vote biar Author tambah semangat updet nya πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ€—πŸ€—


__ADS_2